Cegah Covid dan Stunting Ini Yang Dilakukan Akper Waingapu

Waingapu-SJ……..Ditengah pandemi Covid-19 banyak kegiatan yang tertunda dan tidak bisa terlaksana termasuk kegiatan pendampingan di kelurahan Temu oleh tim Dosen Akademi Keperawatan Waingapu. Agenda tahunan pendampingan ini dubah menjadi pengabdian masyarakat ditengah pandemi, Dosen di Akademi Keperawatan (Akper) Waingapu melaksanakan pengabdian masyarakat dikelurahan Temu, Kecamatan Kanatang Kabupaten Sumba Timur Nusa Tenggara Timur (NTT),  Sabtu (04/07/20).  

Hal ini merupakan bagian dari dari tugas sebagai Dosen yang terbagi atas 3 hal utama yakni mengajar di kampus, melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat. Demikian disampaikan Maria Kareri Hara,S.Kep, Ns, M.Kes.,  Ketua Tim sekaligus Ketua Program Studi Keperawatan Waingapu kepada media ini.

“Kelurahan Temu ini merupakan kelurahan binaan kami dimana setiap tahun kami akan melakukan pendampingan dan juga sosialisasi mengenai pola asuh agar terhindar dari stunting,  tetapi sayangnya ditengah pandemi ini kegiatan tersebut tidak bisa dilaksanakan sehingga kemudian kegiatan tahun ini kami mengubahnya dari pedampingan menjadi bentuk berbagi kasih” ungkap Maria.

Pegabdian masyarakat kali ini menurut Maria memiliki 2 fokus utama yakni  pembagian masker kepada balita dan ibu dari balita untuk mencegah covid-19 dan pendampingan kepada keluarga bayi Gizi kurang atau dibawah garis merah sebagai upaya pencegahan stunting.

Maria menambahkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini Tim Dosen dan mahasiswa ini  bermitra bersama kader posyandu di kelurahan Temu untuk mengantarkan ke rumah-rumah balita yang merupakan kelompok balita gizi kurang dan dibawah garis merah,  dimana balita-balita yang dikunjungi ini tidak mengalami pertambahan berat badan selama 2 bulan terakhir.

Dalam kegiatan masyarakat kali ini Maria menceritakan ada 20-an balita yang berhasil dikunjungi dengan membagikan masker untuk anak dan ibunya selain itu juga sebagai bentuk dukungan pihaknya juga membantu masing-masing keluarga dengan sembako seadanya.

Baca Juga :   Sosialisasi dan Edukasi Protokol Kesehatan di Dispenduk SBD

“Kami selalu melakukan pendampingan terkait pola asuh anak, pola makan yang baik dan bagaimana memperlakukan anak,  hal ini diharapkan bisa membantu masyarakat terhindar dari dari Covid-19 dan juga anak-anak yang kami dampingi bisa berkecukupan gizi dan bisa berat badannya naik melalui pendampingan yang kami lakukan ” harapnya.

Maria menyampaikan dalam pengabdian masyarakat kali ini pihaknya mengujungi satu posyandu yakni posyandu Mawar Mboka tetapi secara umum sasaran pendampingan dan sosialisasi yang dilakukan adalah keluarga-keluarga dengan bayi gizi kurang atau dibawah garis merah yang tersebar diseluruh kelurahan Temu. **** (Team SJ),-