DESMA CENTER GELAR KAMPANYE PEDULI LINGKUNGAN HIDUP & PERUBAHAN IKLIM

Suarajarmas.com – Bertempat di Desa Pero Konda Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (26/7/2023) DESMA Center melakukan kegiatan Kampanye Kesadaran Aksi Peduli Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim bagi Peserta Didik SMK Pariwisata di Desa Wisata Sumba.

Kegiatan yang dilakukan di pesisir pantai dan kawasan mangrove Desa Pero Konda ini juga bertepatan dengan Hari Mangrove Sedunia yang dirayakan setiap tahun pada tanggal 26 Juli. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa jurusan pariwisata dari 5 (lima) SMK dampingan DESMA Center, yaitu SMKS Pancasila Tambolaka, SMKN 2 Kota Tambolaka, SMKS Bakti Luhur Tambolaka, SMKS Efata Omba Rade, dan SMKN 1 Waikabubak. Para siswa juga didampingi oleh guru dan Kepala dari masing-masing sekolah.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati SBD, Marthen Christian Taka, S.IP.,  Muhammad Arief (Dinas Kelautan & Perikanan Prov Ntt Cabang Sumba), Joshua Argentino Tampubolon (BKKPN), Hendrik Riwu (Sahabat Mangrove Melolo), Yance (Sahabat Mangrove Melolo), Boyke Hutapea (Programme Manager Sumba).

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kab. SBD, Pupu Purwaningsih (Koordinator lokal Misereor untuk Indonesia), Kepala Desa Pero Konda beserta jajarannya, Ketua BUMDes Pero Indah, Kepala Bank NTT USPD Kori, serta beberapa perwakilan dari Konsorsium Gita Pertiwi, Komunitas Peduli Lingkungan (KODUKUNG), OMK Paroki Bondo Kodi, asosiasi pariwisata, antara lain HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia), PHRI (Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia), ASITA (Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies), Koramil 1629-02/Kodi, serta Kordinator Pengawas (Korwas) SMA/SMK/SLB Dinas P&K Provinsi NTT untuk wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya dan Sumba Barat.

Wakil Bupati SBD, Marthen Christian Taka, S.IP. memberikan arahan agar seluruh siswa, sekolah dan masyarakat untuk dapat meningkatkan kesadaran tentang masalah lingkungan dan perubahan iklim.

Baca Juga :   Lamar GTD, MDT Diantar Ribuan Massa.

“Betapa pentingnya aksi nyata kita semua untuk peduli terhadap lingkungan khususnya mengurangi sampah dan menjaga mangrove yang ada disekitaran warga setempat sehingga menjadi implementasi praktik berkelanjutan dalam sektor pariwisata” ungkap Wabup Christian Taka..

Dirinya berharap adanya dukungan masyarakat dan pihak terkait untuk pelestarian lingkungan dan pariwisata berkelanjutan sehingga dapat mendukung program pemerintah yang ada.

“Dengan kampanye ini diharapkan dapat memotivasi peserta didik untuk menjadi duta lingkungan dan mengajak masyarakat serta pelaku pariwisata lainnya untuk turut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan” harapnya.

Boyke Hutapea,  Programme Manager Sumba DESMA Center yang dihubungi media ini manuturkan kegiatan kampanye ini merupakan bagian dari Program TVET for Sustainable Tourism Development in Sumba didukung oleh Misereor/KZE dan diimplementasi oleh DESMA Center. Penguatan Kapasitas SDM Pariwisata ini bertujuan mewujudkan Program pendidikan sekolah kejuruan pariwisata di Sumba agar memenuhi kebutuhan dan persyaratan industri pariwisata, sehingga menawarkan kesempatan kerja yang lebih baik bagi kaum muda serta mendukung pariwisata berkelanjutan di Sumba.

Boyke menjelaskan, program ini meliputi penguatan Kapasitas manajemen sekolah kejuruan pariwisata yang sejalan dengan kurikulum merdeka serta konsep pariwisata berkelanjutan; Kapasitas guru dalam pengetahuan pedagogi, tentang pengajaran dan pariwisata berkelanjutan; Kemitraan SMK Pariwisata-Industri Pariwisata; dan Kapasitas kewirausahaan siswa dalam penciptaan bisnis pariwisata berkelanjutan.

Diakhir kegiatan, Boyke Hutapea  menyerahkan 2 (dua) set tempat pemilahan sampah kepada Desa Pero Konda yang diterima langsung oleh Koda Sigore, selaku Kepala Desa, disaksikan oleh seluruh peserta yang hadir. *** (Octa/002-23).-