Waingapu-SJ…………. Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel A. Praing, M.Si memimpin langsung apel perdana yang diselenggarakan di depan Kantor Bupati Sumba Timur, Senin (1/3/21). Hadir pada apel perdana ini, Wakil Bupati Sumba Timur, David Melo Wadu, S.T,. Sekda, Domu Warandoy, S.H, M.Si, Asisten I, Yacobus Yiwa, Asisten II, Umbu Memang, Asisten III, Lu Pelindima, pimpinan OPD dan para ASN serta sejumlah camat.

Khristofel Praing mengatakan, pelaksanaan Apel perdana bagi kita saat ini, dipandang sangat perlu meskipun kita masih berada dalam situasi Pandemi Covid 19.
“Pelaksanaan Apel perdana bagi kita saat ini, dipandang sangat perlu meskipun kita masih berada dalam situasi Pandemi Covid 19, karena melalui kesempatan ini kami hendak menyampaikan beberapa hal penting yang membutuhkan dukungan kita semua. Jangan pernah kita mengabaikan protokol kesehatan, setiap saat dan dimanapun berada” kata Bupati Sumba Timur tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa pesta demokrasi telah dilewati, perbedaan dalam pilihan adalah dinamika politik dalam masyarakat.
“Pesta demokrasi telah kita lewati, berbagai perbedaan pilihan adalah dinamika politik dalam masyarakat, semenangan dan kekalahan adalah alamiah. Sehingga siapapun yang terpilih sebagai pemenang ialah representasi dari kemenangan rakyat Sumba Timur dan berkat Tuhan yang Maha Esa” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Khristofel A. Praing menegaskan kepada pimpinan perangkat daerah untuk turut aktif dalam Musrenbangcam yang dimulai tanggal 08 Maret 2021 mendatang.
“Agenda Musrenbangcam akan dimulai pada tanggal 08 Maret 2021 mendatang. Saya intruksikan kepada kepada setiap pimpinan perangkat daerah untuk mempersiapkan berbagai hal yang dibutuhkan dalam proses perencanaan tersebut dan wajib menghadirinya, sehingga berbagai aspirasi masyarakat melalui program kecamatan yang disampaikan saat musrenbang dapat diakomodir sesuai skala prioritas” tegas Bupati Sumba Timur tersebut.
Ia melanjutkan, terkait proses perencanaan, hal penting yang harus dipahami dan dikuasai oleh saudara-saudara pimpinan OPD adalah dimulai dengan data dan informasi yang benar, karena dengan data dan informasi yang benar maka proses perencanaan pembangunan dapat lebih efisien, efektif dan akuntabel, sehingga tidak terjadi pemerintahan yang salah urus.
Khris Praing menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gidion Mbiliyora dan Umbu Lili Pekuwali atas segala hal yang telah dilakukan pada masa kepemimpinannya.
“Pada kesempatan ini, ijinkan kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gidion Mbiliyora dan Umbu Lili Pekuwali atas segala hal yang telah dilakukan pada masa kepemimpinannya. Saya juga menghimbau agar kita semua bekerja secara taat azas, memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, dan mengedepankan kepentingan masyarakat sebagai nilai yang utama” tutupnya. *** (009/SJ/21),-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
