Satpol PP Lakukan Operasi Masker di Area Puspem Kadula SBD

Tambolaka–SJ….. Dalam rangka menerapkan New Normal, Satpol PP lakukan operasi masker di Area Pusat Pemerintahan (Puspem) Kadula untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Propinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (8/6/2020).

Sekretaris Satpol PP Umbu Remu Samapati saat ditemui media mengatakan, kegiatan operasi masker ini sudah berjalan sejak hari Jumat 5 Juni 2020 sebagai hari pertama dan hari ini sebagai hari kedua. Seperti biasa kami beroperasi di dua tempat, di ujung jalan Ir.Soekarno sebagai pintu masuk para pegawai ASN maupun tenaga kontrak dan masyarakat asal Wewewa dan Kodi yang berurusan dengan beberapa Dinas. Sedangkan tempat yang kedua di ujung jalan Eltari sebagai pintu masuk para pegawai ASN maupun tenaga kontrak dan masyarakat asal Loura yang juga berurusan dengan beberapa Dinas yang berkaitan dengan pengurusan KTP dan surat-surat yang lain.

“Siapapun yang melintas kedua jalan ini, baik ASN maupun tenaga kontrak dan masyarakat lain yang masuk di Area Puspem Kadula diwajibkan menggunakan masker. Terutama para ASN dan tenaga kontrak harus menjadi contoh atau teladan bagi masyarakat yang ada di Kabupaten SBD guna menerapkan New Normal sesuai intruksi dari Bupati SBD” tuturnya.

Lebih lanjut Umbu Remu mengatakan, kehadiran kami sebagai struktur di jalan ini untuk memastikan para pegawai ASN maupun tenaga kontrak dan masyarakat yang berurusan dengan kantor pemerintahan untuk selalu menggunakan masker.  Dan juga kehadiran kami disini sebagai etika supaya teman pejabat yang melewati jalan ini juga bisa memberikan apresiasi kepada Satpol PP dan dengan demikian mereka bisa tularkan kepada staf mereka masing-masing untuk disiplin menggunakan masker.

Baca Juga :   Penegakan Hukum Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan Akan Diberlakukan di SBD

“Sejauh ini teman-teman ASN cukup memahami edaran Bupati agar setiap orang yang beraktifitas di kantor harus menggunakan masker. Mungkin masih ada satu atau dua orang yang melintas tidak menggunakan masker, itu mungkin dari kecamatan belum tahu. Tapi ini kan baru hari kedua kami mulai bertugas, jadi teman-teman ada yang belum tahu kami bisa maklumi. Saya yakin dalam satu minggu kedepan semua sudah sadar. Jadi, kalau kami ada disini hanya untuk memastikan bahwa betul-betul semua berdisiplin menggunakan masker” ujarnya.

Sampai hari kedua ini belum ada ketegasan maupun sanksi bagi yang melanggar, tapi kalau kami mendapati orang yang sama lebih dari dua sampai tiga kali, mungkin kami akan menemui pimpinannya untuk menyampaikan informasi terkait kondisi di lapangan saat beroperasi.

Akhir kata Umbu Remu juga menghimbau kepada masyarakat yang beraktifitas di kantor, misalnya yang lagi urus KTP dan lain-lain silakan datang di kantor. Tapi harus mengikuti protokol kesehatan, yang paling utama adalah agar masyarakat selalu menggunakan masker dan jaga jarak. *** (Isto),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.