Asesmen Lapangan Daring Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik STKIP Weetebula

Kampus STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Weetebula, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur saat ini mempunyai 6 Program Studi yakni Prodi PGSD, Prodi Matematika, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Prodi Fisika, Prodi Pendidikan Keagamaan Katolik (Prodi PKK) dan Prodi IPA. Prodi PKK pada tahun 2020 yang lalu tepatnya pada tanggal 27 Juli tahun 2020 telah mengajukan Akreditasi Program Studi pada Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT). Selama kurang lebih 8 bulan menanti proses visitasi, akhirnya pada bulan Maret tepatnya pada tanggal 29-30 Maret 2021 tahap visitasi (asesmen lapangan) dilakukan oleh Asesor BAN-PT. Para asesor melakukan proses asesmen lapangan (AL) secara daring dilakukan berdasarkan surat tugas dari BAN-PT dengan tetap menerapkan standar asesmen yang telah ditentukan. Dalam pelaksanaan asesmen lapangan, tim panitia akreditasi Prodi PKK-STKIP Weetebula menyediakan semua dokumen terkait dan telah menyiapkan diri untuk melaksanakan proses AL secara daring selama kurang lebih 1 tahun. Kegiatan berlangsung melalui aplikasi zoom meeting dimana para asesor melakukan asesmen dari tempatnya masing-masing sedangkan tim akreditasi Prodi PKK secara bersama-sama menerima visitasi secara daring dari asesor dari rumah Unio Keuskupan Weetebula dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan karena keterbatasan akses jaringan internet di lingkungan kampus yang bertempat di desa Karuni-Kecamatan Loura sangat terbatas.

Asesor yang ditugaskan melakukan Asesmen Lapangan adalah Alfius Areng Mutak Dr. Ed, D. dan Daniel Sutoyo Dr. M. Th. Kedua asesor ini mempunyai latar belakang akademis dalam bidang ilmu keagamaan yaitu Alfius Areng Mutak Dr. Ed, D. yang berasal dari Sekolah Tinggi Teologi Aletheia-Lawang Jawa Timur sedangkan Daniel Sutoyo Dr. M. Th. berasal dari Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta. Berdasarkan latar belakang keilmuan para asesor sangat detil mencermati setiap dokumen akreditasi dan sekaligus memberikan berbagai masukan demi pengembangan pendidikan STKIP Weetebula, secara khsus Prodi PKK di masa-masa yang akan datang dalam mengelola pendidikan tinggi.

Baca Juga :   DIBERHENTIKAN SESUAI MEKANISME, MARIANA SILVANA MOY DIPERSILAHKAN TEMPUH JALUR HUKUM

Visitasi hari pertama dilaksanakan pada hari Senin, 29 Maret 2021 diawali dengan kegiatan pembukaan yang diisi dengan kegiatan pembukaan yaitu sambutan dan penyampaian awal dari para asesor dan sambutan dari Pimpinan STKIP Weetebula oleh Ketua STKIP Weetebula bapak Wilhelmus Yape Kii, M. Phil., M.A. Kemudian dilanjutkan dengan bimbingan teknis dari asesor terkait teknis proses asesmen yang akan dilakukan selama dua hari. Kegiatan asesmen lapangan daring kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan laporan evaluasi diri dan laporan kinerja program studi oleh para asesor dan tim akreditasi Prodi PKK. Sesi pemeriksaan LED dan LKPS berakhir dilanjutkan pertemuan dengan pengurus Yapnusda dan para mahasiswa (6 orang) perwakilan masing-masing dari 3 angkatan. Kehadiran pengurus Yapnusda dan para mahasiswa untuk memberikan klarifikasi berkaitan dengan informasi dan data yang telah dicantumkan dalam dokumen akreditasi Prodi PKK terkait dengan pengelolaan, penganggaran dan layanan kepada mahasiswa baik bidang akademik maupun non akademik. Semua pihak yang diminta menjadi partisipan memberikan keterangannya masing-masing sesuai pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh asesor. Segala informasi yang disampaikan sesuai dengan situasi dan keadaan ril di STKIP dan secara khusus di Prodi PKK. Pada tahap ini asesor menunjukkan apresiasi baik terkait informasi yang disampaikan yang sangat mendukung kesesuaian dengan dokumen yang telah dilaporkan oleh tim akreditasi. Asesmen lapangan dilanjutkan setelah istirahat makan siang dengan agenda pemeriksaan dan cros cek data dan dokumen oleh para asesor. Kegiatan pemeriksaan dokumen akreditasi berlangsung sampai pukul 19.30 WITA. Selanjutnya diminta konfirmasi dan penjelasannya terkait materi pada dokumen sesuai bidangnya masing-masing. Sesi ini diakhiri dengan penyampaian masukan dari masing-masing asesor untuk Tim Akreditasi Prodi terkait perbaikan dokumen khususnya Evaluasi Diri.

Asesmen lapangan di masa pandemic Covid 19, tentu menjadi sebuah tantangan besar bagi tim akreditasi Prodi PKK dan STKIP Weetebula. Adapun kendala yang dihadapi adalah keterbatasan jaringan internet yang dapat mengganggu jalannya proses asesmen lapangan. Selain itu, akreditasi berbasis online juga harus memastikan ketersediaan dokumen dalam bentuk online melalui google drive.

Pelaksanaan visitasi daring hari kedua diisi dengan penyelarasan data dan informasi oleh tim akreditasi kepada para asesor yang dimuat dalam draft berita acara asesmen lapangan Prodi PKK. Diantara feedback yang diberikan asesor disampaikan bahwa potensi yang dimiliki oleh STKIP Weetebula dan Prodi PKK yang masih sangat besar dan peluang-peluang untuk pengembangan di masa yang akan datang. Selanjutnya asesor melakukan kerja mandiri untuk merangkum keterangan hasil verifikasi dari semua pihak dan memberikan feedback atas seluruh rangkaian asesmen selama 2 hari ini. Sebelum menutup keseluruhan kegiatan asesmen lapangan, dilakukan penandatanganan berita acara asesmen lapangan Prodi PKK. Sesi terakhir pada proses asesmen ini pun ditutup oleh Alfius Areng Mutak Dr. Ed, D. selaku ketua dalam asesmen lapangan Prodi PKK.  (Yanto Umbu, M. Pd.** Penulis adalah dosen STKIP Weetabula).-

error: Content is protected !!
https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor