BUPATI NELIS HADIRI HUT SMA MANDA ELU KE 43

Kepala Sekolah SMA Manda Elu Drs. Yakobus Tamo Ama (kiri) saat menerima kue ulang tahun SMA Manda Elu yang 43 dari Alumni SMA Manda Elu

Tambolaka-SJ ………………Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dr. Kornelius Kodi Mete bersama ibu Ny. Margaretha Tatik Mete menghadiri perayaan HUT ke 43 SMA Swasta Manda Elu, pada Jumat, 17 Januari 2020 di aula SMA Manda Elu Weetabula Tambolaka SBD.

Perayaan HUT ke 43 SMA Manda Elu berlangsung meriah dan semarak yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Manda Elu, kepala sekolah bersama guru-guru, para alumnus, tokoh agama, tokoh pendidikan, mantan kepala sekolah dan mantan guru SMA Manda Elu serta seluruh siswa-siswi SMA Manda Elu bersama tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya ketua Yayasan Pendidikan Manda Elu Nicodemus Neka Dunga, BA mengatakan sekolah ini adalah milik masyarakat, dengan usianya yang sudah mencapai setengah abad sarana prasarana pendukung SMA Manda Elu sudah lengkap, sehingga tinggal bagaimana manajemen dari kepalsa sekolah didalam mengaturnya untuk mencapai visi misi pendidikan dan memberikan pelayanan pendidikan yang optimal bagi masyarakat.

Ketua Yayasan Pendidikan Manda Elu, Nicodemus Neka Dunga, BA dalam sambutannya

“Guru-guru harus kreatif, inovatif, disiplin dan bekerja secara ikhlas sehingga SMA Manda Elu dapat menciptakan manusia yang berkualitas yang berguna bagi SBD dan bangsa dan Negara Republik Indonesia” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Nicodemus juga sempat mengulas sejarah Yayasan Pendidikan dan sejarah SMA Manda Elu yang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi saat ini untuk terus berjuang dan bekerja keras demi mewujudkan SMA Manda Elu sebagai lembaga pendidikan yang mampu menciptakan generasi-generasi penerus bangsa.

Baca Juga :   JF COURSE BANGUN KEMITRAAN DENGAN de DAMA

Kepala SMA Manda Elu Drs. Yakobus Tamo Ama dalam sambutannya menjelaskan kondisi SMA Manda Elu saat ini dimana jumlah siswanya sudah mencapai 1.130 orang yang terdiri dari 33 kelas. Hal ini membuktikan bahwa SMA Manda Elu masih mendapat kepercayaan dari masyarakat khususnya dari Kodi, Loura dan Wewewa.

Walaupun Yakobus menyayangkan dengan perpindahan SMA ditangani oleh Pemerintah Provinsi pada saat ini bukannya semakin maju perhatiannya tetapi malah mengalami penurunan, tetapi dirinya mempunyai tekad untuk mewujudkan SMA Manda Elu yang mampu menghasilkan insan yang kreatif, inovatif dan kompetitif yang merupakan tuntutan jaman sekarang dan harapan masa depan.

Kepsek Yakobus juga menjelaskan perkembangan yang dialami oleh SMA Manda Elu yang mempunyai banyak kegiatan ekstrakurikuler untuk menambah ilmu dan wawasan para siswanya. Dirinya juga berharap agar para guru terus meningkatkan mutu dan kualitasnya demi menghasilkan siswa-siswi yang berprestasi. Dirinya juga mengharapkan dukungan dari komite sekolah dan para orang tua murid untuk menjadikan SMA Manda Elu sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas.

Bupati Nelis saat memberikan sambutannya dalam HUT SMA Manda Elu ke 43

Dalam sambutannya Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete mengucapkan selamat atas usia 43 tahun yang sudah matang bagi SMA Manda Elu. Bupati berharap SMA Manda Elu terus meningkatkan kualitas dan produktivitas guna menghasilkan siswa siswi yang kreatif, inovatif dan menjadi harapan bangsa dan Negara kedepan.

“Diusianya ke 43 tahun ini buahnya sudah banyak yang dihasilkan oleh SMA Manda Elu sampai ke luar negeri. Jadi untuk para siswa agar mempunyai motto belajar, belajar dan belajar” ungkapnya memberi apresiasi pada SMA Manda Elu.

Lebih lanjut dr. Nelis menjelaskan dari 450.000 jiwa penduduk SBD saat ini yang mencari pekerjaan untuk sarjana pendidikan sudah mencapai 1.148 yang melamar sebagai guru honor, sarjana eksakta 800 orang, sarjana yang lain 479 orang, ini merupakan tantangan yang dihadapi SBD saat ini.

Baca Juga :   Bahtera Dorong Tata Kelola & Akuntabilitas Yang Baik Disektor Pendidikan

“Oleh karena itu kita mempunyai kewajiban untuk melahirkan orang-orang yang mempunyai keahlian wirausaha yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga untuk bisa menciptakan lapangan pekerjaan maka sekolah dituntut mempunyai pelajaran ekstrakurikuler yang dapat membantu memberikan keahlian bagi siswa” tuturnya.

Bupati Nelis juga menjelaskan dengan predikat Pulau Sumba sebagai pulau terindah saat ini maka ada peluang untuk menciptakan kesempatan kerja dibidang pariwisata. Hal inipun sesuai dengan program 7 jembatan emas saat ini yaitu desa wisata.

Dipantau oleh media ini perayaan HUT SMA Manda Elu yang berdiri pada 17 Januari 1977 yang lalu berlangsung meriah yang juga diselingi dengan hiburan-hiburan oleh para siswi dan alumni SMA Manda Elu. Pemotongan kue Ulang Tahun dipandu oleh Ibu Bupati SBD Ny. Margaretha Tatik Mete. Acara perayaan HUT ke 43 ini ditutup dengan acara ramah tamah dan sesi foto bersama. *****

Liputan: Octav Dapa Talu,-

Leave a Reply

Your email address will not be published.