KORAMIL 1629-02/KODI BERSAMA PUSKESMAS BONDO KODI GELAR VAKSINASI TERPUSAT

Kodi-SJ……….. Koramil 1629-02/Kodi bersama Puskesmas Bondo Kodi melaksanakan apel gabungan dalam rangka pelaksanaan Vaksinasi terpusat di Desa Kadoki Horo Kecamatan Kodi Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur, Selasa (26/10/21).

Hadir dalam apel bersama tersebut Danramil 1629-02/Kodi, Kapten Inf. Tohir Y. Saputra, Sekretaris Kecamatan Kodi Agustinus Daru Kaka, Kepala Puksekemas Bondo Kodi  Margreta Pidja, Am. D Kep., Kepala Desa Kadoki Horo Daniel Dita Mete,  Babinkamtibmas Polsek Kodi dan  Bripka Dolvin dari Polsek Bondo Kodi.

Apel bersama yang dilaksanakan pada pagi hari ini, bertujuan untuk menyamakan persepsi serta melaksanakan vaksinasi secra terpusat demi kelancaran dan keamannya.

Danramil 1629-02/Kodi, Kapten Inf. Tohir Y. Saputra, kepada media ini mengatakan secara sinergis Kodim 1629/SBD mendukung penuh tenaga kesehatan di SBD dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk mem beri pelayanan vaksinasi bagi masyarakat.

“Kami akan mendampingi dan mengawasi pelaksanaan vaksinasi agar berjalan lancar, teratur dan aman” ungkap Danramil.

Sementara itu di tempat terpisah Sertu Gaudensius Bria dan Serda Suhardi melaksanakan pendampingan Serbuan Vaksinasi COVID-19 di Kantor Desa Kalena Rongo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten SBD, Nusa Tenggara Timur.

Bersama tenaga kesehatan Puskesmas Kori dan Babinkamtibmas Polsek Kori menyelenggarakan kegiatan vaksinasi bagi masyarakat Kodi Utra.

Terpantau oleh media ini pelaksanaan kegiatan vaksinasi di Kecamatan Kodi dan Kodi Utara berjalan lancar tanpa mengalamai halangan ataupun kendala teknis di lapangan.

Dandim 1629/SBD, Letkol Inf. Alfat Denny Andrian yang dihubungi media ini membenarkan adanya kegiatan pelaksanaan serbuan vaksinasi di Kodi dan Kodi Utara.

Dirinya mengatakan, Kodim 1629/SBD akan mendukung penuh upaya-upaya Pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagai masyarakat SBD agar berjalan lancar. Dengan berjalannya vaksinasi ke pelosok-pelosok desa, Dandim berharap upaya pencegahan dan upaya memutus mata rantai COVID-19 di SBD dapat segera terwujud.

Baca Juga :   Luar Biasa 1.916 Masyarakat Antusias Ikuti Serbuan Vaksinasi di Kodim 1613/Sumba Barat

“Kita bersyukur saat ini sudah tidak kedengarran lagi ada p[asien COVID yang meninggal dunia, tetapi kita juga prihatin karena sekarang SBD kembali lagi masuk dalam level 3 PPKM” ungkap Letkol Alfat pada media ini via telepon, Selasa (26/10/21) malam.

Lebih lanjut Dandim Alfat berharap agar masyarakat tidak takut untuk divaksin, karena dengan mendapat vaksinasi, imun tubuh kita menjadi kuat dan tahan terhadap virus Corona.

“Walaupun sudah divaksin, tidak berarti kita tidak patuh lagi pada protokol kesehatan, saya minta agar kita tetap patuhi protokol kesehatan khususnya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau memakai hand sanitizer serta selalu menjaga jarak. Karena musuh kita ini tidak kelihatan dengan kasat mata” pungkasnya. *** (Octa/002-21),-