Aksi Natal KOMPAK GKS Mata Yang Peduli Pada Kesehatan

Tambolaka-SJ…………………… Dalam rangkah menyambut hari Raya Natal 25 Desember yang merupakan hari  kelahiran Sang Juru Selamat manusia,  Komisi Bapak (KOMPAK) GKS Mata Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) melakukan aksi Natal berbagi kekasih dengan jemaat Weyk Gonggol 2, Senin (23-12-2019) Tambolaka SBD.

Aksi Natal ini berbeda dari aksi-aksi yang biasa dilakukan. Aksi Natal yang dibuat kali ini merupakan sentuhan Kasih yang langsung menyentuh kebutuhan manusia untuk hidup sehat bersih sesuai dengan program Pemerintah yaitu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) berupa bantuan jamban terhadap 2 keluarga kurang mampu dan kursi plastik sebanyak 10 buah per rumah tangga.

Ketua KOMPAK GKS Mata, Samuel Umbu Pati saat memberikan sambutannya dalam acara Natal bersama KOMPAK

Sebelum penyerahan kunci secara simbolis, I dengan didahulu ibadah Natal bersama KOMPAK GKS Mata dan keluarga Weyk Gonggol 2  yang dipimpin langsung oleh Pdt. Irene Takandjandji, S.Th yang juga dihadiri oleh Pdt. Prident K. Langi, M.Th, Pengurus KOMPAK dan beberapa pengurus BPMJ GKS Mata.  

Ketua KOMPAK GKS Mata, Samuel Umbu Pati  yang dihubungi awak media usai kebaktian Natal mengatakan yang menjadi dasar KOMPAK melakukan aksi natal yang berbeda pada tahun ini merupakan  merefleksikan pihaknya dalam mengimplementasikan hukum Kasih terhadap sesama. Secara kebetulan penerima bantuan kasih ini merupakan perbatasan pelayanan GKS Mata yang ada di pedalaman dan paling jauh.

“Kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitar, serta mewujudkan masyarakat yang sehat dengan pola hidup bersih, maka kami berinisiasi untuk membantu sesama kami yang belum memiliki jamban sehat” ungkapnya.

Sam menjelaskan bahwa manusia memiliki hak yang sama di mata Tuhan untuk mendapatkan pelayanan Kasih. Manusia diciptakan untuk saling tolong menolong dan berbagi kasih, sehingga aksi Natal dari KOMPAK ini merupakan sebuah bentuk kebersamaan untuk dapat menjalani hidup ini yang merupakan anugerah terindah dari Tuhan Yesus Kristus.

Baca Juga :   PENTAHBISAN PENDETA DAN PEMEKARAN GKS WEE MANANGA
Pdt. Prident K. Langi, M.Th., pendeta Jemaat Mata saat membakar lilin dalam perayaan Natal bersama KOMPAK dan Weyk Gonggol 2

Lebih lanjut Bapa Hesky sapaan akrab ketua KOMPAK ini mengatakan jenis bantuan ini hanya ala kadarnya. WC untuk 2 kepala keluarga berserta kursi masing-masing 10 buah perkeluarga dan 4 lembar seng untuk 1 keluarga.

“Jenis bantuan ini tidak berarti jika didilihat dari bentuknya,  namun sangat berarti dalam aksi Natal ini, karena keluarga ini benar-benar membutuhkan. Partispasi tetangga disini sangat besar dan antusias dalam membantu kami dalam membangun jamban sehat ini yang memakan waktu 5 hari sejak  tangal 13-17 Desember 2019 yang lal” ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan melalui Aksi Natal KOMPAK GKS Mata ini diawali dengan melakukan survey bersama teman-teman KOMPAK, sehingga pihaknya menemukan masih ada keluarga kurang mmapu di Weyk Gonggol II ini yang belum memiliki jamban sehat. Dan dengan kesepakatan anggota KOMPAK disepakti akan memberikan bantuan Jamban Sehat dengan memulai membangunnya dari awal sampai selesai sehingga momen Natal saat ini sekaligus penyerahan kunci yang dilakukan oleh Ketua BPMJ GKS Mata Pdt. Irene.

Pdt. Irene Takandjandji, S.Th (tengah) berpose bersama 2 KK yang menerima bantuan Jamban Sehat di Gonggol

“Kami menghimbau kepada bapak-bapak, bukan karena kami sudah memberi bantuan, tapi kesadaran mengimani Yesus Kristus, rajin pergi gereja,  jangan tunggu ada Perjamuan Malam Kudus (PMK) baru pergi. Marilah kita hidup saling mengasihi dan tetap percaya pada Yesus yang empunya kehidupan ini. Gunakan fasilitas ini sebaik mungkin, jangan Buang Air Besar Sembarangan (BABS)” pintanya.  

Dirinya juga menghimbau bapak-bapak anggota KOMPAK dimanapun berada untuk secara bersama-sama  peduli kepada sesama kita yang membutuhkan uluran tangan kasih untuk saling memberi dan berbagi kasih.

Baca Juga :   MALAM CAHAYA KRISTUS MENERANGI QUASI PAROKI ST. PAULUS KARUNI

Secara terpisah kepada awak media Pdt. Irene Takandjandji mengatakan ini merupakan hal yang luar biasa yang dilakukan oleh KOMPAK GKS Mata, dirinya mengapresiasi setingi-tingginya untuk program pelayanan KOMPAK melalui aksi Natalnya. Aksi atau kegiatan ini menyentuh langsung apa yang menjadi kebutuhan jemaat yang memang masih mengharapkan topangan karya mereka.

“Bahwa tema Natal kali ini adalah “hidup bersahabat dengan semua orang”, KOMPAK sudah menterjemahkannya,  hidup bersahabat dengan semua orang yaitu antara lain melalui Aksi Natal pelayanan berupa bantuan jamban sehat kepada 2 keluarga yang membutuhkan dan memang sentuhan seperti ini sangat berkesan. Inilah cara KOMPAK dalam mengeksperikan suka cita Natal kali ini.

Pdt. Irene juga berpesan agar jemaat di Gonggol benar-benar  menghayati kasih Tuhan. Allah itu mengasihi kita manusia sehingga Ia mengutus putra Tungalnya datang kedunia bagaimana memulikan kita, melepaskan kita dari belengu dosa dan yang paling utama menyelamatkan.

“Kasih Allah selalu ada dalam sepanjang hidup kita. Karena kasih Allah lebih dahulu mengasihi kita bagaimana kasih Allah juga kita realisasikan dengan saling mengasihi satu dengan yang lain. Mari kita berbagi apa yang kita miliki dengan orang lain. Kepada penerima selalu melakukan hubungan yang intens terhadap Tuhan melalui ibadat, perkimpulqn-perkumpulan”  tutur Pdt. Irene.

Markus Yengu Bani selaku penerima program mengucapkan limpah terima kasih kepada KOMPAK GKS Mata atas bantuan ini.

“Ini semua berkat Tuhan. Kami akan menggunakan ini sebaik mungkin. Kami akan jaga fasilitas ini. Sekaliagi terima kasih kepada BPMJ GKS Mata dalam hal ini KOMPAK yang telah memberi kami bantuan ini” tutupnya haru. ****

Liputan:  Emilianus Buga,-

Leave a Reply

Your email address will not be published.