Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik di SBD

 

Tambolaka – SJ……………. Lima hari menjelang hari raya Idul Fitri atau Lebaran, sejumlah bahan kebutuhan pokok mulai naik,  beberapa barang kebutuhan yang naik diantaranya beras, bawang merah, bawang putih, dan telur.

Mama Safin pedagang pasar Omba Komi

Berdasarkan pantauan Suara Jarmas di pasar Omba Komi dan pasar Rada Mata,  beberapa harga sembako sudah mulai naik diantaranya yaitu harga bawang putih yang sebelumnya sekitar Rp 20.000/kg saat ini naik menjadi Rp 25.000 /kg, harga bawang merah yang sebelumnya Rp 20.000/kg saat ini naik menjadi Rp. 25.000/kg, Cabai merah yang pada bulan lalu harga Rp 40.000/kg sekarang naik menjadi Rp 50.000/kg.

“harga bawang sekarang sudah mulai naik baik bawang merah maupun bawang putih, ini disebabkan pasokan terhambat karena kapal very yang datang tidak stabil di bima, selain itu kebutuhan masyarakat menjelang lebaran juga meningkat,” kata seorang pedagang pasar Omba Komi,   Mama Tania (45), Senin (11/6/2018).

Menurut Mama Safin (40) pedagang Omba Komi, salah satu pedagang lainya membenarkan ada beberapa sembako yang mulai naik jelang lebaran,  tetapi ada juga beberapa masih tetap stabil.

“Iya memang beberapa harga sembako mengalami kenaikan tapi yang lain masih stabil seperti cabe rawit,  cabai merah besar dan tomat” ungkapnya.

Sementara itu menurut Bapak Johardin (50) yang juga berjualan di pasar Omba Komi salah satu pedagang beras menjelaskan bahwa harga beras dan telur juga ikut naik menjelang lebaran.

Johrdin Pedagang Pasar Omba Komi

“harga beras sudah mulai naik sekarang, 1 karung 50kg yang kemarin seharga Rp. 410.000/karung sekarang naik menjadi Rp. 425.000/ karung dengan harga eceran Rp. 10.000 sampai Rp 11.000/ kilo. Sementara itu harga telur yang semula Rp. 255.000/ikat kini naik menjadi Rp. 300.000/ikat.

Baca Juga :   KAPOLSEK LOURA SOSIALISASIKAN KAMPUNG TANGGUH PASOLA

Ia menambahkah bahwa kenaikan harga saat ini sudah biasa terjadi tiap menjelang lebaran. Kenaikan tersebut akan diikuti komoditas lainnya. Akibatnya kini sejumlah pedagang termasuk Mama Tania,  Mama Safin dan  bapak Johardin mengalami penurunan omzet. Pembeli mulai membatasi bahan yang dibeli. Sementara itu pedagang juga membatasi kulakan karena khawatir tidak laku.

Hal yang samapun terjadi di pasar Rada Mata Tambolaka barang-barang  seperti Cabe, dan Beras mengalami Kenaikan. Menurut  Nur Anita Kios Icha Buah menjelaskan kenaikan barang di sebabkan oleh pengirim karena kalau terima di Sumba sudah berada di tangan ketiga.

Mama Tania pedagang pasar Omba Komi

“Barangnya dari Surabaya ke Bali, ke Mataraman dan Sumba. jadi terima di Sumba sudah tangan ke Tiga” ungkapanya.

Lebih lanjut Nur Anita mengatakan untuk kebutuhan  lebaran barang-barang stocknya tetap stabil, pelanggannya sangat banyak tiap hari bahkan Restora dan Cafe Ro’o Luwa dan Rumah Sakit Karitas belinya disaya tuturnya.

Secara umum barang-barang yang mengalani kenaikan di pasar Rada Mata adalah Telur Ayam dari harga 45ribu/rak naik jadi 55ribu/Rak, Lombok dari harga 30 ribu/Kg naik jadi 60ribu/Kg, beras dari harga awal 10ribu/Kg mengalami kenaikan 12ribu/Kg. Sementara Barang yang lain harganya tetap stabil. (JNL/EB),-