Lapangan Pacuan Kuda Umbu Rihi Eti Prailiu Diresmikan

WaingapuSJ….……….. Lapangan Prailiu Umbu Rihi Eti diresmikan menjadi lapangan pacuan kuda.Selain digunakan untuk pacuan kuda, lapangan tersebut dapat juga digunakan untuk kegiatan olahraga lainnya seperti bola kaki, bola voly dan bola basket.

Peresmian lapangan Prailiu Umbu Rihi Eti ini oleh Bupati Sumba Timur, Drs. Kristofel A Praing, M. Si., disaksikan oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sumba Timur, Ketua Pengadilan Negeri Waingapu, Ketua Team Penggerak PKK Kabupaten Sumba Timur, Sekda Sumba Timur, Pimpinan Organisasi Sekabupaten Sumba Timur, Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Sumba Timur, BUMN, BUMD, BUMS Sekabupaten Sumba Timur, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Kabupaten Sumba Timur, Insan pers elektronik dan media cetak, Para Camat, Kapolsek, Dan Ramil, Kepala Desa sekabupaten Sumba Timur, Kamis (12/5/2022).

Ketua panitia penyelenggara Umbu Namu Damu SH,. M.Si menegaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur berupaya sedimikian rupa untuk mencari dukungan dan Dana bagi pemenuhan infastruktur melalui Visi Misi Sehati membangun komunikasi intens baik dengan pemerintah Provinsi maupun pemerintah Pusat.

“Upaya tersebut membuahkan hasil,  Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik indonesia mendukung pembiayaan dan inovasi” tuturnya.

Lebih lanjut Umbu Namu Damu  menambahkan, manusia dan kebudayaan tidak bisa dipisahkan karena manusia akan hidup dalam kebudayaan, manusia merupakan mahluk sosial yang berinteraksi menjalin hubungan dalam ikatan gotong royong dan hewan pemiliharaan menjadi bagian dari masyarakat Sumba Timur yang terus di kembangkan dan dilestarikan sehingga kebiasaan ini di wariskan kepada generasi masa depan, budaya pacuan kuda (Palapang Najara).

Selain festival yang diperlombakan, namun juga menjadi tatanan dan nilai luhur budaya kita yang diwariskan dari leluhur kita  kuda pacu sebagai wujud peradaban untuk menegembangkan Potensi pariwisata yang dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung di Kabupaten Sumba Timur.

Baca Juga :   KETUA DPRD NAGAKEO APRESIASI OPEN TURNAMEN PACUAN KUDA KAPOLRES CUP SBD

“Peresmian lapangan Umbu Rihi Eti ini bertujuan memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran, prestasi dan kecerdasan kualitas hidup manusia, terselenggaranya pacuan kuda di bidang olahraga sebagai warisan budaya orang Sumba yang membanggakan dan mengharumkan nama baik Kabupaten Sumba Timur serta meningkatkan nilai jual ternak kuda yang menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung di kabupaten Sumba Timur dan menjadj ajang untuk mempersiapkan penyelenggaraan lomba pacuan Kuda Tardisional agar mampu memperebutkan piala Presiden Republik Indonsia yang akan datang, merangsang kreativitas kaum muda mendukung program waingapu berhias” jelasnya.

Bupati Sumba Timur, Drs. Kristofel A Praing M. Si.,  

Bupati Sumba Timur, Drs. Kristofel A Praing M. Si.,  dalam sambutannya menyampaikan, ia sudah berkomunikasi dengan 3 Bupati di Sumba di antaranya Bupati Sumba Barat, Bupati Sumba Barat Daya untuk kita menghidupkan kembali lagi pacuan kuda se-Sumba sehingga dengan demikian ada kebanggaan tersendiri kalau kita jadi pemenang.

“Kita tidak hanya jago kandang tetapi kita juga menjadi jago-jago yang bisa di luar Sumba Timur, hari ini di buktikan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Timur khusus untuk pacuan kuda dapat di rasakan hari ini, komitmen ini dapat di sambut baik oleh Kementerian Pemuda dan Olah raga dengan mengalokasikan dana untuk renovasi lapangan ini” ungkap Bupati Sumba Timur.

Kristofel menambahkan,  kita dapat berupaya dan optimis ada intervensi pemerintah pusat agar lapangan ini menjadi lapangan yang representatif di fungsikan menjadi lapangan Pacuan Kuda, Bola kaki, Bola Voly, dan Bola Basket untuk masyarakat Sumba Timur.

“Oleh karena itu Lapangan Rihi Eti merupakan hal yang wajib bagi Pemerintah Daerah untuk melestarikan budaya dan tradisi menyalurkan hobi berkuda meningkatkan harga jual ternak kuda yang berdampak langsung bagi peningkatan ekonomi masyrakat peternak Kuda Sandle Wood sebagai kuda khas asli Sumba dan kita akan upayakan pacuan kuda tahun ini muda-mudahan tidak terhambat” jelasnya.

Baca Juga :   Aplikasi Smartphone Terbaik Untuk Nonton Piala Dunia Qatar 2022

Pantauan media ini, pembukaan kegiatan ini diwarnai dengan lomba inovasi berhias, festival pasukan berkuda serta di sambut dengan tarian yang meriah sebagai bentuk kearifan budaya lokal Sumba Timur. *** (Denis/006-22).-