GMKI Diharapkan Menjadi Penghulu Dalam Melahirkan Kebaikan SBD

Wakil Bupati SBD, Marthen Christian Taka, S.Ip (depan kanan) saat memberikan cindera mata untuk Ketum GMKI Korneles

Tambolaka-SJ………… Wabup SBD Marthen Christian Taka,S.IP  dalam sambutannya saat pelantikan BPC GMKI Tambolaka meminta agar GMKI Tambolaka ikut berkontribusi bagi daerah ini dengan mendukung program 7 jembatan emas. Ada banyak tantangan yang dihadapi  untuk membangun daerah ini. Pemda mengharapkan GMKI untuk menjadi penghulu dalam melahirkan kebaikan bagi masyarakat SBD.

Dirinya memberi apresiasi yang luar biasa bagi BPC GMKI yang baru dilantik oleh Ketum GMKI. Dirinya mengingatkan bahwa jabatan yang diterima ini adalah amanah yang harus dilaksanakan selama 2 tahun kedepan. GMKI dituntut untuk memperjuangkan keadilan dan selalu berpedoman pada Firman Tuhan.

“Kalau melihat sejarah hidup Tuhan Yesus lebih banyak sengsaranya, maka GMKI juga harus meneladaninya, GMKI dituntut untuk bekerja keras dan lebih banyak sengsara dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran” ungkapnya.

“7 program ini kalau kita urai sebagian besar dari program ini membutuhkan peran dari genearsi muda. GMKI sebagai organisasi dengan segudang pengalaman berkarya kami harap  menjadi mitra Pemda. Menjadi mitra tidak harus seiring sejalan tetapi juga bisa memberikan kritik dan masukan kepada Pemerintah manakala diperlukan kanal untuk menyampaikan aspirasi juga tersedia melalui DPRD. Lembaga ini bisa dipilh rekan-rekan GMKI untuk menyampaikan aspirasi berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan di SBD” ujarnya lebih jauh.

BPC GMKI Tambolaka periode 2019-2021 berpose bersama Ketum GMKI usai pelantikan

Untuk diketahui Badan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Tambolaka masa bakti 2019-2021 dilantik oleh Ketum GMKI Korneles  Galanjinjinay Senin, 11-11-19 di gedung GKS Tambolaka Sumba Barat Daya (SBD) disaksikan Wakil Bupati SBD, Marthen Christian Taka, S.Ip, Senior-senior GMKI, Koordinator wilayah 7 GMKI, PMKRI SBD, GMNI dan para tamu undangan lainnya.

Baca Juga :   HUMAN TRAFFICKING MASALAH SERIUS BAGI MAHASISWA SUMBA

Ketua terlantik BPC GMKI Tambolaka, Ishak Charles Umbu Mimiramenerima keputusan ini dan siap menjalankan program-program GMKI ke depan serta  sekaligus melakukan perbaikan-perbaikan.

“2 tahun kedepan kami akan berbebanah diri dalan melakukan perbaikan-perbaikan serta mempersiapkan kader-kader, mempersiapkan pemimpin-pemimpin untuk masa mendatang” ujarnya dalam sambutan usai pelantikan.

Dirinya juga berharap agar GMKI Tambolaka menjadi organisasi kader pada gereja, pemerintah, senior dan masyarakat agar menjadi organisasi yang mampu menjadi mitra pemerintah dan lembaga-lembaga terkait lainnya serta ikut mengkawal program 100 hari pemerintah SBD.

Mewakili senior GMKI Simon Malo Kii mengatakan senior adalah salah satu elemen organisasi yang tidak bisa dipisahkan dalam  kehidupan organisasi GMKI. Dirinya berharap kedepan agar senior-senior GMKI di 3 kabupaten yaitu Sumba Barat, Sumba Tengah dan SBD memberikan dukungan dan membackup BPC GMKI Tambolaka yang baru dilantik ini.

