Kreatifitas Metode Pengajaran Ditengah Keterbatasan.

Tambolaka-SJ………. Pendidikan di Sumba Barat Daya (SBD) haruslah dimulai dengan persepsi yang sama bahwa pendidikan itu milik bersama, bukan saja Dinas, Guru-Guru dan kepala sekolah yang merelakan anak-anaknya datang setiap hari dengan harapan mendapat hak mereka. Demikian diungkapkan Wakil Bupati SBD Drs.Ndara Tanggu Kaha saat membuka kegiatan TALKSHOW PENDIDIKAN DAN GELAR KARYA pada Rabu, 8-8-2018 di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Puspem Kadula SBD. 

Wakil Bupati Drs. Ndara Tanggu Kaha memukul gong tanda dibukanya kegiatan Talkshow Pendidikan dan Gelar Karya

Lebih lanjut Ndara Tanggu menekankan Kreatifitas Metode Pengajaran di Tengah Keterbatasan dapat dijadikan sebuah awal dari niat bersama.

“Semua yang hadir disini untuk menyebar virus-virus kebaikan keseluruh antero SBD,  yang hadir disini saya harap untuk menjadi pioner, pelopor bagi upaya bersama menjadikan pendidikan sebagai ujung tombak pembangunan seutuhnya di SBD” katanya.

Wakil Bupati SBD ini berharap agar kegiatan yang digagas oleh INOVASI dapat menambah spirit pengabdian dan menjadi sumber motifasi serta inovasi guru-guru,  agar semangat dalam mendedikasikan  seluruh kemampuan demi kemajuan di SBD.

Dalam kesempatan yang sama, Provincial Manajer Provinsi NTT Heronimus Hugi menyampaikan melalui proses selama 5 bulan ini untuk 12 sekolah mitra yang ada sekarang akan  di tambah 13 sekolah sehingga menjadi 25 sekolah mitra untuk mengenal kesulitan siswa di kabupaten SBD dari Inovasi.

“Untuk 5 bulan kedepan kita akan mendatangkan mitra yang mempunya keahlian khusus bagaimana melatih guru menggunakan pendekatan dengan Bahasa Daerah, khusus 25 Sekolah Mitra kursus literasi, program Inovasi berlaku di 4 kabupaten (SBD, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Timur) serta menerapkan kepemimpinan di kabupaten Sumba Barat Daya” ungkapnya.

Baca Juga :   PERAN GURU BAGI PENDIDIKAN ANAK-ANAK SUMBA BARAT

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yohana Linggo Lango dalam sekapur sirihnya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan INOVASI di SBD mengidentifikasi banyak masalah yang terjadi baik pendidik maupun siswa.

“Banyak hal yang dilakukan oleh Inovasi untuk mendorong dan memberi kekuatan kepada kita untuk maju pantang mundur.Tanpa kerja keras tidak akan ada perubahan dalam dunia pendidikan” tuturnya.

Moderator dalam acara Tlakshow ini oleh Kepala Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Weetebula, Cristoforus Dowa Bili, M.Pd dengan Mengangkat 5 tema utama dengan 5 Narasumber dari berbagi lingkup oleh Wakil Bupati SBD, Drs. Ndara Tanggu Kaha, Fasilitator Nasional Inovasi ibu Cici, Kadis P dan K Yohana L. Lango, Manajer Inovasi Heronimus Hugi. Kegiatan ini sendiri dipadati oleh pengunjung untuk melihat langsung pameran pendidikan oleh sekolah-sekolah mitra. (EB),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.