Takut Isolasi Mandiri, Warga Kelurahan Langga Lero Lawan Petugas Satgas

by -739 views

Tambolaka-SJ……… Kesadaran dan pemahaman masyarakat akan wabah covid-19 masih sangat rendah, walaupun sosialisasi dan edukasi gencar dilakukan oleh Satusn Tugas (Sagtas) penanganan covid-19/SBD.

Dengan bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), pada Rabu (18/11/20) Tim Satgas Covid-19 SBD turun tracking di RT 13 dan 14 Kelurahan Langga Lero Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten SBD Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Namun demikian, ada beberapa warga Kelurahan Langga Lero terkurung di dalam rumah, karena takut di-screening oleh petugas Satgas Covid-19 SBD. Bahkan ada beberapa warga yang melawan petugas Covid-19 dan tidak menerima jika selama 14 hari harus menjalani isolasi mandiri di rumah.

Tim komunikasi publik drg. Margareta Selan secara tegas menyampaikan bahwa kedatangan Tim Satgas Covid-19 hari ini merupakan kali yang ke-5 turun tracking di RT 13 dan 14. Dan sampai saat ini sekian warga yang tinggal di RT 13 cuman beberapa yang ada, petugas datang di sini untuk mengisolasi tempat ini. Tidak ada kepentingan kami di sini untuk merugikan dan merusak kesejahteraan masyarakat RT 13 dan 14.

”Kami datang untuk menjalankan tugas kemanusiaan, karena ada 4 orang warga yang berdomisili di RT 13 dan 14 dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga kami datang tracking dan screening bagi warga yang berdomisili di sini dan pastinya tanpa diketahui ada virus di dalam tubuh 4 orang tersebut. Dan mungkin sudah ada keluarga, teman dan tetangga yang pernah melakukan kontak erat dengan 4 orang yang positif Covid-19” ujarnya.

Lebih lanjut dr. Selan menjelaskan bahwa Covid-19 merajalela dan mendunia, bukan hanya ada di Kelurahan Langga Lero RT 13 dan 14 tetapi seluruh belahan dunia merasakan kesengsaraan akibat daripada Covid-19.

Perlu diketahui juga kalau Covid-19 tidak dapat dilihat dengan mata, dan kita tidak tahu ada virus atau tidak di dalam diri kita masing-masing. Jangan takut, tetapi kita harus waspada karena lingkungan ini sangat berdekatan semua. Dan kenapa petugas Covid-19 datang di sini sekarang? Sudah 4 kali petugas Covid-19 datang di sini, namun tidak menemukan orangnya. Kami petugas Covid-19 hanya bertemu dengan ibu ketua lingkungan saja.

“Secara penularan Covid-19, petugas tidak bisa pastikan bahwa bapak/ibu positif Covid-19. Tetapi semuanya harus melalui pemeriksaan laboratorium. Dan kami petugas screening dari Posko Covid-19 Kabupaten SBD hanya minta kesediaan bapak/ibu dan saudara/saudari untuk di-screening dan di swab” tuturnya. *** (005/SJ/20),-