Pengembangan Pertanian Organik Menarik Simpatik Pemuda Sumba Timur

Praikilimbatu-SJ….. Dalam Rangka memperingati HUT RI ke-73 telah terbentuk sebuah aliansi yang merupakan gabungan dari 8 OKP nasional maupun lokal yakni Gerakan Pemuda (GARDA) Sumba Timur yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Waingapu, Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPMASTIM) Sumba Timur Malang, Himpunan Mahasiswa Selatan (HIMAS), Sanggar Kerta Negara (SKN), Ana Humba Community, Forum Komunikasi Pemuda Kawangu(FKPK), Forum Pemuda Kota Waingapu dan Kambera (FPWK) dan Komunitas Ana Tana.

Yeston Pura U. L. Tanya,   Koordinator Forum Komunikasi Pemuda Kawangu

Setelah Sukses Mengikuti Karnaval 14 Agustus 2018 dengan penampilan yang berbeda kali ini Garda Sumba Timur mengadakan sosialisasi dan pelatihan Pembuatan Pupuk Organik  bertempat di Balai Unit Pengelolaan Pupuk Organik (UPPO) Desa Praikilimbatu, Kecamatan Pandawai tanggal 30 Agustus 2018, Kegiatan yang melibatkan 9 kelompok tani yang ada di Desa Praikilimbatu serta pendamping kelompok tani ini dipantau berjalan lancar dengan narasumbernya Ferdinan Hina Makera yang merupakan Alumni PPMT Lewa angkatan ke-3.

Yeston Pura U. L. Tanya  selaku Koordinator Forum Komunikasi Pemuda Kawangu yang juga penanggung jawab kegiatan ini berterimakasih kepada desa dan masyarakat desa yang telah memberikan kesempatan untuk berbagi.

“Kami sangat berterima kasih kepada aparat Desa yang sudah mau bekerja sama memberi tempat dan kesempatan untuk berbagi dengan kelompok tani yang ada dikilimbatu, sesungguhnya hari ini kamilah yang dibantu untuk menyalurkan ilmu yang sudah kami pelajari, hari ini kami berdiri disini untuk memberitakan bahwa kami anak-anak kalian punya potensi dan kemampuan untuk melakukan sesuatu bagi Sumba sehingga harapan kami kedepan bisa terus didukung dan diberikan kepercayaan untuk melakukan hal-hal baik bagi Sumba” tutur tokoh muda yang populer di Kawangu ini.

Baca Juga :   BPS BERI PENGHARGAAN PADA MITRA STATISTIK

Kornelis Mbillijawa selaku kepala desa Parai Kilimbatu dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada GARDA Sumba Timur atas kerelaan waktu sehingga dapat melakukan sosialisasi dan pelatihan pupuk organic.

Selama ini kita masih tergantung pada pupuk kimia, karena kurangnya SDM sehingga kita tidak bisa berdayakan apa yang ada di sekelililing kita dan saya berharap kiranya semua kelompok tani bisa menyimak dengan baik apa yang disampaikan oleh pemuda Sumba Timur dan menjadi bahan pembelajaran serta dapat kita terapkan kerika kita bertani” ungkapnya penuh semangat.(Team SJ),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.