SATBRIMOB POLDA NTT KIE 4 YON A SUMBA BARAT DAYA GENCAR LAKUKAN PENCEGAHAN COVID 19

by -517 views

Tambolaka-SJ………. Satuan Brimob Polda NTT Kompi 4 Batalyon A Sumba Barat Daya (SATBRIMOB POLDA NTT KIE 4 YON A SBD) kembali lagi melakukan upaya pencegahan Covid 19 di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) usai melakukan penyemprotan di Mako Brimob Senin 23 Maret kemarin.  Pada Rabu (25/3/20) kembali lagi Danki Brimob Iptu Jhoni Martin bersama personilnya melakukan penyemprotan di rumah-rumah ibadah.  

Disaksikan Kadis Kesehatan SBD, drg. Yulianus Kaleka, Wakil Ketua I DPRD SBD, H. Syamsi P. Golo, ST dan staf kesehatan/Puskesmas personil Kompi 4 Batalyon A Sat Brimob POlda NTT melakukan penyemprotan di Masjid Al Falah Waitabula pada pagi hari. Usai melakukan penyemprotan di Masjid Al Falah rombongan personil Brimob yang terdiri atas 2 mobil dan beberapa kendaraan roda dua melanjutkan penyemprotan di kantor Bank NTT SBD.

Penyemprotan disinfektan di Masjid AL Falah Waitabula

Disiang  hari sebelum jam makan siang rombongan personil Brimob kembali lagi melanjutkan penyemprotan di gedung GKS Mata hingga bahan-bahan disinfektan yang disediakan ludes habis. Direncanakan akan dilanjutkan lagi keeseokan harinya, bahkan jika memungkinkan semua tempat-tempat umum seperti sekolah, pasar, pelabuhan dan lain sebagainya akan dilakukan penyemprotan oleh personil Brimob Kompi 4 Batalyon A Pelopor SBD.

Danki Brimob Iptu Jhoni Martin yang dihubungi media di sela-sela penyemprotan mengatakan  rencana pihaknya akan melanjutkan penyemprotan ke tempat-tempat umum lainnya seperti sekolah, tempat ibadah yang belum dimasuki, pasar, dan tempat umum lainnya.

Penyemprotan Kantor Bank NTT di Tambolaka

“Untuk tenaga penyemprotan semua personil Brimob kami siapkan 1 x 24 jam. Kami akan stand by, apabila dibutuhkan kami sudah siap” tegasnya.

Lebih lanjut Iptu Jhoni tetap menghimbau agar masyarakat untuk tetap tenang tidak perlu panic menghadapi situasi dunia saat ini. Dirinya meminta agar masyarakat patuh pada himbauan-himbauan dari Mentri Kesehatan, Kapolri dan Pemda SBD.

“Himbauan-himbauan ini agar ditaati, karena semuanya bertujuan baik agar kita bisa memutus mata rantai covid 19, dan pada warga yang bandel, kami tidak segan-segan untuk tindak, sekali lagi masyarakat jangan panik” ungkapnya tegas.

Danki Brimob, Kadis Kesehatan dan Wakill Ketua I DPRD SBD berbincang-bincang di depan Masjid Al Falah

Wakil Ketua I DPRD SBD, H. Syamsi  P. Golo, ST yang juga adalah ketua majelis taklim Masjid Al Falah memberi apresiasi yang luar biasa pada kesatuan Brimob Kompi 4 Batalyon A Pelopor SBD yang melakukan gerakan cepat menanggulangi penyebaran covid 19 saat ini.

Dirinya mengatakan gerakan cepat yang sudah dilakukan oleh Brimob SBD ini harus segera ditiru oleh semua pihak, stake holder yang ada sehingga kita secara bersama-sama memangkas penyebaran covid 19 jika sudah masuk ke SBD.

“Tanpa kerja sama kita tidak akan mampu antisipasi penyabaran virus ini, masyarakatpun harus mendukung dan ikut bekerja sama sehingga penyebaran virus ini bisa terhenti dan kita berdoa banyak supaya virus ini tidak mengena pada kita di SBD khususnya dan Sumba pada umumnya” tuturnya.

Danki Brimob Iptu Jhoni Martin (kiri) Wakil Ketua I DPRDSBD, H. Syamsi P. Golo, ST usai bincang-bincang dengan media SJ

H. Syamsi P. Golo yang juga adalah Wakil Ketua I DPRD SBD memaklumi kendala yang dihadapi oleh Mako Brimob SBD dengan adanya keterbatasan bahan baku disinfektan. Dirinya mengatakan pihaknya (DPR red) sudah menyetujui anggaran Dinkes untuk penanggulangan virus Corona.

“Kemarin kami sudah bertemu Kadis Kesehatan   dan ketua Tim Satgas Plt. Sekda dan kami siap untuk mengalokasikan dana sampai dengan 8M, tetapi menurut alokasi kemarin mereka mempersiapkan dana sebesar 4M, apabila ada hal-hal yang kurang pada satuan Brimob bisa dikoordinasikan dengan Satgas yang sudah dibentuk, sehingga gerakan cepat yang dilakukan oleh personil Brimob tidak terganggu” ujarnya.

Penyemprotan di gedung GKS Mata Waitabula

Dirinya menjelaskan dengan adanya dukungan ini, tidak hanya Dinas Kesehatan saja yang bergerak tetapi semua kesatuan yang ada termasuk TNI/Polri bisa mendapat support dari tim Satgas Penanggulangan Corona.

Lebih lanjut H. Syamsi juga menegaskan bahwa dukungan pendanaan ini masih dari Dinas Kesehatan belum menyentuh dan dari BNPB sehingga diperkirakan total dana yang akan dialokasikan oleh Pemda SBD bisa mencapai 12M.

Pantauan media pelaksanaan penyemprotan disinfektan oleh personal Brimob ini mendapat apresiasi yang luar biasa baik dari Pemerintah, DPRD dan masyarakat. Sayangnya keterlambatan proses penyemprotan ini karena keterbatasan bahan baku yang ada di SBD. Ada beberapa bahan obat-obatan yang harus dibeli dari luar Sumba. Sehingga jika tim Satgas Penanggulangan Corona SBD sudah bisa memberi dukungan, maka diyakini dalam waktu kurang lebih satu minggu ini semua tempat-tempat umum sudah bisa mendapat penyemprotan disinfektan. *****

Liputan: Octav Dapa Talu,-