D’Dama Salurkan Bantuan Motivasi di Paroki Kalembu Weri

Kalembu Weri-SJ….. Dominggus Dama (D’Dama) anggota DPRD Provinsi daerah Pemilihan Dapil Sumba menyalurkan bantuan motivasi berupa Bola Voli dan Net serta Tangki semprot di paroki Kalembu weri keuskupan Weetebula, Senin (12/07/2021) di Desa Kalembu Weri, Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD)-NTT.

Anggota DPRD NTT, D’Dama (kanan) saat menyerahkan bantuan bola pada pemuda gereja Paroki Kalembu Weri disaksikan Pastor Paroki, Rm Polikarpus Mehang Praing, Pr., (tengah)

Didampingi Pastor Paroki Kalembu Weri, Rm. Polikarpus Mehang Praing, Pr,   dalam arahannya pada saat Reses D’Dama mengatakan bahwa bantuan motivasi ini nilai atau harganya kecil dan bapak/ibu bisa beli sendiri namun tolong bapak ibu gunakan sebaik-baiknya dan semoga bermanfaat.

Lebih lanjut D’Dama mengatakan bahwa bantuan motivasi bola voli ini untuk meningkatkan bakat dan minat masyarakat sehingga pada sore hari atau saat tertentu orang bisa olahraga dan ini juga bagian dari upaya bersama untuk memutus mata rantai penyebaran kasus COVID-19.

“Karena dengan berolahraga akan meningkatkan imun dan juga menjauhi kerumunan” ungkap anggota DPRD Provinsi dari PPP ini.  

D’Dama juga menjelaskan bahwa bantuan motivasi tangki semprot ini untuk meningkatkan hasil produksi petani dalam bidang pertanian dan juga bisa memanfaatkan lahan yang tidak di garap selama ini sehingga bisa dimanfaatkan.

“Bantuan ini yang saya berikan  sifatnya pribadi semua. Saya juga berharap agar bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya guna meningkatkan hasil pertanian. Setelah ini nanti saya akan koordinasi dengan instansi terkait agar dibantu yang lebih besar” tambahnya. .

Setelah Reses dilanjutkan dengan diskusi penyampaian aspirasi atau keluhan dari masyarakat yang pada saat Reses. Salah satu utusan dari Stasi yang ada pada saat itu mengatakan bahwa yang menjadi kebutuhan utama masyarakat adalah air dan listrik.

Dijalan utama listrik megah tapi kami yang agak masuk dalam sedikit belum menikmati adanya listrik. Indonesia sudah merdeka tapi kami belum merdeka karena listrik begitu juga dengan air yang menjadi kebutuhan pokok” ungkapnya.

Baca Juga :   Simon Nahak: Sebagai Penantang Harus Punya Program SAKTI

Sementara itu, salah satu warga asal desa Buru Kahgu mengatakan keadaan yang selama ini  kami alami hal yang sama yaitu Air. Karena air ini merupakan kebutuhan yang sangat vital dalam kehidupan sehari-hari. Namun kenyataannya kami belum nikmati air padahal kami memiliki mata air yang debitnya cukup tinggi yaitu mata air Weetombo.

“Dalam program tujuh jembatan emas bupati salah satu Desa berair, tapi kami belum menikmati” tuturnya.

Menanggapi pertanyaan warga desa Buru Kahgu tersebut,  D’Dama langsung memerintahkan staf untuk mengecek mata air itu. Nanti saya sendiri langsung turun ke lapangan kami kita tidak bisa pungkiri yang merupakan kebutuhan mendasar.

Salah satu perwakilan stasi dari Wee Baghe mengatakan kebutuhan kami AJAL (Air, Jalan, Listrik). Namun pada dasarnya kami belum merasakan itu semua. Apakah kami bukan bagian dari NKRI, lebih khusus SBD. Sampai saat ini kami belum merasakan. Seolah-olah kami dikesampingkan. Ia juga mengkritik bahwa ada program, tapi belum sampai ke masyarakat.

Dipantau oleh media ini, hadir dalam reses anggota DPRD D’Dama itu para utusan stasi dalam paroki Kalembu Weri, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pendidikan serta perwakilan masyarakat dari Kecamatan Wewewa Barat dan Wewewa Selatan. Sedangkan bantuan Bola Voli  dan tangki semprot yang disalurkan sebanyak 12 stasi dan 1 Paroki. *** (EBuga/010-21),-

error: Content is protected !!
https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor