Kapolres Sumba Barat Dampingi Uskup Weetabula Pada Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Katholik Kristus Raja Mamboro

Waibakul-SJ……….. Kapolres Sumba Barat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katholik Kristus Raja Mamboro Desa Wendewa Utara, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah.

Hadir pada kesempatan ini Uskup Mgr. Edmun Woga CSsR dari Keuskupan Weetabula bersama Pater Vinsensius Nani Bili CSsR, Frater Sinyo Aliandro, Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K.,M.H., yang didampingi Kasat Intelkam Polres Sumba Barat Iptu Gaspar Kopong Keda dan Kapolsek Mamboro Ipda Edi Solihin, Sekda Sumba Tengah Drs Umbu Eda Pajaga, Sekcam Mamboro Mance Kalli, Shut dan Kepala Desa Wendewa Utara Senggu Dama Sali.

Pada sambutannya Uskup Mgr. Edmun  Woga,  CSsR menyampaikan terimakasih kepada Kapolres Sumba Barat yang telah meluangkan waktu untuk datang di bukit tandus berkapur Mamboro ini.

Tak lupa saya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah yang telah memberikan lahan sehingga dapat dibangun gereja bagi umat Katholik Stasi Raja Mamboro.

“Gereja ini nantinya dapat melayani umat Katholik di tujuh stasi yang berada di wilayah Mamboro” ungkap Uskup Weetabula.

Sementara itu, dalam sambutannya Kapolres Sumba Barat  menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang hadir dalam peletakan batu pertama ini.

“Saya sangat mengapresiasi atas pembangunan Gereja Katholik Kristus Raja Mamboro ini. Dengan adanya gereja ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan kita” tutur Kapolres Sumba Barat.

Kapolres juga berharap,  kita dapat memelihara kerukunan antar umat beragama yang sudah berjalan dengan baik,  khususnya di wilayah Kabupaten Sumba Tengah.

“Kami Polri terus mendukung kemajuan yang dicanangkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Tengah. Apa yang diprogramkan oleh pemerintah daerah akan kita dukung penuh. Kami akan terus berupaya ciptakan situasi kamtibmas yang aman damai dan sejuk” tutup AKBP FX Irwan. *** (Yunia/004-21),-.

Baca Juga :   POMPA HYDRAM BANTUAN PANGDAM IX/UDAYANA DI TAWORARA DIRESMIKAN