Satgas Covid-19 SBD Gencar Lakukan Pemeriksaan di Bandara Tambolaka

Tambolaka-SJ…… Dalam mengantisipasi masuknya virus corona di Pulau Sumba secara umum Sumba Barat Daya (SBD) khususnya,  Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 SBD gencar lakukan pemeriksaan bagi penumpang kapal laut/feri di pelabuhan Waikelo maupun pesawat udara di bandar udara Tambolaka.

Tim Satgas yang terdiri dari tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat, TNI/Polri, Pol PP melakukan pemeriksaan orang-orang yang masuk ke SBD. Semua penumpang dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, mendata penumpang untuk mengetahui data diri dan tujuannya serta memberikan edukasi untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari di rumah dan tempat tujuannya masing-masing.

Tim Satgas membagi diri menjadi 3-4 kelompok untuk membedakan penumpang dengan tujuan SBD, Sumba Barat dan Sumba Tengah. Penumpang tujuan Sumba Barat dan Sumba Tengah dilakukan pemeriksaan dan didata serta diberi edukasi untuk ditindak lanjuti di kabupaten masing-masing, sedangkan penumpang tujuan SBD diwajibkan karantina satu hari satu malam di RSUD Pratama Reda Bolo untuk diberi edukasi serta melihat perkembangan kesehatan mereka.

Semua penumpang yang berasal dari daerah merah covid-19 dinyatakan ODP oleh tim satgas dan akan dipantau terus oleh tim satgas di tingkat kecamatan dan desa. Penumpang tujuan SBD masing-masing didata secara lengkap dengan mengambil identitas diri mereka

Ketatnya pengawasan bagi orang-orang  yang masuk SBD ini dilakukan dengan prinsip lebih baik mencegah daripada mengobati. Hingga saat ini belum ada yang positif covid-19, diharapkan keadaan ini akan bertahan terus mengingat angka masyarakat yang mudik dari luar Sumba setiap berkisar 60-130 orang.

Jika ada yang sedang kedukaan tim satgas langsung memberikan himbauan agar paling lama satu sudah dilakukan pengebumian, dan para pelayat dihimbau untuk selalu menjaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun.

Baca Juga :   Posko COVID-19/SBD Gencar Sosialisasi 5M di Sekolah

Dipantau oleh media ini tim satgas covid-19 SBD tingkat kabupaten bertugas siang malam dengan cara saling bergantian, sedangkan tim satgas di tingkat kecamatan dan desa melakukan sosialisasi dan edukasi dengan masuk langsung ke pemukiman penduduk dan tempat-tempat umum untuk memastikan karantina mandiri selama 14 hari.

Bupati dan Wakil Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete dan Marthen Chritian Taka, S.IP juga tidak ketinggalan melakukan sosialisasi dan edukasi di tingkat desa, sedangkan TNI/Polri pada malam hari juga melakukan patrol untuk memastikan tidak adanya orang berkumpul di tempat umum.

Data terakhir per 14 April 2020 di SBD, pelaku perjalanan dari daerah/area terjangkit covid-19 berjumlah 1.706 orang, total orang dalam pemantauan (ODP) 158 orang, total ODP yang sembuh 29 orang, ODP yang masih dipantau 129 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) = 0 dan positif corona = 0. Sedangkan ODP untuk kecamatan Loura = 10 orang, Wewewa Timur = 17 orang, Wewewa Selatan = 13 orang, Wewewa Tengah = 19 orang, Kota Tambolaka = 16 orang, Wewewa barat = 19 orang, Wewewa Utara = 5 orang, Kodi = 10 orang, Kodi Utara = 14 orang, Kodi Balaghar = 7 orang dan Kodi Bangedo = 8 orang. *****

Liputan: Team-SJ,-