2 Puskesmas di SBD Dapat Ruang Rawat Inap

Tambolaka–SJ………… Dua Puskesmas yang ada di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) akan mendapat ruang rawat hinap yakni Puskesmas Waimangura dan Radamata dengan alokasi dana kurang lebih 25 milliar rupiah sebagai bentuk rasa terima kasih kepada masyarakat SBD dalam fungsi anggaran DPR RI tahun 2020.

Demikian diungkapkan  Ratu Ngadu Bonu Wulla, ST dengan sapaan akrabnya Ratu Wulla anggota DPR RI asal SBD saat melakukan reses di dapilnya pada acara Sosialisasi Kominikasi, Informasi dan Edukasi yang diselenggarakan Balai Pengawasan Obat dan Makanan Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (12/2/2020) di Aula Warung Ro’o Luwa Kabupaten SBD Propinsi NTT.

“Fungsi anggaran di DPR Pusat banyak, masalah listrik, air bersih, kesehatan dan masih banyak yang kami bahwa dari pusat ke daerah untuk melayani masyarakat. Dua Puskesmas akan mendapat bantuan ruang rawat hinap yakni Puskesmas Waimangura dan Rada Mata dengan alokasi dana kurang lebih sebesar 25 milliar Rupiah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Ratu Wulla mengatakan, sekitar 600 miliar Rupiah dana yang akan kami bantu tahun ini untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Mungkin selama ini kita masih rujuk ke Rumah Sakit terbesar yang ada Bali, tapi kedepannya kalau Rumah Sakit terbesar dibangun di Kota Kupang itu akan lebih mudah pelayanannya kepada masyarakat dengan fasilitas lengkap dan canggih.

“Ini yang menjadi semangat dan spirit saya, sebagai bentuk terima kasih saya kepada masyarakat NTT yang sudah mendukung saya duduk di Senayan Jakarta dan saya harus buat banyak kepada wilayah saya termasuk hari ini dalam masa reses saya” tuturnya.

Lebih jauh Ratu Wulla mengatakan dalam masa resesnya dirinya akan melakukan pengawasan, apakah dana dari pusat itu betul sampai ke daerah? Contohnya dana PKH dan infrastruktur lainnya. Kalau ada masalah atau kendala, mari kita sama mencari solusinya sehingga masyarakat tidak merasa dirugikan inilah fungsi kami sebagai DPR dan itu di lindungi oleh undang-undang.

Baca Juga :   SERBUAN VAKSIN COVID-19 DI TEMPAT IBADAH KABUPATEN SBD

“Dan saya sekarang ditugaskan oleh fraksi berada pada Komisi IX yang membidangi masalah kesehatan, ketenagakerjaan dan kependudukan dan bermitra dengan kementrian kesehatan dan ketenagakerjaan, dan 5 Badan yaitu Balai POM, BPJS kesehatan, BPJS tenaga kerja, BNP2TKI dan BKKBN” tutupnya. 

Liputan: Isto Bobo,-