Wujud Kepedulian, Dandim 1613/SB Jenguk Anak – Anak Anggota Yang Sudah Ikut Khitan Massal

Waikabubak-SJ……….. Sebagai wujud kepedulian terhadap keluarga besar Kodim 1613 Sumba Barat, di tengah kesibukannya Dandim Letkol Czi Rahadian Firnandi didampingi Ketua Persit KCK Cabang XVIII Kodim 1613/Sumba Barat Ny. Rahadian Firnandi, anjangsana menjenguk anak anggota yang telah mengikuti Khitan Massal yang diselenggarakan oleh Kodim 1613/Sumba Barat bersama Paguyuban Mustika Jaya Sumba Barat pada Selasa (29/03/2022) sore.

Dandim 1613/Sumba Barat menuturkan, bahwa kegiatan ini untuk memberikan semangat dan mendoakan terhadap anak-anak anggota yang sudah mengikuti khitan agar dapat segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT, serta bisa segera sehat kembali.

“Kami keluarga besar Kodim 1613/Sumba Barat selalu mendoakan, semoga anak-anak segera sembuh dan dapat beraktivitas seperti biasanya, dan semoga menjadi anak-anak cerdas serta menjadi kebanggaan keluarga dan bermanfaat bagi Nusa Bangsa dan sesama,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dandim mengatakan, apa yang kita lakukan ini, sekaligus sebagai wujud dukungan moril dan bentuk perhatian serta kepedulian, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam hubungan kekeluargaan.

Sementara itu, Sertu Abdul Hamid, Batiminpers Kodim 1613/Sumba Barat salah satu yang dikunjungi orang nomor satu di Kodim 1613/Sumba Barat, sangat terharu serta berterima kasih banyak atas perhatian dari Dandim.

“Terima kasih Bapak Dandim 1613/Sumba Barat, yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung dan memberikan semangat serta motivasi dan doanya. Semoga perhatian Bapak Dandim kepada kami sekeluarga menjadi berkah, sehingga anak kami nantinya bisa segera sembuh dan dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala,” ucap Sertu Hamid.

Untuk diketahui, jumlah anak-anak dari anggota Kodim 1613/Sumba Barat yang ikut dalam khitan massal yang dilaksanakan oleh Kodim 1613/Sumba Barat bekerjasama dengan Paguyuban Mustika Jaya Sumba Barat berjumlah 8 org. *** (Yunia/004-22),-

Baca Juga :   KASUS PROYEK PENINGKATAN JALAN BONDO KODI BUKAN KESENGAJAAN KONTRAKTOR