PERDHAKI SELENGGARAKAN PELATIHAN KADER JURU MALARIA DI KABUPATEN SUMBA TIMUR

Waingapu-SJ……………………..Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI) bekerja sama dengan Rumah Sakit Kristen Lindimara melaksanakan Pelatihan Kader Juru Malaria Desa Regio Nusa Tenggara Timur SSR RSK Lindimara-Sumba Timur  Program Malaria Perdhaki GFATM-PPM Wilayah Kawasan Indonesia Timur, yang dilaksanakan di Hotel Tanto (28 Juni-02 Juli 2021) diikuti oleh kader dan  pendamping kader dari 5 puskesmas di Kabupaten Sumba Timur.

Kegiatan pelatihan tersebut bertujuan agar tersedianya kader dan pendamping Malaria di desa yang mampu mendukung akselerasi upaya pengendalian malaria, kader dan pendamping memamahi situasi di desanya, kader mampu melaksanakan program pengendalian malaria di desanya dengan melakukan kunjungan rumah, penemuan kasus, pemberian obat pengawasan minum obat, pengaktifan penggunaan kelambu, komunikasi perubahan pelaku, dan pelaporan serta pendamping kader mampu melakukan fungsi pendampingan I, pengawasan, dan pelaporan kader.

Sekretaris Dinas Kesehatan kabupaten Sumba Timur,  Tinus Njurumbaha, SKM.,  saat diwawancarai usai kegiatan pembukaan mengungkapkan, pihaknya sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini karena kalau kami saja tentu tidak mampu berantas malaria.

“Dengan adanya kegiatan ini kami sangat terbantu,  karena kami sadar bahwa kami tidak mampu berantas malaria tanpa adanya kerja semua pihak. Oleh karena itu, dengan kehadiran bapak ibu saya yakin malaria bisa diberantas. Kami juga atas nama Dinas Kesehatan Sumba Timur mengucapkan terima kasih kepada Perdhaki yang sudah melaksanakan kegiatan Pelatihan Kader Malaria tersebut” ungkapnya.

Tinus berharap agar peserta mengikuti pelatihan dengan baik serta melakukan apa yang telah di pelajari selama kegiatan.

“Harapan saya,  kita mengikuti kegiatan ini dengan baik selama lima hari, apa yang dipelajari ditampung dan dilaksanakan. Serta menemukan sebanyak mungkin kasus positif Malaria dan menularkan ilmu yang didapat kepada yang lain bahwa ini tugas kita bersama untuk berantas penularan malaria” harapnya.

Baca Juga :   Kelurahan Kawangu Siapkan Karantina Mandiri Terpusat

Terotji M File, Manager Program SR Sup Recipient ketika ditemui usai pembukaan menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan selama lima hari dengan jumlah peserta sebanyak 43 orang.

“Kegiatan pelatihan kader juru malaria desa dilaksanakan selama selama lima hari kedepan dengan metode kegiatan dalam ruangan dan praktek lapangan. Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 43 orang dari 5 (lima) puskesmas 19 desa di Kabupaten Sumba Timur” jelasnya.

Dirinya menambahkan, puskesmas yang dilibatkan dalam pelatihan ini ialah puskesmas Tanaraing, Maju, Ngadu Ngala, Kambata Mapabuhang dan Puskemas Kataka. 19 desa di antara puskesmas tersebut ialah desa Lailanjang, Hanggaroru, Tamburi, Haray, Lulundilu, Praikala, Lahiru, Patamawai, Kabanda, Prauraming, Hambawutang, Waimbidi, Mahubokul, Laimeta, Maidang, Kotak Kawau, Kambata Bundung, Kataka dan Matawai Katingga.

Terotji M. File mengatakan bahwa 19 desa menjadi prioritas dalam pelatihan ini  karena dilihat angkat malarianya masih cukup tinggi. *** (Lit/009-21),-

error: Content is protected !!
https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor