YANG MENTRANSMISIKAN PERNYATAAN SELDY BEREK DARI GROUP WHATSAPP HARUS BERTANGGUNGJAWAB

Atambua, SJ….. Terburu-buru itu adalah relatif dan ini hukum acara,  jadi kepatuhan pada seluruh proses sesuai hukum acara itu penting. Makanya saya katakan kalau melanggar hukum acara,  hilang nilainya. Tentang WhatsApp group kalau dishare artinya itu hanya menjadi berita bagi orang yang ada dalam group itu saja, tidak bagi orang luar kalau orang menyebarkan diluar group itu yang tidak boleh.

“Di group WhatsApp itu banyak orang biasakan pembentukan group itu karena ada kesamaan kepentingan” demikian diungkapkan oleh ahli pidana Dr.Simpexius Asa, S.H,.M.H Selasa (16/6/2020) ketika dikonfirmasi selesai sidang di Pengadilan Negri Atambua kelas IB.

Dirinya  menjelaskan untuk profesi jurnalis ini memang profesi yang disatu sisi profesi yang mengontrol kekuasaan,  itu inti jadi wartawan atau media massa itu merupakan salah satu bagian penting sebagai alat control. Soal penersangkaan pengenaan pasal itu kewenangan mereka, kita menilai subtansinya yang menetapkan mengenakan sendiri yang berkewajiban untuk membuktikan  siapa yang menuduh wajib membuktikan.

Lebih lanjut Dr.Simpexius Asa  mengatakan lagi selalu ada kemungkinan pasal yang dikenakan itu salah, selalu ada, tapi itu ada kontrolnya dan konsultasikan kepada jaksa. Dan oleh prapenuntuntan dan seterusnya.

Dr. Simpexius Asa menambahkan kalau kita mengatakan ini seolah-olah atau saya terjebak karena tidak mempunyai faktanya.Tapi membahas seorang Ahli itu tidak boleh berpendapat pada fakta,  tapi harus berpendapat pada fenomenanya,  itu tujuan ahli karena itu membatasi diri.

Ia juga menjelaskan nampaknya UU ITE yang baru, perbuatan yang dilarang juga termasuk atau dapat ditafsirkan sebagai mentransmisikan.

“Seharusnya orang yang mentransmisikan itu harus bertanggungjawab karena mentransmisikan sehingga membuat lebih mudah di akses. Sehingga yang sebenarnya tanpa harus dilaporkan seharusnya ada tindakan,  karena ini bukan pengaduan tetapi memang penyelidikan-penyelidikan selalu mulai kalau ada yang melapor” tutupnya.

Baca Juga :   Sumba Tengah Harus Segera Sadar, Sadar & Sadar

Menanggapi keterangan saksi ahli tersebut, dalam kesempatan yang sama tim kuasa Hukum Melkinaus Contarius Seran S.H dari pemohon mengatakan  terkait dengan penetapan tersangka yang tidak didahului dengan pemisahan saksi dan calon tersangka yang sudah ditanyakan oleh timnya terlebih dahulu.

“Ternyata Saksi Ahli menjawab itu harus di batalkan demi hukum, harapan kami tim mudah-mudahan dalam waktu dua hari ini putusan itu lebih tepat dan benar sesuai dengan fakta yang terjadi di ruangan sidang tadi itu “ujarnya. *** (Viki),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.