PEMBUKAAN PRA SIDANG RAYA PEREMPUAN GEREJA (PRPrG) BERLANGSUNG MERIAH

Tambolaka-SJ………….. Pembuakaan Pra Sidang Raya Perempuan Gereja (PRPrG) di Stadion Galatama Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) berlangsung meriah dan penuh hikmad. Pada Sabtu, ( 2/11/19) Ketua Umum MPH PGI, Pdt. Dr. Henriette Hutabarat-Lebang dan Staf Ahli Gubernur bidang Politik dan Pemerintahan Drs. Samuel Pakereng mewakili Gubernur NTT membuka kegiatan PRPrG disaksikan Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete, Wabup SBD Marthen Chrsitian Taka, S.Ip dan pejabat-pejabat lainnya, anggota DRDP, DPR RI dan perwakilan dari agama lainnya.


Pembukaan kegiatan PRPrG oleh Ketum PGI dan Staf Ahli Gubernur NTT ditandai dengan pemukulan gong yang disambut dengan pekikan kegembiraan dengan budaya Sumba oleh peserta dan para tamu. Selain itu juga dihibur dengan tarian adat Sumba dengan pekikan payawau dan pakalaka.
Dalam sambutannya Ketum MPH PGI mengatakan kegiatan ini merupakan wadah dan kesempatan bagi perempuan-perempuan gereja untuk berbagi pengalaman gereja dan bermasyarakat dalam rangka pendalaman spiritual, mengatasi pikiran untuk.menghasilkan ide-ide penting dalam rangka memberikan kontribusi kepada Sidang Raya PGI XVII untuk selanjutnya diterapkan dalam gereja-gereja.


Dirinya juga menegaskan perlindungan kepada perempuan dan anak menjadi prioritas dimasa saat ini. Perlindungan terhadap perempuan dan anak supaya jangan menjadi mangsa dari manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab.
Pantauan media pelaksanaan kegiatan pembukaan PRPrG ini selain di buka dengan ibadah bersama juga diselingi dengan hiburan-hiburan tarian daerah Sumba dan drama teatrikal yang sangat menggugah perhatian peserta kegiatan. Usai acara pembukaan dilanjutkan dengan Pertemuan di gedung GKS Mata dengan mengambil tema Refleksi Teologi, Konteks Sumba dan Konteks kebangsaan.


Untuk diketahui secara khusus PRPrG, diikuti sebanyak 650 orang yang merupakan perwakilan dari 90 sinode anggota PGI, 29 PGIW/SAG, serta mitra dalam dan luar negeri. Kegiatan ini merupakan wadah dan kesempatan bagi perempuan-perempuan gereja untuk berbagi pengalaman bergereja dan bermasyarakat dalam rangka pendalaman spiritual, mengasah pikiran untuk menghasilkan ide-ide penting dalam rangka memberikan kontribusi kepada Sidang Raya PGI XVII, untuk selanjutnya diterapkan dalam gereja-gereja. Pertemuan perempuan gereja yang dilaksanakan sekali dalam lima tahun tersebut adalah bagian yang tidak terpisah dari Sidang Raya PGI sebagaimana dituliskan dalam Anggaran Dasar PGI Bab VI Pasal12 Butir 4.

Baca Juga :   GMKI Tambolaka “UT OMNES UNUM SINT”


Dalam pertemuan ini akan dilaksanakan pemetaan masalah-masalah, kebutuhan aktual perempuan dan solusi, merumuskan arah perjuangan para perempuan gereja beberapa tahun ke depan, membangun dan atau memperkuat jejaring, merumuskan rekomendasi-rekomendasi strategis bagi Sidang Raya PGI. Untuk kemudian suara perempuan, masalah, dan perspektif menjadi bagian persidangan lima tahunan gereja-gereja di Indonesia.
PRPrG bertujuan untuk, pertama, sharing pengalaman program yang telah dilaksanakan oleh BPA PGI selama periode 2015-2019 bersama Komisi Perempuan Gereja dari 90 Sinode anggota PGI dan Mitra yang diundang untuk menghadiri Pertemuan Raya Perempuan. Kedua, berkontribusi terhadap arah dan kebijakan PGI periode 2019 – 2024 untuk bidang perempuan dan anak. Ketiga, memperkuat peran perempuan gereja untuk pemahaman isu keadilan dan kesetaraan gender dan mendorong keterlibatan aktif untuk mengkritisi peraturan-peraturan yang diskriminatif.****

Penulis: Octa + Emil,-