HHI Malaikat Bagi PAUD Hati Nurani

by -24 views


Tambolaka-SJ……………. Kehadiran Happy Hearts Indonesia (HHI) ibarat malaikat bagi PAUD Hati Nurani pada tahun 2017 yang lalu. HHI (Yayasan Hati Gembira Indonesia) yang hadir di Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) pada tahun 2018 membawa perubahan pada PAUD Hati Nurani dengan membangun gedung PAUD dan kelengkapan lainnya guna mendukung program pendidikan PAUD Hati Nurani.

Bekerja sama dengan Asuransi Astra Indonesia HHI membanngun gedung baru dan memberikan bantuan-bantuan lain seperti kendaraan untuk antar jemput murid-murid PAUD serta kursi roda dan fasilitas lain bagi anak-anak disabilitas. HHI hadir bagaikan malaikat yang membantu PAUD Hati Nurani dalam memberikan pelayanan pendidikan bagi anak usia dini, demikian diungkapkan oleh pimpinan PAUD Hati Nurani Agnes Lali Milla Senin, 03-02-2020 yang ditemui media di PAUD Hati Nurani Jl. Trans Kodi Kiokolo Desa Watutakula Kecamatan Kota Tambolaka SBD.

Agnes mengatakan dirinya merasa sangat gembira dengan adanya bantuan yang diupayakan oleh HHI bekerja sama dengan Asuransi Astra Indonesia tersebut membangun gedung PAUD yang baru yang lebih layak dan mmeberikan bantuan-bantuan fasilitas lainnya.

“Semula mbak Kiki hanya datang ngobrol dengan saya tentang anak-anak difabel 2 tahun lalu (2018 red),  saya juga ceritakan  keluhan dan kekurangan PAUD Hati Nurani. Mbak Kiki tidak berjanji apa-apa saat itu, tetapi pada Agustus 2019 dirinya datang lagi dan mengatakan ada donatur yang ingin  membantu membangun gedung PAUD” ungkapnya haru.

Pimpinan PAUD Hati Nurani Agnes Lali Milla saat menggendong salah satu siswa difabel didalam ruang kelas

Lebih lanjut Agnes menjelaskan dirinya merasa Kiki (HHI) adalah utusan Tuhan buat dirinya. Setelah sosialisasi HHI langsung bangun gedung PAUD, dan dalam tempo 1 bulan gedung selesai bangun.

“Saya juga kaget bahwa akhirnya asuransi Astra membantu 1 unit mobil lagi untuk transportasi anak-anak PAUD. Mereka sebelumnya sudah melihat aktifitas keseharian kami dengan mengantar jemput anak-anak PAUD maka tergeraklah hati mereka untuk membantu kami” ujarnya lagi.

Agnes menegaskan yang terpenting bagi dirinya dan yayasan Hati Nurani adalah anak-anak dari desa dan anak-anak panti asuhan bisa memperoleh kesempatan untuk belajar. Sehingga dengan adanya bantuan dari HHI dan Asuransi Astra ini dirinya bertekad untuk terus mengembangkan PAUD Hati Nurani. Jumlah siswa sekarang sudah mencapai 67 orang sehingga gedung PAUD yang sudah ada dirasa tidak mencukupi lagi untuk menambah satu ruang kelas dan bermain.

Kepada media Kiki Mariana Community Development Manager mengatakan HHI adalah organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk membangun kembali sekolah-sekolah yang tidak layak dan memulihkan harapan serta kesempatan bagi anak-anak di daerah tertinggal atau daerah yang terdampak bencana alam.

Kiki Mariana Community Development Manager HHI di Sumba

“Kami mendukung komunitas lokal dalam membangun sekolah yang permanen dan berkelanjutan. Sekolah yang telah dibangun akan dilengkapi dengan perabotan dan fasilitas belajar yang layak. Selain itu, kami juga menyediakan dan memfasilitasi program pelatihan yang cocok untuk para guru dan siswa. Pada tahun 2018, kami meluncurkan kampanye iamchange yang menargetkan pembangunan kembali 200 sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia” tuturnya.

Adapun yang menjadi latar belakang HHI membantu sekolah di SBD Kiki menjelaskan berawal dari Happy Hearts Fund (HHF) yang didirikan pada 2006 oleh supermodel Petra Nemcova untuk membantu anak-anak yang terkena dampak tsunami Samudra Hindia 2004. HHF memulai pekerjaannya di Indonesia dengan membangun kembali sekolah-sekolah yang terdampak gempa bumi dahsyat di Yogyakarta pada tahun 2006. Pada tahun 2013, HHF meluncurkan cabang internasional pertamanya yaitu HHI  (Yayasan Hati Gembira Indonesia) untuk mendukung rekonstruksi sekolah lainnya yang terkena dampak bencana alam di Indonesia.

HHI memperluas dukungannya ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun kembali sekolah-sekolah bagi masyarakat yang kurang mampu. Pada tahun 2019, sebagai respon terhadap gempa bumi yang melanda Lombok tahun 2018, kami memperluas dukungan kami ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk membangun kembali sekolah-sekolah yang terdampak gempa.

“Sejauh ini sudah 22 sekolah yang dibantu oleh HHI, 15 sekolah di SBD, 6 di Sumba Barat dan 1 di Sumba Tengah untuk level PAUD sampai SMP. Kita berharap agar PAUD Hati Nurani terus memberikan pelayanan pendidikan bagi anak usia dini serta adanya keberlanjutan” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Adelin Alexandra, Marketing & Brand Manager Happy Hearts Indonesia yang dihubungi media via telepon. PAUD Hati Nurani merupakan salah satu sekolah yang sudah dibantu di Pulau Sumba khususnya SBD, sebelum memberikan bantuan pihaknya melakukan survey untuk memastikan dan memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan, setelah itu pihaknya juga mencari donatur-donatur lain yang peduli pada pendidikan sebagai patner dalam membangun gedung sekolah, perpustakaan dan kelengkapan fasilitas lainnya.

“Selain melengkapi sekolah-sekaolah yang dibangun dengan furnitur dan fasilitas belajar yang memadai termasuk mainan pendidikan, alat tulis dan fasilitas sanitasi, HHI juga memfasilitasi berbagai pelatihan untuk guru yang meliputi pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah, Pembelajaran Kreatif, Penelitian Tindakan Kelas, dan Peningkatan Kapasitas Guru” tutur Adelin.

Fasilitas Kendaraan bantuan Asuransi Astra untuk antar jemput anak-anak PAUD Hati Nurani

Selain itu untuk mendorong perilaku hidup sehat di kalangan murid, HHI  mengadakan pelatihan Air, Sanitasi dan Kebersihan (dikenal dengan WASH) bagi guru dan murid di sekolah yang dibangun. HHI juga menghubungkan donor dengan sekolah yang membutuhkan bantuan tambahan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Bantuan tambahan yang dimaksud termasuk menyediakan makanan bergizi, seragam, pemeriksaan kesehatan, serta memfasilitasi hari lingkungan dan hari profesi untuk menginspirasi anak-anak” ujarnya menutupi bincang-bincanng dengan media.*****

Liputan: Octav Dapa Talu,-