MITRA GRAMEDIA SUDAH ADA DI SUMBA BARAT DAYA

Tambolaka-SJ.,…… PT. Gramedia sebagai sebuah perusahaan besar yang focus dalam penerbitan buku-buku pendidikan, sosial dan ekonomi sudah malang melintang di kancah Nasional dalam menunjang peningkatan pendidikan di Indonesia. Dalam upaya mendekatkan diri dengan masyarakat pencinta buku-buku, lebih khusus lembaga-lembaga pendidikan PT. Gramedia terus mengembangkan sayapnya ke seluruh nusantara, demikian pula dengan pangsa pasar yang di Kabupaten Sumba Barat Daya – NTT.

Sebenarnya keberadaan Mitra PT Gramedia di Sumba sudah ada sejak bulan Februari 2017, namun mitra yang ditunjuk belum memberikan kontribusi yang memuaskan sehingga nyaris keberadaan untuk pengembangan Gramedia di Sumba  ditutup, namun kepekaan dan kepedulian dari koordinator untuk keberadaan Gramedia di Sumba Barat Daya (SBD) cukup penting maka ditunjuklah mitra Gramedia yang baru atas nama Inocencia Vivincia Eden Adolf.

Seperti yang disampaikan oleh Masdian Sabtu, 28 April 2018 yang lalu di desa Pogo Tena Kecamatan Kota Tambolaka kabupaten SBD,  hal ini didasarai antusias dan respon Pemerintah Daerah SBD sangat bagus.

“Namun sayang respon balik mitra kami di daerah tidak peka menangkap peluang tersebut untuk menindaklanjuti pengembangan aktivitas Penawaran Buku-buku dan literasi dari PT. Gramedia ke sekolah-sekolah bahkan di perguruan tinggi yang ada di Sumba Barat Daya sehingga Keberadaan Mitra kami tidak diketahui dan sempat vakum selama satu tahun lebih,” jelas Masdian yang juga dalah Koordinator PT Gramedia untuk wilayah Zona 5 sumba dan Alor.

Lebih lanjut Masdian menyampaikan keberadaan Mitra Gramedia di SBD sangatlah strategis mengingat keberadaan lembaga pendidikan cukup banyak yang sudah barang tentu kebutuhan dan  ketersediaan bahan bacaan yang bermutu bagi anak anak diperlukan, sehingga  usaha dan upaya kami untuk menempatkan Mitra Gramedia sangatlah jelas dan tepat mengingat ini bagian dari salah satu upaya mendukung  Pemerintah Daerah dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan di SBD.

Baca Juga :   MERIAHKAN DIES NATALIS KE-21, UNKRISWINA ADAKAN 21 KEGIATAN
Masdi (Kanan) bersama mitra baru Gramdia di SBD

Masdian sebagai Koordinator untuk wilayah  zona 5 menjelaskan bahwa berdasarkan surat edaran Kemendikbud No 12 tahun 2016 tentang pembelian  buku teks pelajaran bagi sekolah pelaksana  kurikulum 2013 tahun pelajaran 2016/2017 terdapat 10 perusahaan  penerbit yang menjadi penyedia buku kurikulum 2013 tahun 2016/2017 salah satunya PT Gramedia.
selain dari pada itu PT Gramedia sesuai rekomendari untuk penawaran buku dari penerit PT Gamedia mengacu pada Kemendikbud nomor 173/P/2017 tentang penetapan harga  eceran  tertinggi  (HET) buku Kurikulum 2013.

Lebih lanjut Masdian menyampaikan untuk harga Kelas 7, 8, 10, dan 11 mengacu pada permendikbud  173/P/2017 dan kemudian kelas 9 dan 12  mengacu pada permendikbud nomor 93/P/2018.

Jika tidak sesuai Permendikbud,  sekolah tidak usah beli sekalipun selisih 1 rupiah, buku yang disalurkan lewat PT Gramedia adalah buku sudah disubsidi oleh pemerintah, dan sekolah yang memesan buku sudah memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN),” pesan Masdian.

Selain itu juga keungulan dari pemesanan lewat PT. Gramedia adalah

  1. Kemasan paling tinggi seberat 15 kg. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pengecekan barang yang dipesan, relatif anak bisa membantu memindahkan dan menghindari saat buka kemasan barang tidak tercecer.
  2. Pesanan bisa dan mudah dilacak oleh pemesan/ mudah mengakses  lewat online halaman administrasi buku sekolah.
  3. Buku masuk dulu baru proses transaksi berjalan tetapi, bisa lihat mekanisme pencairan dana bos. Hindari panjar/uang muka transaksi sekolah bisa langsung ke bank briva BRI plus NPSN nomor pokok sekolah Nasional mudah terbaca oleh pengelolaan BOS pusat dan Gramedia.

“Harapan terbesar dengan adanya mitra Gramedia di Sumba, Gramedia bisa memfailitasi  centra buku terbitan PT Gramedia,” pungkas Masdia. (AH),-