Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Patuh Pada Protokol Kesehatan

Pdt. Arianti Bili, S.Th, ketua BPMJ GKS Kererobbo

Tambolaka-SJ…… Hingga saat ini kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) khususnya dan Provinsi NTT pada umumnya masih negative covid 19. Namun demikian angka ODP terus mengalami peningkatan data tertakhir per (1/4/20) untuk NTT ODP= 609 orang, PDP= 2 orang dan Positif Covid 19= 0 orang. Lebih khususnya untuk SBD, ODP= 43 orang, PDP = 0, Positif Covid 19 = 0; Sumba Barat, ODP= 5 orang; Sumba Tengah, ODP = 4 orang dan Sumba Timur ODP = 42 orang.-

Sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19,  masyarakat diminta untuk saling bekerja sama dan patuh terhadap protokol kesehatan pemerintah.  Kepatuhan masyarakat terhadap protokol ini untuk menjamin efektifitas kebijakan social distancing untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kabupaten SBD. Masyarakat diminta bisa saling bekerja sama dan patuh terhadap protokol kesehatan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah.

Ketua MUI SBD, Ahmad Abubakar, MM (kiri) bersama ustadz Wildan

Ketua DPRD SBD,  Rudolf Radu Holo menghimbau kepada seluruh masyarakat SBD agar tetap waspada terhadap pandemi covid-19 yang tengah melanda negara saat ini,  masyarakat diminta untuk bisa saling bekerja sama,  mematuhi perintah yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah melalui surat edaran terkait pembatasan aktifitas sehari-hari.  

“Selain itu kepatuhan masyarakat dalam mengisolasi diri secara mandiri dan juga bisa menyikapi pandemi ini secara bijak” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten SBD,  Ahmad Abubakar juga menghimbau kepada masyarakat,  melihat kondisi yang terjadi saat ini agar bisa patuh terhadap segala perintah yang telah di keluarkan baik itu dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.  

Ketua DPRD SBD, Rudolf Radu Holo (kiri) bersama Bupati dan Wakil Bupati SBD

Ditempat terpisah Pdt. GKS Kererobo (ketua BPMJ GKS Kererobo) Pdt. Arian Bili, S.Th  juga meminta masyarakat untuk tidak menganggap reme covid 19 ini. Sesuai dengan anjuran-anjuran yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah dirinya meminta agar masyarakat menghindari berpergian ke tempat-tempat umum jika tidak ada hal yang sangat penting.

Baca Juga :   PEMDA SBD GELAR RAKOR PERSIAPAN DAN PENCEGAHAN VIRUS CORONA

Melaksanakan aktifitas didalam rumah seperti bekerja, belajar dan beribadah didalam Rumah Tangga, selain itu juga membiasakan menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan serta menjaga jarak.

Sosialisasi dilakukan oleh tenaga Satpam RS. Karitas Weetebula

“Berkaitan dengan dengan menghindari bepergian atau melaksanakan kegiatan di tempat umum, kami telah melakukan itu di GKS Kererobo. Sesuai dengan himbauan dari PGI dan Sinode GKS sementara ini jemaat beribadah di  rumah tangga masing-masing. Jika  gereja saja sudah melaksanakan itu padahal itu adalah keputusan yang tidak mudah, maka masyarakat harus mengikuti anjuran-anjuran Pemerintah maupun lembaga-lembaga keagamaan” tuturnya.

Dirinya juga berharap agar Pemerintah Kabupaten SBD terus melakukan tindakan-tindakan pencegahan seperti yang sudah dilakukan selama ini pemeriksaan dan penyemprotan disinfektan. Khusus untuk Bandar udara dan pelabuhan agar diperketat pengawasan bagi penumpang-penumpang yang baru kembali dari daerah-daerah merah covid 19.

Sosialisasi dan Himbaun Gencar Dilakukan

Satgas Covid 19 yang diitentukan oleh Pemerintah baik dari tingkat Kabupaten dan Kecamatan saat ini gencar melakukan sosialisasi di rumah-rumah dan memberi himbauan-himbauan kepada masyarakat baik yang diperkotaan maupun di desa-desa.

Petugas Posko Satgas Covid 19 di sekretariat Galatama Tambolaka

Tidak hanya itu TNI/Polri gencar melakukan penyemprotan dan sosialisasi pencegahan covid 19 di tempat-tempat umum dan rumah ibadah. Korps Brimob Kompi 4 Batalyon A Pelopor SBD sudah melakukan penyemprotan hampir semua tempat-tempat umum dan rumah ibadah di kecamatan Kota Tambolaka.

Ditingkat kecamatan,  Tripika (Kecamatan, Polsek dan Koramil) juga turun langsung ke desa-desa untuk lakukan pencegahan dan sosialisasi pada masyarakat di kampung-kampung.

Dipantau oleh media ini sesuai hasil rapat tentang Tim Satgas Covid 19 untuk pelaksanaan karantina ODP, disepakati mulai Jumat (3/4/20) akan dilakukan edukasi bagi semua orang masuk dari luar SBD melalui bandara Tambolaka maupun pelabuhan laut Waikelo. Sedangkan diperbatasan darat antara kabupaten  SBD dan Sumba Barat yang akan ditangani oleh aparat TNI dan Polri serta Polsek dan kecamatan setempat.*****

Baca Juga :   KESADARAN MASYARAKAT UNTUK DIVAKSIN MENINGKAT

Liputan: Octav Dapa Talu,-

Leave a Reply

Your email address will not be published.