Perayaan HUT RI ke 72 Di Manola berlangsung Meriah 

Manola–SJ,– Semarak HUT RI ke 72 di Manola kecamatan Wewewa Selatan kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) berlangsung meriah disaksikan ribuan warga masyarakat Wewewa Selatan yang datang berbondong-bondong untuk menyaksikan atraksi drum band dan antraksi panjat pinang berhadiah. 

Sebelumnya  perayaan HUT RI didahului dengan upacara peringatan kemerdekaan dengan komandan upacara  Bripka Paulus Salo dan inspektur upacara camat Wewewa Selatan Charles Ndapa Tondo, S.Kom.
Upacara perayaan HUT RI ke 72 ini juga dihadiri oleh Kapolsek Wewewa Selatan Ipda Piet Muda Djeriki, Anggota DPRD dapil III, Thimotius Rina, tokoh tokoh agama se Wewewa Selatan, tokoh masyarakat, kepala desa sekecamatan Wewewa Selatan, tokoh pendidikan, puskemas dan seluruh masyarakat Wewewa Selatan.

Camat Wewewa Selatan (tengah) bersama Kapolsek dan pemuka agama Wewewa Selatan
Camat Wewewa Selatan (tengah) bersama Kapolsek dan pemuka agama Wewewa Selatan

Dalam sambutan mewakili Bupati SBD, camat Charles Ndapa Tondo menyampaikan hal-hal sudah dicapai pemda SBD khususnya kecamatan Wewewa Selatan. 

Setelah membacakan pidato Bupati MDT, kepada Media Charles mengatakan merasa sangat senang sekali dengan keterlibatan ribuan masyarakat Wewewa Selatan dalam peringatan HUT RI kali ini.
“Adanya permainan rakyat berhadiah, yang disponsori oleh Anggota DPRD Propinsi Pdt. Adriana Kosi, S.Th, Bank NTT dan CV. Putra Manola yang membuat perayaan HUT RI menjadi semakin menarik” ungkapnya.
Kapolsek Wewewa Selatan Ipda Piet Muda Djerik kepada media juga mengatakan  kondisi Wewewa Selatan semakin aman dan kondusif.
Lebih lanjut Kapolsek ini mengajak seluruh lapisan masyarakat Wewewa Selatan untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif dengan menjadikan polisi bagi diri sendiri.
Masalah perbatasan Ede Gaura, Piet mengajak masyarakat Wewewa Selatan untuk menjaga kemanan dan kenyamanan.
“Puji Tuhan saya sudah bisa mengendalikan situasi yang ada dengan mengajak para tokoh masyarakat bertemu bupati,  dengan demikian para tokoh masyarakat sudah dijanjikan oleh bupati untuk mediasi persoalan perbatasan itu” ungkapnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan sudah bertemu tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Bondo Bela untuk bersabar, tahan diri tidak boleh melakukan aksi sambil menunggu kebijakan pemerintah.
“Kami mengajak masyarakat Wesel untuk berpartisipasi karena keterbatasan personil dan fasilitas, dan hal ini sudah kami sampaikan pada bupati SBD tentang keadaan geografis dan tantangan yang dihadapi” tuturnya.
Tetapi secara umum kecamatan Wewewa Selatan kondusif, aman dan terkendali tegas Kapolres yang baru bertugas kurang lebih 5 bulan.
Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Timo Rina yang menghimbau  masyarakat Wewewa Selatan  untuk membangun kerjasama yang baik di semua lini.
“untuk membangun Wewewa Selatan menjadi lebih baik, sudah banyak hal yang maju dalam pembangunan di Wewewa Selatan sekarang ini dan mudah-mudahan kedepan lebih baik lagi” katanya.
Lebih lanjut Timo menegaskan khusus untuk keamanan cukup bagus, tidak ada lagi riak-riak kecil, keamanan sudah cukup terjamin.
Sedangkan untuk masalah perbatasan wilayah di desa Bondo Bela, Timo mengatakan beberapa waktu yang lalu DPRD SBD sudah pernah berkunjung ke badan pengelola perbatasan dan sudah ada kesepakatan untuk mencari solusinya.
“Kami sudah mendesak badan pengelola perbatasan dari propinsi untuk secepatnya menyelesaikan permasalahan perbatasan ini” katanya. 

Baca Juga :   Kasus Pol PP SBD: Hukum Harus Ditegakan

Pertunjukan Drumband SMAN 1 Wewewa Selatan
Pertunjukan Drumband SMAN 1 Wewewa Selatan

Pantauan media perayaan HUT RI ke 72 di Manola berjalan lancar dan tidak ada kendala dan masyarakat terlihat sangat puas karena Camat Wewewa Selatan dengan anggaran pribadi menyiapkan konsumsi sebagai bentuk rasa syukur atas usia 72 tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia. (OC$). 

Leave a Reply

Your email address will not be published.