PADMA Indonesia Bongkar Ijasah Palsu Wali Kota Batam

Jakarta-SJ……….. PADMA Indonesia bongkar ijasah palsu wali kota Batam, kasus ini merupakan pintu masuk untuk berantas masfia pendidikan di Indonesia. Seperti yang dialami Wali Kota Batam terpilih yang juga petahana, Muhamad Rudi sudah dilantik Gubernur Kepri beberapa waktu lalu. Meski demikian, langkah Rudi menuju orang nomor 1 di Batam tersebut masih menyisakan persoalan lantaran tersandung ijasah palsu. Rudi diduga memalsukan ijasah sarjananya.

(ki ke ka) Direktur PADMA Indonesia, Klemens M. Ghawa, kuasa hukum Hendrikus Hali atagoran, SH, ketua dewan Pembina PADMA Indonesia, Gabriel Goa

Terkait hal ini, PADMA Indonesia selaku kuasa hukum warga Batam atas nama Paulus Lein menyampaikan surat pengaduan masyarakat kepada Kabareskrim Mabes Polri bebera waktu lalu perihal pembohongan publik yang dilakukan HM Rudi dan mendesak Bareskrim untuk segera mengungkap secara terang benderang manipulasi ijasah palsu Wali Kota Batam.

Menurut PADMA Indonesia, langkah yang ditempuhnya sampai saat ini bukan hanya sekedar membongkar ijasah palsu Wali Kota Batam terpilih, tetapi ada upaya yang lebih besar dari sekedar ungkap kasus ijasah palsu tersebut.

Pengungkapan ijasah palsu Wali Kota Batam menjadi pintu masuk untuk membongkar dan memberantas lingkaran mafia Pendidikan Tinggi di lingkungan Kemendikbud dan juga di seluruh Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pembina Padma Indonesia, Gabriel Goa saat ditemui awak media  seusai mendampingi klienya di Bareskrim Polri Jakarta (22/03/21). Sejauh ini, PADMA Indonesia selaku kuasa hukum mengaparesia langkah sigap Bareskrim Polri untuk membongkar sampai tuntas dugaan tindak pidana pemalsuan ijasah Wali Kota Batam. Dan sekarang  sudah masuk sampai tahap pemeriksaan saksi dengan adanya Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atas saksi.

“Hari ini kami datang ke Dittipidum Bareskrim Polri untuk mendampingi saksi untuk membantu memperlancar upaya penyidik dan persiapan untuk membongkar mafia yang terjadi di lingkungan pendidikan baik dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi,”tegas Gabriel.

Baca Juga :   PPK PEMBANGUNAN PUSKESMAS TANGGABA SBD DIPUTUS 3 TAHUN PENJARA OLEH HAKIM

Ditambahkan Gabriel, selain ada upaya hukum seperti yang dilakukan sekarang, PADMA Indonesia juga akan melakukan upaya non litigasi bersama stakeholder lainnya untuk bersama-sama membongkar masalah ini bukan hanya an sich ijasah palsunya, tapi juga terkait kejahatan ijasah palsu tersebut.

“Kami berharap ada tindakan hukum yang tegas bagi pihak-pihak yang terlibat dalam tindakan memanipulasi ijasah palsu tersebut,”ujarnya.

Senada dengan Gabriel, Kuasa Hukum PADMA Indonesia, Hendrikus Hali Atagoran SH,menjelaskan bahwa upaya  yang dilakukan Padma Indonesia bukan semata-mata pemalsuan ijasahnya, tapi juga bagian dari partisipasi publik dalam menegakan keadilan dan kebenaran.

“Kami hari ini hadir di Bareskrim Mabes Polri mendampingi saksi untuk menjelaskan kepada pihak penyidik bahwa apa yang kami duga, kami laporkan, kami ajukan ini benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum sesuai dengan bukti yang ada,” jelas Hendrik.

Sementara Direktur PADMA Indonesia Klemens M Ghawa senang dengan perkembangan penyidikan yang berlangsung di Bareskrim Mabes Polri dan akan tetap mengawal baik dalam proses hukum maupun non litigasinya demi penyelenggaraan pelayanan publik yang baik.

“Kehadiran kami di Dittipidum Bareskrim Polri merupakan tindak lanjut dari pengaduan kami sebelumnya. Dan kita senang karena sudah ada kemajuan. Kita tetap mengawal seluruh proses hukumnya dan non litigasinya demi penyelenggaraan publik yang  semakin baik di Negara ini dan juga khususnya di Batam,”tegasnya. *** (Eman/ 016-21),-

error: Content is protected !!
https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor