26 ORANG DARI LABUAN BAJO YANG BERLABUH DI KATEWEL DIAMANKAN

Tambolaka-SJ….. 26 orang penumpang yang berlabuh di pelabuhan rakyat Katewel dari daerah Labuan baju Manggarai Barat  diamankan pihak keamana TNI/Polri dan dijemput menggunakan truk Brimob dan truk Kodim 1629/SBD menuju posko utama untuk diperiksa dan ditangani lebih lanjut oleh tim gugus tugas covid-19 SBD,  Sabtu (13/6/2020).

Saat dijemput oleh TNI/Polri 6 orang tidak mau ikut satu orang diantaranya adalah pemilik perahu. Akhirnya tim keamanan lengkap turun di rumah warga yang bersangkutan di Katewel Kecamatan Loura SBD. Setelah tim keamanan tiba di rumah yang bersangkutan akhirnya mereka ikut,  namun mereka telah melakukan aktifitas dan kontak dengan orang lain.

Pemilik perahu telah melaut,  TNI/Polri menyuruh temannya untuk memanggil dan ikut ke Posko. Namun pemilik perahu tidak mengindahkan sehingga tim keamanan melepaskan tembakan peringatan ke udara. Orang menggunakan gabuns dan sampan menjemput pemilik perahu ikut ke darat. Kurang lebih 1 jam menunggu pemilik perahu yang melaut.

Diantara 16 penumpang terdapat 6 orang dari asli Labuan Bajo, Manggarai Barat yang merupakan daerah Zona Merah daerah yang sudah terpapar Covid-19. 2 orang berasal dari Jogjakarta yang juga daerah zona merah,  pasangan yang melakukan acara adat dan pernikahan di Labuan Bajo Manggarai Barat.

Diperoleh keterangan 16 orang penumpang tersebut menggunakan perahu menuju  Labuan Bajo untuk mengikuti acara adat dan pernikahan. Pria katewel melamar perumpuan Labuan Bajo secara adat dan dilangsungkan acara pernikahan. Pasangan ini berasal dari zona merah Jogjakarta.

Para penumpang ini ditampung di Polsek Loura Sub Sektor Karuni dan mendapat pengawalan ketat dari pihak keamanan. 20 orang penumpang ditampung menunggu 6 orang yang tidak mau ikut dan di jemput paksa oleh TNI/Polri.

Baca Juga :   Terapkan New Normal, Kodim 1629/SBD Terlibat Aktif

Intel Kodim 1629/SBD Sertu Reza Dendo kepada media ini membenarkan pihaknya melakukan penjemputan OAR (Orang dari Area Beresiko) yang berjumlah 26 orang.

“Mereka sekarang sementara diperiksa oleh Tim kesehatan untuk di tangani lebih lanjut” ungkap Reza Dendo.

Labih lanjut Reza menjelaskan ada 6 orang yang tidak mau ikut, namun pihaknya bersama personil Brimob mendatangi rumah orang yang bersangkutan, dan akhirnya mereka ikut dan langsung dibawah dengan menggunakan truk Brimob dan truk Kodim/1629 SBD ke posko Galatama untuk dilakukan perimeriksaan kesehatan. **** (EB)-

Leave a Reply

Your email address will not be published.