BUDAYA SUMBA JADI ITEM UTAMA ADVOKASI GEMPAR SUMBA

Waingapu-SJ……… Gerakan Pemuda Untuk Pariwisata atau Gempar Sumba melakukan Dialog Pariwisata dan Pentas Budaya AKN Sumba Timur tepatnya tanggal 9 juni 2018. Gempar yang merupakan Aliansi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Sumbatimur, Dewan Pimpinan Komisariat AKN Sumba Timur dan Komunitas Ana Tana ini berpendapat bahwa anak muda harus turut serta dan menjadi kader Pariwisata di Sumba Timur.

Dialog pariwisata dimulai dari pukul 10.00 wita ini dihadiri setidaknya 60 peserta dari berbagai latar belakang organisasi yakni Dari DPK GMNI FIS Unkruswina, GMKI Cab. Waingapu, IKPML Waingapu, Ana Humba Community, Hipmahkan Waingapu, Senat Mahasiswa Unkriswina dan Senat Mahasiswa STT GKS Lewa dan Stube Hemat Sumba.  Dialog yang di moderatori Sepritus Tangaru Mahamu ini menghadirkan 3 pemateri utama yakni Delis H. Waly, Florianus Paulus Ngera dan Frangky Ranggabani.

Kegiatan yang di Buka oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Frangky Ranggabani ini berjalan Lancar dan berjalan sangat seru karena semua peserta sangat tertarik dengan dialog yang bertema “Menuju Pariwisata Sumba yang maju dan berbudaya” ini.

“Tadi saat selesai seremonial pembukaan kami buka dengan Tarian kadingang dan luluk Sumba yang memang adalah ciri khas dari budaya Sumba” tutur Derias Umbu Pati selaku Ketua Bem AKN Sumba Timur

(kiri ke kanan) Sepritus Tangaru Mahamu (moderator), Delis H Waly (anggota Advokasi Wisata Indonesia), Franky Ranggabani (Dinas Pemuda dan Olahraga) dan Umbu Nababan (Pembina Ana Humba Community) saat pemaparan materi

Deri juga menambahkan bahwa ini adalah bentuk kepedulian kaum muda terhadap perkembangan Pariwisata dan harapannya dialog hari ini bisa terwujud dalam aksi nyata yang dilakukan oleh semua stake holder.

Sepakat dengan Deri Ketua Komunitas Ana Tana, Kristiani Pedi mengucapan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dan berharap semua dapat mengikuti pentas Budaya AKN Sumba timur yang akan dilaksanakan sore hari nanti.

Baca Juga :   RAYAKAN HUT KE-18 DIKMABA POLRI, TTNT ASADE SALURKAN BANSOS UNTUK IBU REGINA

Krustiani mengatakan “Komunitas Ana Tana yang Nota benenya masih Remaja dan anak-anak memang sangat konsen untuk isu Pariwisata dan Kebudayaan sehingga setiap anggota kami sangat antusias melaksanakan kegiatan ini”.

Kegitan Pentas Budaya AKN Sumba Timur kemudian dilanjutkan pukul 17.00 Wita di Halaman Kampus AKN sumba Timur dengan Menampilkan Luluk, Tarian, Fasion Show, teatrikal, pembacaan Puisi dan Orasi.

Sepritus Tangaru Mahamu selaku ketua DPK GMNI AKN Sumba Timur menyampaikan harapan dari kegiatan Ini agar perkembangan Pariwisata ini mampu membuat sektor-sektor Ekonomi Lainnya ikut meningkat dan dengan banyak wisatawannya, ketahanan budaya kita agar dapat di pertahankan.

“Wisatawan yang masuk kedaerah kita harus mengadopsi budaya kita bukan sebaliknya kita mengadopsi budaya asing caranya ya kita harus mengemas budaya kita dengan baik dan menarik” imbuhnya.  (Tim-SJ),-