BELUM LUNASI UANG KOMITE, SISWA TETAP BERHAK IKUT UJIAN SEKOLAH

Suarajarmas.com – Maraknya keluhan orang tua murid siswa-siswi SMA/SMK Negeri di berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mewajibkan para siswanya melunaskan uang komite sebelum mengikuti ujian menjadi perhatian serius Ombudsman RI Perwakilan NTT. Siswa-siswi yang belum melunasi uang komite tidak diberikan kartu ujian untuk mengikuti ujian sekolah.

Ombudsman RI Perwakilan NTT secara tegas minta Dinas Pendidikan NTT untuk memberikan teguran dengan mengeluarkan surat edaran agar siswa-siswi tidak boleh dipulangkan. Demikian disampaikan Ketua Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton pada media via pesan Whatsapp, Minggu (21/4/2024).

Darius menuturkan perihal pelunasan uang sekolah adalah kewajiban orang tua  sehingga pihak sekolah  memanggil saja orang tua. Perihal pelunasan uang sekolah bukan tanggung jawab anak. Hal ini telah diatur dalam PP No. 48 Tahun 2008 tentang pendanaan pendidikan khusus pasal 52 yang menegaskan bahwa pungutan pendidikan tidak dikaitkan dengan persyaratan akademik untuk penerimaan peserta didik, penilaian hasil belajar peserta didik, dan atau kelulusan  peserta didik dari satuan pendidikan.

Pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa adalah amanat UU, amanat konstitusi, oleh karena itu Negara melalui Pemerintah dan badan swasta wajib menylenggarakan pendidikan atau sekolah. Logika penyelenggaraan pendidikan tidak boleh menggunakan logika bisnis yang menahan pembelian barang/jasa jika pembeli belum melunasi pembayaran. Sekolah tidak boleh memulangkan siswa atau tidak memberikan kartu ujian karena belum membayar iuran komite.

“Perihal uang sekolah adalah urusan orang tua, bukan urusan anak. Karena itu silahkan pihak sekolah memanggil para orang tua untuk melunasi iuran komite tersebut tanpa mengaitkan hak anak-anak untuk mengikuti ujian sekolah” ungkap Darius tegas.

Menindak lanjuti keluhan tersebut, pihaknya telah menghubungi Kabid Dikdasmen Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Ayub Sanam pada Minggu (21/4) untuk mengeluarkan surat edaran bagi SMA/SMK di NTT.

Baca Juga :   PERAN GURU BAGI PENDIDIKAN ANAK-ANAK SUMBA BARAT

“Kami menyampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi NTT agar mengeluarkan edaran kepada seluruh sekolah  agar siswa/siswi tidak boleh dipulangkan. Kabid menyatakan dinas pendidikan siap mengeluarkan surat edaran penegasan kepada seluruh SMK/SMA pada Senin (22/4)” pungkasnya. *** (Red/001-2024).-