Tambolaka-SJ……….. Sebanyak 40 orang murid Taman Kanak-kanak (TK) diwisuda pada hari Sabtu (19/6/21) di TK Kristen Eben Haezer Kelurahan Langga Lero Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur.

Hadir dalam acara wisuda tersebut, Kepala Dinas P dan K, Bernardus Bulu, SH, Ketua Yapmas, Welem Malo Lingngu, S.Pd., Ketua BPMJ GKS Mata, Pdt. Irene Takandjandji, S.Th., para tamu undangan lainnya dan orang tua siswa.
Dalam sambutannya Kepala Dinas P dan K kabupaten SBD, Bernardus Bulu, SH., menyambut baik pelaksanaan wisuda anak-anak TK dan memberi apresiasi pada TK Kristen Eben Haezer sebagai sekolah swasta yang sudah mampu mendidik dan membina anak-anak muridnya.

“Saya kira ini adalah bentuk kolaborasi, sinergi yang baik antara Pemerintah dan Gereja melalui yayasan-yayasan dibawahnya, dan karena itu mari kita terus menjaganya agar pendidikan kedepan kita warnai dalam dua sisi yaitu kecerdasan dan rohani” ungkapnya.
Dirinya menilai awal mula yang baik adalah melalui media pendidikan TK, kalau starnya bagus pasti pada jenjang yang lebih tinggi (SD, SMP, SMA, dstnya) pasti lebih bagus lagi.
“Ini merupakan perhatian dan kebanggaan kita semua, bahwa anak-anak kita menjadi inspirasi kita, memotivasi kita untuk terus penuh semangat bekerja dan mendidik demi masa depan mereka yang baik kedepan” jelasnya.

Bernard Bulu mengajak agar para orang tua tetap mendukung TK Kristen Eben Haezer dan Pemerintah tentunya akan merasakan, mengalami dan tentu akan mendukungnya.
Sementara itu Ketua Yayasan Pendidikan Masehi (YAPMAS), Welem Malo Lingngu, S.Pd., dalam sambutannya memberi apresiasi pada pengelola TK Kristen Eben Haezer, dengan segala kekurangan dan keterbatasan tetapi tetap mampu berkarya dalam membina dan mendidik para muridnya.
“Ini merupakan karya besar, dimana pada saat ini kita melaksanakan wisuda sebanyak 40 orang siswa, walaupun dengan segala keterbatasan baik oleh yayasan maupun sekolah, pengelola dan seluruh jajarannya tetap mampu menghasilkan karya besar” katanya.

Welem juga mengucapkan terima kasih pada pemerintah melalui Dinas P dan K yang sudah memberi dukungan baik materil maupun moril dalam rangka melaksanakan tugas konstitusional dalm rangka mencerdaskan kehidupan bangsa seperti yang diamanatkan oleh pembukaan UUD 1945.
Dirinya juga tak lupa mengucapkan terima kasih pada Gereja yang telah mempercayakan pada YAPMAS untuk melakukan pembinaan, sekalipun pembinaannya tidak maksimal karena ada banyak kekurangan-keurangan yang dihadapi.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa YAPMAS merupakan perpanjangan tangan dari GKS dalam melaksanakan pembinaan manusia melalui program pendidikan yang dimulai dari TK, SD, SMP dan SMA. Untuk kabupaten SBD YAPMAS baru memiliki, TK, SD dan SMP. Pada tahun 2021/2022 ini kami mencoba merancang dua SMA Kristen, 1 SMA Kristen di Tambolaka dan 1 SMA Kristen Elopada” ujarnya.

Sebelumnya dalam sambutan awal Kepala TK Kristen Eben Haezer, Orpa Lomi Djara menjelaskan dengan segala keterbatasan dan kekurangan, pihaknya tetap mengelola TK Kristen ini demi mencerdaskan anak-anak bangsa yang dimulai dengan pendidikan dasar.
Diriya juga mengakui adanya saudara serahim yaitu Pusat Pengembangan Anak (PPA) Talitakum karena sudah banyak memberikan dukungan pada TK Kristen Eben Haezer.
“Kami bilang saudara serahim, karena apa yang ada di PPA juga merupakan millik kami, sedangkan kami sendiri tidak memiliki apa-apa, yang ada hanya hati kami” ujarnya.

Dirinya menjelaskan saat ini anak didiknya yang masuk Dapodik ada 60 anak, sedangkan yang diwisuda saat ini ada 40 anak. TK Kristen Eben Haezer sendiri berdiri tahun 1992 yang berarti sudah banyak mendidik dan membina anak-anak yang diharapkan menjadi anak-anak yang berguna bagi bangsa dan negara serta memuliakan Tuhan.
Dipantau oleh media ini, anak-anak TK Kristen Eben Haezer yang tampil enerjik pada pagi itu, memamerkan berbagai kebolehannya, diantaranya dance dan peragawati. Acara wisuda berlangsung meriah karena anak-anak ini tampil percaya diri sehingga membuat suasana menjadi penuh sukacita. *** (Octa/002-21),-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
