ADI LALO LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID SAYYID SULAIMAN WAIKELO

Tambolaka-SJ,- Assietn I kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Fransiskus Adi Lalo meletakan batu pertama pembangunan masjid Sayyid Sulaiman Waikelo pada Minggu, 15 Oktober 2017 dilanjutkan oleh Dandim 1613 Sumba Barat Letkol Inf. Fifin Zudi Saefudin, Kapolres Sumba Barat AKBP M. Erwin, disaksikan Tokoh Agama MUI Sumba Barat, MUI SBD serta seluruh umat Masjid Sayyid Sulaiman Waikelo

Dalam sambutannya mewakili Bupati Markus Dairo Talu yang tidak sempat hadir, Adi Lalo mengatakan Pemda SBD perlu berterima kasih pada umat Muslim di Waikelo karena sudah mendukung kegiatan-kegiatan pembangunan di SBD khususnya di pelabuhan laut Waikelo

Fransiskus Adi Lalo saat memberikan sambutan
Fransiskus Adi Lalo saat memberikan sambutan

Fransiskus Adi Lalo yang pernah menjabat sebagai Kaban Kesbangpol juga mengapreasi hubungan antar umat beragama di SBD dan peran serta umat Muslim di Waikelo yang juga sangat berperan dalam menjaga kerukunan umat beragama. Pemerintah mengapresiasi segala kegiatan keagamaan  di SBD, karena adanya kerjasama yang baik antar Imam-imam Masjid, Pastor, Pendeta dan lain-lain dalam meredam semua isu yang memecah belah hubungan antar umat beragama

Pada kesempatan yang sama juga Adi Lalo menghaturkan permohonan maaf pada pedagang asal Waikelo yang beberapa waktu lalu dalam proses penyelesaian pasar Rada Mata, ada tindakan pemerintah yang kurang berkenan.
Memang pemerintah mengalami dilematis, disatu sisi program pemerintah memang harus dipindahkan ke pasar yang baru di Wepangali, tetapi disisi lain karena tuntutan kegiatan perdagangan, di pasar baru itu banyak warga masayrakat Waitabula yang enggan kesana sehingga mengakibatkan banyaknya barang dagangan yang tidak laku, ikan yang dijual tidak begitu laku disana, akhirnya masyarakat membawa pulang barang dagangannya dan berjualan dipinggir jalan Radamata, sehingga terjadi konflik antara pedagang dengan petugas satpol PP SBD” ungkapnya

Baca Juga :   RTRW, DASAR PEMBANGUNAN BERBASIS PERENCANAAN

Turut hadir Kapolres Sumba Barat AKBP M. Erwin dan Dandim Sumba Barat Letkol Fifin Zudi Saefudin
Turut hadir Kapolres Sumba Barat AKBP M. Erwin dan Dandim Sumba Barat Letkol Fifin Zudi Saefudin

Lebih lanjut Adi Lalo berharap  konflik yang pernah terjadi, proses pemindahan pedagang asal Waikelo dari pasar Rada Mata ke Wepangali sudah selesai

Dalam kesempatan yang sama juga Adi Lalo menyampaikan pesan dari Bupati MDT yang secara pribadi menyumbangkan 200 sak semen. Serta sumbangan pribadi Asisten I SBD Adi Lalo sebesar uang satu juta Rupiah.
ini merupakan sumbangan pribadi dari bupati maupun saya, Pemda akan mendukungnya pembangunan masjid Sayyid Sulaiman Waikelo, dan kepada pengurus masjid atau panitia pembangunan agar memasukan proposal ke Pemda SBD” ungkapnya.
Ketua Panitia Pembangunan Umbu Hasan dalam sambutan pembukanya menjelaskan kondisi Masjid Sayyid Sulaiman Waikelo sudah tidak memadai lagi dalam menampung umat yang terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Masjid sudah tidak mampu lagi memberikan pelayanan dan kenyamanan umat Islam dalam melakukan ibadahnya.
Usia masjid sudah 20 tahun sudah tidak memadai lagi untuk menampung umat Islam dalam melakukan ibadah sholat Idul Fitri maupun Idul Adhaungkapnya.
Hingga pada acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Sayyid Sulaiman Waikelo, pembawa acara Arifin Ibrahim mengatakan sudah terkumpul sumbangan Rp. 60.300.000 dari total anggaran pembangunan yang direncanakan 6 Milyard lebih.  (OC$),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.