GUGUS DEPAN STKIP WEETABULA DIKUKUHKAN

Tambolaka-SJ………….. Gugus Depan STKIP Weetabula, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) resmi dikukuhkan Sabtu (24/9/2022) sore di aula STKIP oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) SBD, Bernadus Bulu. Selain mengukuhkan Gugus Depan STKIP juga dilakukan pelantikan Majleis Pembimbing Gugus Depan STKIP Weetabula.

Hadir menyaksikan acara pengukuhan itu, Ketua Yayasan Pendidikan Nusa Cendana, Rm Marselinus Lamunde dan sejumlah dosen dan mahasiswa/i STKIP Weetabula.

Usai mengukuhkan Majelis Pembimbing Gugus Depan, ketua Kwarcab SBD, Bernadus Bulu mengaku senang dengan adanya Gugus Depan STKIP Weetabula. Hal itu dikarenakan keberadaan Gerakan Pramuka dapat memberikan banyak manfaaf buat kaum muda yang kini sedang menuntut ilmu di STKIP. Salah satunya adalah pembangunan karakter manusia Sumba Barat Daya dan Indonesia pada umumnya.

“Saya harap Majelis yang baru dilsntik  bisa mengembangkan kepramukaan di Gudep STKIP Weetabula ini dengan semua ilmu yang ada,” ungkap Bernardus Bulu.

Sementara itu Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Gudep) STKIP Weetabula, Wilhelmus Yape Kii kepada wartawan mengakui bahwa keberadaan Gudep STKIP Weetabula sangat krusial buat pihaknya.

Wilhelmus Yape Kii menilai gerakan Pramuka sangat penting bagi masa depan Indonesia. Sebab, gerakan Pramuka dapat dijadikan salah satu cara untuk mendidik karakter generasi muda pada umumnya, khususnya mahasiswa STKIP Weetebula yang nantinya akan menjadi penerus estafet bangsa ini.

“Kita akan menciptakan generasi muda terutama mahasiswa yang unggul dan bisa menjadi problem solver penyelesai masalah di masyarakat, melalui wadah pramuka banyak hal yang bisa kita lakukan, dan nanti program-program yang kita buat akan berbeda-beda,” ujar Wilhelmus Yape Kii yang juga ketua STKIP Weetebula itu.

Selain itu, Wilhelmus Yape Kii menyebut gerakan pramuka sangat penting berada di lingkungan kampus Weetebula. Pasalnya, unit kegiatan mahasiswa ini seirama dengan adanya kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Baca Juga :   Mario Dan Alex Terpilih Sebagai Ketua Dan Wakil Ketua BEM STKIP Weetabula

Artinya, mahasiswa diberi kebebesan untuk memilih mata kuliah di luar jurusannya. Salah satunya lewat kegiatan gerakan Pramuka tersebut.

“Sekarang sudah ada kurikulum merdeka belajar berkarakter Pancasila. Mahasiswa akan diberi kebebasan untuk memilih mata kuliah diluar jurusannya. Salah satu caranya yakni lewat kegiatan pramuka ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Wilhelmus Yape Kii menjelaskan, kedepannya gerakan Pramuka di STKIP Weetebula akan melakukan kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami).

Program kegiatan Perjusami kata dia, sudah direncanakan sejak pembentukan gerakan Pramuka Gudep STKIP wetebula sebelum dikukuhkan. Kegiatan gerakan Pramuka Gudep STKIP Weetebula ini akan melibatkan seluruh mahasiswa semester I, II dan III.

“Tentunya kita sudah memiliki rencana kegiatan sejak belum dikukuhkan. Kita rencanakan kedepannya untuk melakukan perkemahan Jumat Sabtu dan Minggu dan akan melibatkan mahasiswa dari semeseter ganjil,” jelasnya.

Dengan demikian, Wilhelmus Yape Kii meyakini bahwa gerakan Pramuka akan Kembali diminati oleh mahasiswa yang kini sudah mulai meninggalkannya.

Wilhelmus Yape Kii menuturkan, kehadiran gerakan Pramuka Gudep di STKIP Weetebula akan menjadi bekal bagi mahasiswa ketika menyelesaikan proses perkuliahan. Apa lagi, mahasiswa STKIP Weetebula merupakan calon guru yang akan menyebar di seluruh lembaga pendidikan baik ditingkat SD, SMP dan SMA. *** (Octa/009-22).-