Waikabubak-SJ…….. Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Sumba Barat, Bripka Lalu Fauzi Wadi memberikan himbauan berlalulintas, sekaligus dengan giat memberikan topi berkebun kepada masyarakat di kelompok tani dapur hidup Imanuel Satu yang selama ini telah dibina. Bertempat di kelompok tani Imanuel Satu, kampung Libulantoro, Desa Sobarade, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat Kamis (27/08/20).

Kanit Dikyasa Polres Sumba Barat Bripka Lalu Fauzi Wadi memberikan himbauan kepada masyarakat agar pada saat mengendara sepeda motor harus menggunakan helem, tidak boleh boncengan lebih dari 1 orang, dan harus memiliki SIM (surat ijin mengemudi) dan petugas kepolisian kembali membantu memberikan topi berkebun, untuk dipakai di kebun.
“Agar masyarakat anggota kelompok tani tidak kepanasan dan terhindar dari hujan rintik, antisipasi musim penghujan tiba, sekaligus memberikan contoh cara bercocok tanam, tanaman sayur, hortikultura supaya hasil sayuran yg di tanam meningkat” ungkap Lalu.

Kegiatan pembinaan ini dilakukan pada saat ada waktu luang serta tidak mengganggu tugas demi dan untuk masyarakat dan bisa meningkatkan pangan atau ekonomi keluarga dimasa pandemi covid-19 serta menghimbau masyarakat harus bisa memulai hidup dengan kebiasaan baru di masa pandemi covid-19 ini.
Kata Bripka Lalu, apabila ada kejadian kamtibmas dilingkungan masyarakat, agar secepatnya melaporkan kejadian tersebut ke anggota bhabinkamtibmas atau ke kantor polisi terdekat, untuk ditindaklanjuti. Disampaikan kepada masyarakat juga, agar tetap semangat dalam bekerja, tidak terpengaruh oleh orang luar kelompok, yang mencoba merusak kekompakan yang sudah terbina dengan maksud dan tujuan tertentu, dengan menguntungkan dirinya sendiri. Serta pada saat keluar rumah agar selalu menggunakan masker dan selalu hidup bersih dengan selalu mencuci tangan, menjaga kesehatan guna mencegah atau terhindar dari covid-19.

Dalam kesempatan itu masyarakat kelompok tani berterimakasih kepada kepolisian Resor Sumba Barat, karena anggota Sat Lantas Polres Sumba Barat telah membina dan ikut serta bergotong royong dalam pembuatan pondok di kebun.
Masyarakat juga memberikan ucapakan terimakasih kepada kepolisian karena telah diberikan bantuan topi untuk digunakan saat berkebun dan telah melaksanakan pembinaan, memberikan contoh bercocok tanam sehingga masyarakat kelompok tani ada perubahan dan hasil yang baik.

Kepolisian juga selalu hadir dan aktif di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat mau mendengar dan mau melaksanakan himbauan dari petugas Kepolisian. Terjalin kerjasama antara polisi dan masyarakat yang di kunjungi, untuk bersama-sama menjaga kamtibmas dan terjalin persaudaraan yang baik di masyarakat. *** (Yunia),-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
