DESA WALI ATE GELAR PELATIHAN PEMBUATAN KLOSET

Kades Wali Ate, Yosep B. Talu (kedua dari kanan) saat membuka kegiatan pelatihan kloset didampingi sekretaris Weyk RRP, Lodo L. Raya (kedua dari kiri) dan TPID dan Istruktur lainnya

Wewewa-SJ………………… Pemerintah Desa Wali Ate Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) gelar Pelatihan Pembuatan Kloset Tahun Anggaran 2019, Jumat (22/11/19). Kloset ramah lingkungan yang merupakan kebutuhan masyarakat untuk sanitasi berbasis masyarakat merupakan kebutuhan yang cukup mendesak guna mendukung program pemerintah SBD 7 Jembatan Emas untuk desa sehat.

Kepala desa Wali Ate Yosep B. Talu dalam pembukaan pelatihan mengatakan kegiatan ini merupakan program kerja pemerintah desa di tahun anggaran 2019 untuk mendukung program sanitasi berbasis masyarakat STBM).

“Mayoritas masyarakat desa Wali Ate belum memiliki WC yang menggunakan kloset ramah lingkungan, dan untuk mengadakan dengan menggunakan dana desa harga kloset di toko cukup tinggi, dengan dasar pemikiran itu kami ingin memberdayakan masyarakat Wali Ate khususnya yang mempunyai keahlian seperti tukang batu yang ada dengan memberikan pelatihan ini” ungkapnya.

Lebih lanjut Yosep mengatakan jika hasil dari pelatihan ini bagus dan peserta sudah memiliki keahlian, bukan tidak mungkin pembuatan kloset ini dijadikan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) guna membantu peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kita akan berdayakan masyarakat dalam pembuatan kloset untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Wali Ate, tetapi jika peserta sudah mendapat ilmu dan mampu memproduksi banyak untuk bisa dijual, bukan tidak mungkin ini akan menjadi BUMDes” tuturnya lebih jauh.

Sebelum mengadakan pelatihan pemerintah desa Wali Ate sudah membeli 3 buah mal (cetakan) kloset sebagai modal awal bagi para tukang yang ada di Wali Ate. Kedepan akan dianggarkan lagi agar setiap dusun bisa memiliki 5 mal sehingga total cetakan yang dimiliki adalah 20 unit.

Baca Juga :   DESA KARANG INDAH TOLAK BERGABUNG DENGAN SUMBA BARAT

“Kita sudah punya mal 3 buah, dalam waktu dekat kita akan upayakan untuk beli  kompresor untuk pengecatan kloset. Dan kemungkinan tahun depan kita akan tambah malnya. Target kami selain memenuhi kebutuhan kloset di Wali Ate, kami juga akan siap menjadi pelatih dalam pembuatan kloset nanti” harapnya.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih pada Weyk RRP 3-4 GKS Mata yang menjadi instruktur dalam pelatihan ini. Dirinya berjanji pembuatan kloset ini akan terus berlanjut sehingga tidak sia-sia ilmu dan pengetahuan yang sudah diperoleh, dan program pemberdayaan masyarakat terus berjalan sesuai dengan komitmen desa pada saat mengikuti Bursa Inovasi Desa di Galatama tahun 2018 yang lalu.

Hal senada diungkapkan oleh Lodo L. Raya sekretaris Weyk RRP 3-4 GKS Mata yang turut hadir memberikan pelatihan bersama instruktur lain dari GKS Mata. Dirinya mengapresiasi Pemdes Wali Ate yang menindaklanjuti hasil Bursa Inovasi Desa (BID) tahun 2018 yang lalu dengan mengadakan pelatihan saat ini.

“Ini merupakan replikasi dari BID tahun 2018 yang dilakukan oleh Pemdes Wali Ate. Kebutuhan akan kloset ramah lingkungan ini akan semakin meningkat, sehingga kita mendorong setelah mendapatkan ilmu dan keahlian yang dibutuhkan Pemdes menindaklanjutinya dengan mengembangkan di masyarakat. Pemdes bisa menggunakan orang-orang yang mempunyai keahlian seperti tukan dan pemuda untuk mengembangkan pembuatan kloset ini” katanya.

Lodo juga berharap  desa Wali Ate nanti bisa menjadi pelatih di desa-desa tetangganya karena melihat begitu antusias 20 orang peserta  mengikuti pelatihan ini. Dirinya sangat optimis dengan kesiapan masyarakat Wali Ate dalam pengembangan program pembuatan kloset ini.

Pantauan media pelatihan pembuatan kloset ini diikuti oleh perwakilan 5 orang per dusun, dan disaksikan langsung oleh BPD. Sekretaris Desa,  Kaur Desa, TIPD Wali Ate dan tokoh masyarakat serta Ketua Weyk RRP 3-4 Marthen Rawang bersama tim pelatih dari Weetabula. Kegiatan ini sendiri berlangsung selama 3 hari dari 22-24 November 2019. ****

Baca Juga :   Babinsa 01/Laratama Lakukan Komsos dengan Masyarakat Watu Kawula

Liputan: Octa Dapa Talu,-