Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah SBD Gelar Lomba Literasi Penerus Bangsa

Suarajarmas.com – Dalam rangka menyambut HUT ke-78 Republik Indonesia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menyelenggarakan lomba diantaranya lomba bercerita untuk tingkat SD, lomba pemilihan duta baca untuk tingkat SMP dan lomba pidato untuk tingkat SMA se-kabupaten SBD yang berlangsung di ruang aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten SBD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (9/8/2023).

Kegiatan lomba tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum pada Setda Kabupaten SBD, Drs. Lukas Ngongo Gaddi yang disaksikan oleh Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten SBD, Kasar Pol-PP SBD, Kepala BPBD Kabupaten SBD, para tim juri dan seluruh peserta lomba.

Dalam sambutan Bupati SBD yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum pada Setda Kabupaten SBD, Drs. Lukas Ngongo Gaddi mengatakan bahwa dalam pelaksanaan lomba bercerita tingkat SD, demikian lomba pemilihan duta baca tingkat SMP dan juga lomba pidato tingkat SMA se-kabupaten SBD dengan sebuah tema “Literasi Penerus Bangsa“.

Berbicara tentang literasi adalah berbicara tentang kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, menghitung, dan menyelesaikan masalah pada tingkat tertentu dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, literasi tidak pernah terlepas dari kemampuan berbahasa.

“Lomba ini merupakan salah satu upaya mengembangkan dan membudayakan gemar membaca bagi peserta didik dengan tujuan menumbuh kembangkan minat dan kegemaran membaca melalui berbagai macam bacaan dan media untuk menanamkan citra budaya bangsa. Lomba ini juga dapat menarik minat baca anak terhadap buku-buku dan citra budaya daerah serta menumbuhkan citra budaya nasional”, katanya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki minat pembaca dan bangsa yang generasi penerusnya melalui karakter pendidikan, baik formal maupun non formal yang mengacu pada pembelajaran, peningkatan moral, keterampilan dan kreativitas. Pendidikan tersebut tentunya melibatkan keluarga, sekolah maupun masyarakat termasuk di dalamnya menumbuh kembangkan kegemaran membaca bagi anak-anak sejak usia dini.

Baca Juga :   KADIS NAKERTRANS TUTUP PELATIHAN BLKK CAHAYA KASIH

Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kegemaran membaca dapat dilakukan dengan tiga unsur yaitu keluarga melalui perpustakaan yang difasilitasi oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, satuan pendidikan yang mengembangkan dan menumbuhkan minat baca melalui perpustakaan sekolah dan masyarakat melalui media publikasi.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam membudayakan kegemaran membaca yaitu melalui penyelenggaraan lomba-lomba diantaranya lomba bercerita untuk tingkat SD, pemilihan duta baca untuk tingkat SMP dan lomba pidato untuk tingkat SMA yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Kabupaten SBD sebagai salah satu bentuk untuk meningkatkan kegemaran membaca bagi masyarakat dan lebih khususnya bagi siswa-siswi.

“Jika anak menjadi remaja yang gemar membaca, maka kita akan memiliki generasi bangsa yang cerdas, berkarakter, bermartabat, dan berakhlak mulia. Suatu karakter yang baik dibentuk dari pola pikir pendidikan baik formal maupun non formal”, ujarnya.

Melalui kesempatan ini saya menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten SBD bersama seluruh staf sebagai penyelenggara seluruh kegiatan lomba, baik lomba bercerita untuk tingkat SD, lomba pemilihan duta baca untuk tingkat SMP dan lomba pidato untuk tingkat SMA se-kabupaten SBD tahun 2023.

Kepada anak-anak didik sebagai peserta lomba yang menjadi perwakilan dari sekolah masing-masing manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan tentu ini merupakan sebuah kompetisi pertandingan, dan pasti akan ada yang menang dan yang kalah. Dan kekalahan itu merupakan hal yang biasa, tidak boleh berkecil hati karena masih ada kesempatan di waktu yang akan datang. Dan kekalahan juga merupakan kemenangan yang tertunda perlu diterima dengan lapang dada.

“Jadilah generasi penerus bangsa yang bersinar, karena masa depan rakyat Kabupaten SBD ada pada pundak kalian sebagai peserta didik. Oleh karena itu tetaplah bersemangat dan percaya diri untuk menata masa depan menjadi lebih baik. Selamat berlomba dan jadilah generasi yang berprestasi”, tuturnya.*** (Isto/005-23).-