“Dimana  ada GMKI disitu ada senior-senior yang selalu menjadi kekuatan yang baik untuk melengkapi adik-adik sekalian, sehingga mungkin perlu dibentuk atau digalang pembentukan senior GMKI yang tersebar di 3 kabupaten ini.  GMKI adalah organisasi kader sehingga perlu ada berbagai aktifitas untuk mendukungnya. GMKI harus selalu menjadi mitra kritis Pemerintah, kritik yang dilakukan adalah kritik yang membangun untuk Pemerintah, Gereja maupun masyarakat.” Ungkapnya.

Pdt. A.A.Nono, S.Th saat memimpin ibadah singkat sebelum pelantikan BPC GMKI Tambolaka

Lebih lanjut Simon juga menghimbau agar kehadiran kawan-kawan dari organisasi lain seperti PMKRI dan GMNI yang merupakan kelompok Cipayung harus menjadi kawan jangan menjadi lawan. OKP-OKP ini  harus menjadi mitra dalam berdiskusi.

Hal senada diungkapkan oleh Ketum GMKI  Korneles  Galanjinjinay dalam sambutannya bahwa GMKI tidak bisa lepas dari senior-seniornya. Kehadiran senior-senior sangat dibutuhkan untuk memberikan teladan, pemikiran-pemikiran yang mendukung adik-adik mahasiswa di BPC GMKI Tambolaka saat ini yang baru dilantik.

Baca Juga :   Orang Kodi Bodoh Itu Hanya Mitos
Wabup SBD dismabut oleh senior-senior GMKI saat memasuki GKS Tawo Rara

Dirinya  juga mendukung dibentuknya satu wadah bagi senior-senior GMKI di Sumba seperti yang sudah dibuat ditingkat nasional. Dirinya mengingatkan bahwa GMKI sebagai pusat sekolah latihan. Kehadiran GMKI untuk membina dan mempersiapkan sehingga diperlukan pengkaderan yang terus menerus.

“Catatan yang kedua adalah konsep dasar itu sangat penting, pemahaman terhadap konstitusi, etika dan budaya organisasi perlu diperhatikan oleh BPC GMKI Tambolaka yang baru dilantik saat ini. Kita harus banyak membaca untuk memahaminya semua dan melakukan pengembangan-pengembangan organisasi” katanya.

Lebih lanjut Korneles menegaskan GMKI selalu konsisten baik itu dari visi misinya, strukturnya dan apa yang diprogramkan. Semuanya tidak lepas dari 3 aspek yaitu mengajar, membina dan mempersiapkan kader-kader untuk membantu gereja.

Pelantikan BPC GMKI Tambolaka ini sebelumnya dimulai dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Pdt. Aderita Andi Nono, S.Th. Dalam khotbahnya Pdt. Andi mengambil tema Alfa dan Omega. GMKI harus berani menegakkan keadilan di tengah masyarakat, gereja dan perguruan tinggi di Sumba Barat Daya.

“Saat ini begitu banyak ujaran kebencian, rasa curiga, intimidasi, ancaman, gangguan dan tindakan kekerasan karena alasan perbedaan, juga tindakan kejahatan dan aksi terorisme yang menelan banyak korban dan mengganggu kehidupan berbangsa” tuturnya.

Sehingga GMKI Tambolaka harus memahami nilai-nilai yang tertuang dalam butir-butir Pancasila, mempertahankan dan menegakkan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Semangat Pancasila dan Kekristenan yang inklusif mesti diwujudnyatakan dalam program-programnya serta perilaku segenap civitasnya untuk menghadirkan syalom Allah di bumi.

“Seluruh pengurus cabang GMKI Tambolaka yang akan dilantik sebentar, harus  mampu memperbaiki komunikasi di tataran  internal dan eksternal sehingga tugas di tiga medan layan yaitu gereja, perguruan tinggi dan masyarakat bisa dijalankan dengan baik” ujarnya menutupi khotbahnya. *****

Baca Juga :   Bupati SBD Launching Pembagian Dana Bansos Kemensos RI

Penulis : Octa Dapa Talu,-