Wakil Bupati SBD Launching Penyaluran Bantuan Pangan

Suarajarmas.com – Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Marthen Christian Taka melaunching penyaluran bantuan pangan pemerintah berupa beras tahap 1 periode September, Oktober dan November 2023.

Bantuan pemerintah berupa beras ini merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pengan Nasional untuk membantu masyarakat sebagai dampak dari kondisi sulit yang dialami yang diakibatkan oleh COVID-19, inflasi, kenaikan harga beras dan lain sebagainya yang menimpa Indonesia.

Bantuan pangan berupa beras ini yang dibagikan di stadion Galatama Desa Radamata Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten SBD Nusa Tenggara Timur, Selasa (19/9/2023) ini diperuntukan bagi warga masyarakat 8 desa di kecamatan Kota Tambolaka yaitu desa Radamata, Kadipada, Watukawula, Weelonda, Kalena Wanno, Wee Pangali, Waitabula dan Wee Kambala. Total bantuan beras untuk 8 desa tersebut 35.980 kg.

Wakil Bupati Christian Taka mengatakan bantuan pemerintah ini didasari oleh kondisi sulit yang berturut-turut di hadapi SBD sejak adanya COVID-19, inflasi, kenaikan harga beras yang terus melambung hingga saat ini, kenaikan harga bahan pokok lainnya.

“Adanya serangan hama belalang kumbara di daratan Sumba masih terasa hingga saat ini, kita semua dituntut untuk menjadi bagian dari penguat ekosistem pangan. Saya berharap seluruh komponen yang hadir saat ini dapat berperan untuk mampu melihat peluang dalam menjawab kondisi sulit yang kita alami bahkan pada level global, adanya ketidak pastian global yang terjadi hamper di semua Negara” ungkapnya.

Kegiatan launching penyaluran bantuan pangan pemerintah berupa beras dihadiri oleh Wakapolres SBD, Danramil 1629/01 Loura, Kepala Bank NTT, Kepala Kantor Pos Weetabula, para Asisten Sekda SBD, pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa dan tamu undangan lainnya.

Usai Wakil Bupati meresmikan pembagian beras, para panitia melanjutkan dengan mmebagikan beras bantuan pemerintah pada masyarakat yang sudah hadir dari pagi. Selain itu masyarakat juga mendapat kesempatan untuk membeli sembako lainnya dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah. *** (Octa/002-23).-

Baca Juga :   Kisah Pilu Seorang Pria 75 tahun Menata Kehidupan Bersama Keluarganya