PCNU SUMBA BARAT MINTA PMI DAN PEMERINTAH PERKUAT KOLABORASI UNTUK MEMBANGUN UNIT TRANSFUSI DARAH

Waikabubak-SJ…………… Menuju puncak acara peringatan hari lahir (Harlah) NU ke-96, PCNU Sumba Barat mengadakan serangkaian acara, salah satunya  aksi kemanusiaan berupa Donor Darah yang dilaksanakan pada hari Sabtu (12/2/2022) di Kota Waikabubak Kabupaten Sumba Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Acara yang digelar guna mendukung ketersediaan darah untuk transfusi ini,  bertempat di Masjid Agung Al-Azhar Waikabubak.  Di Masjid yang terbangun megah di  jantung kota Waikabubak itu,  PCNU Sumba Barat bersama PMI setempat, berhasil menggalang 18 kantong darah.

Menurut salah satu panitia;  Mohammad Afif, masyarakat yang mendaftar lebih dari 20 orang, akan tetapi yang lolos pemeriksaan untuk bisa melakukan donor  hanya 18 orang.  Mereka yang tidak lolos pemeriksaan rata-rata mengalami tensi darah tinggi , ada juga yang karena faktor usia melampaui 60 tahun.

Dibanding kegiatan donor sebelumnya di lokasi yang sama, perolehan jumlah darah dalam kantong mengalami penurunan, biasanya, setiap kegiatan  donor darah yang menempati Masjid Al-Azhar sebagai lokasi, mendapatkan darah tidak kurang dari 30 kantong .

Drs. Zainul Arifin,  Wakil Ketua PCNU Sumba Barat  yang juga penanggung jawab utama kegiatan donor darah, menyampaikan kemungkinan  sebab rendahnya perolehan darah dalam kantong. Sambil tersenyum   Ia menyatakan bahwa, sebenarnya antusiasme masyarakat cukup tinggi,  namun,   adanya pemeriksaan COVID-19 dengan SWAB Antigen kepada calon pendonor,  menjadikan banyak orang mengurungkan niatnya.

Selanjutnya, laki-laki yang akrab disapa Pak Zainul ini, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi PMI yang tidak memiliki Unit Transfusi Darah (UTD) , dalam situasi ketersediaan darah yang seringkali mengalami kekurangan,  UTD dibawah pengelolaan PMI,  penting menjadi perhatian pemerintah bersama masyarakat. Kami berharap PMI Kabupaten Sumba Barat  segera memiliki UTD sendiri.

Baca Juga :   FORUM PEMUDA LINTAS AGAMA DIKUKUHKAN OLEH SEKDA SUMBA BARAT

Lebih lanjut,  pria  asal Bima  NTB ini berharap, pemerintah daerah bisa membantu PMI melalui fasilitasi penguatan fundrising kepada perusahaan swasta maupun BUMN dan  BUMD yang ada di Kabupaten Sumba Barat,  CSR perusahaan -perusahaan yang beroperasi di Sumba Barat. Keterlibatan PMI pusat dan provinsi sangat diperlukan dalam  penguatan kolaborasi PMI Dan Pemerintah guna percepatan terwujudnya Unit Transfusi Darah PMI di Sumba Barat. *** (AW/019-22),-