Terapkan New Normal, Camat Kodi Buka Kegiatan Sosialisasi Covid-19

Kodi-SJ……… Dalam rangka menerapkan New Normal, Kecamatan Kodi bekerjasama dengan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menyelenggarakan Sosialisasi New Normal . Kegiatan Sosialisasi dibuka oleh Camat Kodi di Ruang Aula Kantor Kecamatan Kodi Kabupaten SBD Propinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa (9/8/2020).

Kegiatan Sosialisasi Covid-19 dihadiri Danramil 1629/02/Kodi Tohir Yuswan Putra, Kapolsek Bondo Kodi, Camat Kodi Dominggus Dedi Kaka, Kepala Puskesmas Bondo Kodi, Tim Satgas SBD, para Kepala Desa dan para Kepala Sekolah tingkat SD, SMP dan SMK se-Kecamatan Kodi.

Dalam sambutan Camat Kodi Dominggus Dedi Kaka mengatakan, kegiatan sosialisasi Covid-19 guna menerapkan normal baru atau New Normal di Kecamatan Kodi,  kita semua merasa sedih dan takut karena Covid-19 yang merajalela di negara kita. Oleh karena itu, kita semua masih dilindungi oleh Tuhan yang maha kuasa sehingga masyarakat Kabupaten SBD khususnya di Kecamatan Kodi masih sehat walafiat dari ancaman Covid-19. Dalam menerapkan New Normal masih banyak yang kita hadapi dan masih banyak yang kita pahami. Karena New Normal ini tergantung dari kita semua bagaimana cara persiapan menerapkan New Normal ini.

“Melengkapi diri sendiri tentu ada maksudnya, menjaga diri sendiri, menjaga kesehatan agar tetap sehat walafiat untuk kita semua. Di Kecamatan Kodi dari 19 desa semuanya dalam keadaan sehat walafiat dan masih dalam Zona Hijau. Kalau Kabupaten masih dalam Zona Hijau, apalagi kita yang Kecamatan pasti Zona Hijau juga” tuturnya.

Kita masih mempertahankan kesehatan dari dalam tubuh kita masing-masing, yang walaupun di daerah lain banyak yang meninggal dunia tetapi kita mempertahankan wilayah masing-masing. Walaupun juga babi mati, tetapi namanya keadaan hukuman alam kita harus terima. Jangan kita susah dan jangan kita berpikir karena meninggalnya sesama kita disebabkan oleh Covid-19, tapi itu meninggal karena penyakit memang yang masuk di dalam tubuhnya.

Baca Juga :   PSMTI RAYAKAN TAHUN BARU IMLEK 2571 DI TAMBOLAKA

Akhir kata Dominggus mengatakan, banyak informasi yang beredar di masyarakat bahwa orang Kodi ada sekian orang yang meninggal akibat Covid-19. Itu semuanya berita hoax, kerana yang menginformasikan itu bukan orang Kodi. Bukan dia punya wilayah, jangan dia jadi tukang bicara. Kalau babi mati, barang kali karena virus babi atau mungkin penyakit memang karena alam punya pekerjaan.

“Inilah pertahanan kita sebagai new normal, semuanya normal dan tidak ada yang tidak normal. Sehingga Covid-19 di Kodi tidak ada, yang penting kita fokus pertahankan kita punya diri supaya jangan terkena penyakit Covid-19. Jadi kalau ada orang yang mengatakan di Kodi ada positif Covid-19 jangan dipercaya, yang di percaya adalah kami tripika di Kecamatan Kodi sebagai tim Penanggulangan Covid-19” pungkasnya. *** (Isto),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.