GUGUS TUGAS MARAPU SUMBA TIMUR DIBENTUK

Waingapu-SJ…………. Pembentukan Gugus Tugas Marapu Kabupaten Sumba Timur  untuk Meningkatkan Akses Layanan Sosial dan Pendidikan Bagi Penghayat Marapu di Kabupaten Sumba Timur Melalui Penguatan Partisipasi Politik.

Jesaya Sovianto Kila,  Direktur SID dan Rambu Ninu Wasak Lodang,  Direktur Yasalti memfasilitasi kegiatan Voice Global bekerja sama dengan Sumba Integrated Development (SID) dan Yayasan Masyarakat Tangguh Sejahtera (Marungga Foundation), pada Jumad 26 November 2021 di Resto Kasa Kandara Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Melalui Program Lii Marapu,  proyek ini bertujuan untuk meningkatkan akses partisipasi politik masyarakat sipil khususnya penghayat marapu baik secara sosial maupun pendidikan di Kabupaten Sumba Timur.

Terdapat empat kecamatan yang menjadi sasaran proyek yaitu Kecamatan Kota Waingapu, Kecamatan Umalulu, Kecamatan Rindi dan Kecamatan Kanatang. Proyek Lii Marapu ini akan dilaksanakan selama 24 bulan (2 tahun) terhitung dari September 2021 sampai Agustus 2023.

Kegiatan Pembentukan Gugus Tugas Marapu Tingkat Kabupaten Sumba Timur dilaksanakan selama 3 hari, Rabu sampai Kamis, tanggal 24-26 November 2021, bertempat di Restoran Kasa Kandara Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 26 orang, terdiri dari perwakilan Pemerintah Daerah Sumba Timur, NGO Lokal di Sumba Timur, dan Badan pengurus Marapu Kabupaten Sumba Timur dan Badan Pengurus Kecamatan Marapu Kecamatan.

Diawal sesi pembentukan Kelompok Kerja Marapu dijelaskan Project Manager Proyek Lii Marapu menyampaikan tujuan akan kegiatan ini untuk membentuk Kelompok Kerja Marapu dimana kelompok kerja akan membantu memperkuat kapasitas dan membantu Badan Pengurus Marapu dalam menjalankan fungsinya sesuai mandat organisasi dan kebijakan yang ada, dilanjutkan dengan  pemaparan  tentang kebijakan Nasional sampai Daerah yang mengatur tentang Penghayat Marapu, dilanjutkan dengan peserta mengali isu-isu yang mendasar pada kepercayaan Marapu yang ada selama ini.  

Baca Juga :   KADES WEEKURA DILAPORKAN KARENA NEPOTISME

Dihari kedua fasilitator memfasilitasi pembentukan Kelompok Kerja Marapu tingkat Kabupaten Sumba Timur dan dilanjutkan dengan rencana aksi yang akan dilakukan oleh Kelompok Kerja Marapu. Tujuan dari pemebentukan kelompok Kerja Marapu tingkat Kabupaten Sumba ini sebagai wadah melakukan kominikasi, koordinasi dan konsultasi untuk mendukung berjalannya Badan Pengerus Marapu Kabuapaten Sumba Timur.

Dihari ketiga peserta diajak untuk melihat aka rencana aksi yang sudah dibuat, ada pun rencana aksi tersebut untuk menjawab empat (4) isu yakni Kelembagaan Badan Pengerus Marapu, Pendidikan, Sosial Budaya dan Advokasi, untuk berkomitmen melakukan rencana aksi tersebut. Diakhir sesi peserta diberikan kesempatan untuk menantangani komitmen untuk mendukung pemenuhan hak-hak sipil penganut kepercayaan Marapu di Kabupaten Sumba Timur.

Ketua Kelompok Kerja Marapu terpilih Marthen U. Kaleka (Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia-BAPPEDA) Sumba Timur, dalam kesempatan ini mengatakan Kelompok Kerja Marapu Kabupaten Sumba Timur ini sangat baik dilakukan, karena berkaitan dengan pemenuhan akan hak-hak masyrakat Marapu yang mana bagian dari penduduk Sumba Timur.

Lanjutnya,  Kelompok Kerja Marapu ini dibentuk dengan keterlibatan lintas sektor  baik itu pemerintah, masyarakat dan swasta yang ada di Sumba Timur.  

“Saya berharap akan kerja sama kita untuk melakukan rencana aksi yang sudah kita susun bersama”  tuturnya saat menutup kegiatan tersebut. *** (Deni/007-21),-