SMAK ST. FRANSISKUS ASISI POGO PARII SEGERA DIBANGUN

Pogo Parii-SJ…… Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Santo Fransiskus Asisi Pogo Parii desa Elu Loda, kecamatan Tana Righu, kabupaten Sumba Barat -NTT segera di bangun dan membuka pendaftaran Calon Siswa baru setelah di Survey Lokasi oleh Ketua Yayasan Pendidikan Nusa Cendana (YAPNUSDA) Rm. Marcel Pingge Lamunde, Pr.,  Minggu (5/6/2022).

Rm.Marcel, Pr di dampingi, Petrus Lende, S.pd., M.A, Dominikus Bulu Dappa,A.Md,  pengurus dewan Stasi, umat dan Toko Masyarakat saat melakukan survei lokasi untuk mendirikan sebuah SMA Katolik dalam rangka Mendekatkan pelayanan pendidikan di tengah Masyarakat SMA Katolik ini akan bernaung di bawah Yapnusda.

Dominikus Bulu Dappa, A.Md salah satu tokoh masyarakat yang di temui media ini mengatakan, kami sangat mendukung rencana ini pendirian Sebuah sekolah (SMA Katolik St. Fransiskus Asisi) sejalan dengan tujuan Negara mencerdaskan generasi penerus bangsa dan Negara serta mendekat pelayanan kepada anak-anak SMP, karena Jarak SMA disini cukup jauh dengan Jarak 5KM, sehingga adanya SMA ini betul-betul mendekatkan pelayanan dan anak-anak kami tidak jauh-jauh untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Doni Dappa mengharapkan dengan Adanya SMA ini mampu membuka lapangan pekerjaan baru di tempat ini, karena banyak anak-anak kami yang melakukan studi di kampus Swasta maupun Negeri yang berada di Sumba maupun luar Sumba setelah menyelesaikan studi Mereka kembali ke daerah mereka untuk mengabdi dan membangun daerahnya.

Hal senada di sampaikan Petrus Lende, S.Pd.,M.A setelah melakukan Misa Yang di Pimpin langsung oleh Rm. Marcel, Pr selaku ketua Yapnusda kami berdiskusi dengan Umat, pengurus Dewan Stasi, toko Pemuda, toko masyarakat mendukung secara penuh rencana ini dan mengambil nama Santo pelindung yaitu Santo Fransiskus dari Asisi nanti Sekolah ini memiliki Nama SMA Katolik Santo Fransiskus Asisi. Dengan hadirnya SMA Katolik ini membantu Para Siswa yang berada di 3 desa bisa mendekat pelayanan sehingga tidak jauh-jauh lagi bersekolah yang jaraknya 5 KM. Dengan Antusias umat dan Masyarakat kami langsung tinjau lokasi tempat sekolah ini di bangun.

Baca Juga :   STKIP WeeTobula Selenggarakan Seminar Pendidikan Matematika Realistik Indonesia

Lebih lanjut Petrus yang merupakan dosen STIKIP Weetebula dan Putra asli Tana Righu menutur harapannya agar seluruh Umat , pengurus Dewan Stasi serta tokoh Pemuda, tokoh Masyarakat menerima rencana yang mulia ini serta meminta secara penuh Yapnusda memayungi sekolah ini sehingga kedepannya tidak ada halangan dan rintangan.

“Saya sangat berharap agar umat dan masyarakat setempat tetap bersatu menerima dan mendukung secara penuh rencana pembangunan sekolah ini” ujarnya.

Hingga berita ini di tayangkan ketua Yayasan Pendidikan Nusa Cendana Rm. Marcel Pingge Lamunde,Pr belum bisa di konfirmasi terkait dengan rencana pendirian Sekolah di Stasi St Gerardus Mayella Pogo Parii. Antusias masyarakat sangat tinggi dengan hadirnya sekolah ini dengan di tandai pemberian lahan untuk pendirian Sekolah. *** (EBuga/010-22).-