Bupati dan Wabup Terlantik Langsung Mengikuti Sidang Istimewa

Tambolaka-SJ ……………… Bupati dan Wakil Bupati terlantik dr. Kornelius Kodi Mete dan Marthen Christian Taka, S.Ip yang tiba di bandara Tambolaka pada pukul 08.00 Wita disambut oleh ratusan pendukung dan simpatisan serta Humas dan Protokol Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Senin (9/9/19) langsung mengikuti Sidang Istimewa DPRD SBD Kadula.

Rombongan langsung menuju kediaman Bupati terlantik dr. Nelis di Rada Tani desa Rada Mata kecamatan Kota Tambolaka yang disambut oleh keluarga dan pendukung. Usai beristirahat beberapa menit  dan berganti pakaian, Bupati dan Wakil Bupati baru tersebut langsung menuju gedung DPRD SBD untuk mengikuti sidang istimewa pelantikan anggota DPRD periode 2019-20124.

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terlantik bersama ibu saat diterima keluarga di kediaman dr. Nelis

dr. Nelis dan Christian Taka langsung memasuki ruang sidang dan Sidang Istimewa segera dibuka oleh ketua DPRD SBD yang lama, Yosef Malo Lende. Tampak hadir dalam sidang istimewa ini ketua Pengadilan Negeri Waikabubak, Kepala Kejaksaan Negeri Waikabubak, Kapolsek Urban Loura, Koramil 1613/02 Loura, Pj. Sekda SBD, KPUD SBD, Tokoh Agama,  beberapa pimpinan partai politik dan tamu serta keluarga anggota DPRD terlantik.

Dalam sambutannya dr. Kornelius Kodi Mete mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah di Sumba Barat Daya.

“Kepada pimpinan dan anggota DPRD yang baru, kami ucapkan proficiat atas pelantikan hari ini semoga diberi kesehatan yang prima untuk mengabdi dan merawat kerbersamaan untuk menjadi mitra kerja” ungkapnya. 

dr. Kornelius Kodi Mete (kanan), Marthen Christian Taka, S.Ip (tengah) dan Kabag HUmas SBD, Rofinus Kaleka, SP saat jumpa pers usai sidang istimewa

Dirinya juga menyatakan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi pembangunan kabupaten SBD serta mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin SBD periode 2019-2024.

Baca Juga :   ​RAPAT KOORDINASI PELAKSANAAN VERIFIKASI FAKTUAL PARTAI POLITIK

Octavianus Ndari dan H. Syamsi P. Golo, ST ditunjuk menjadi ketua dan wakil ketua sementara memimpin pelaksanaan Sidang Istimewa.

Anggota DPRD dari PKB, Tobias Dowa Lelu, SE yang dihubungi media usai pelantikan mengatakan  setelah mendengar Visi Misi Bupati terpilih terkait Tujuh Jembatan Emas, dirinya mengatakan akan mendukungnya.

“Semuanya baik itu desa berkecukupan air, desa bercahaya, desa berkecukupan pangan, desa aman tertib, desa pintar, desa sehat dan desa pariwisata saya kira itu menjadi tujuan utama kita demi kesejahteraan rakyat” tuturnya.

Anggota DPRD PKB Dapil 1, Tobias Dowa Lelu, SE

Tobias juga berharap agar pemerintah SBD sekarang ini mempreioritaskan masalah kesehatan khususnya tingginya kasus stunting di SBD.

“Yang paling mendesak adalah kemiskinan sehingga berdampak pada tingginya kasus stunting di SBD. Balita dengan status pendek sudah mencapai 1.768 dan sangat pendek 1.709 dari 32.544 balita itu angka yang sangat tinggi, minimal 50% masalah ini harus diselesaikan terlebih dahulu, karena mereka adalah anak-anak penerus bangsa ini” ujar Tobi lebih jauh.

Dipihak lain Tobias juga mengharapkan agar Pemerintah memperhatikan kesempatan kerja bagi angkatan kerja SBD yang tersu meningkat. Salah satu solusinya adalah mengembangkan pariwisata.

Hal senada juga diungkapkan Pdt. Irene Takandjandji, S.Th dari GKS Mata agar pemerintah sekarang konsen pada persoalan yang menyebabkan stunting (air bersih, sanitasi dan gizi ibu dan anak). Bupati perlu menginstruksikan pada kepala desa terkait pengalokasian dana desa yang berkaitan dengan pencegahan stunting,  supaya penganggaran dananya lebih besar dari pada anggaran untuk infrastruktur.

Pdt. Irene Takandjandji, S.Th saat memberikan arahan dan mendoakan anggota DPRD terlantik

“Buat PERDA terkait jumlah pemotongan hewan pada saat penguburan, karena ini merupakan pemborosan yang membuat orang berada dalam lingkaran hutang adat, sehingga mengakibatkan anak tidak diperhatikan pendidikannya, kesehatannya dan lain-lainnya” katanya.

Baca Juga :   GOLKAR NTT HIMBAU SEMUA KELOMPOK CEGAH TERORISME

Lebih lanjut Pdt. Irene juga mengatakan Bupati dan Wakil Bupati yang baru harus merangkul seluruh masyarakat  SBD tanpa berpihak pada satu kelompok, golongan tertentu. Tetap konsisten untuk merealisasikan program 7 jembatan emas.

Juga untuk Pimpinan dan Anggota DPRD terlantik saat ini Pdt. Irene juga menghimbau bekerjalah dengan penuh kejujuran, setia dan bertanggung jawab sesuai dengan pengakuan dan janji-janjinya. Bekerja jangan hanya semata-mata memikirkan keuntungan finansialnya saja, tapi bagaimana melakukan banyak hal yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat SBD.

“Jadilah wakil-wakil rakyat yang mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat yang telah mempercayakan saudara-saudara untuk duduk pada lembaga DPRD/Legislatif. Dan yang paling utama, bekerjalah seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose 3:23),  sehingga dengan demikian Tuhan akan senantiasa menyertai dan melindungi bahkan berkat-berkat Tuhan akan terus mengalir dalam kehidupan pribadi, rumah tangga dan keluarga” tutupnya. (Octav),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.