TONI MINTA WAKTU 1 TAHUN UNTUK JADIKAN WAIKABUBAK KOTA TERBERSIH

Waikabubak-SJ…… Bakal calon bupati Marthen Ngailu Toni, minta waktu 1 tahun untuk membenahi kota Waikabubak kabupaten Sumba Barat provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi kota terbersih di Indonesia jika mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Sumba Barat periode 2020-2025.

Paket Toni-Agus saat mendaftar di KPU Sumba Barat

Demikian diungkapkan oleh Toni saat jumpa pers dengan awak media di media centre  KPU Sumba Barat  usai mendaftar sebagai bakal pasangan calon (Bapaslon) paket TONI-AGUS dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Toni menjelaskan dirinya maju sebagai calon bupati karena merasa prihatin dengan predikat Sumba Barat sebagai kabupaten bodok dan termiskin di Indonesia. Sumba Barat membutuhkan pemimpin yang mampu membawa cara berpikir baru bahwa Sumba Barat tidak bodok dan miskin.

Ketika dikonfirmasi oleh awak media bahwa kota Waikabubak sebagai kota terkotor di Indonesia, Toni berjanji akan segera mengatasi masalah itu dalam waktu satu tahun, apabila mendapat kepercayaan dari masyarakat Sumba Barat.

“Saya minta waktu satu tahun untuk menjadikan Waikabubak menjadi kota terbersih di Indonesia, kenapa karena kami sudah tahu apa yang harus dibuat untuk mewujudkan itu, yang kami butuhkan sekarang adalah kewenangan dari masyarakat Sumba Barat untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati periode 2020-2025” tuturnya.

Paket Toni-Agus berpose bersama ketua dan anggota komisioner KPU Sumba Barat

Pantauan media Bapaslon Toni-Agus diterima langsung oleh Ketua KPU Sumba Barat Sri Demu Alemina Br. Bangun, anggota Ni Wayan Parawita Aryani, M.Pd., Teguh Raharjo, Alex T. Popo, serta dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan dianjurkan untuk mengikuti test kesehatan di RSU Prof Yohanes Kupang NTT kedepan.

Setelah mendaftar rombongan langsung kembali kediamanannya dengan tetap mematauhi anjuran protokol kesehatan. **** (Octa),-

Baca Juga :   PENGURUS GOLKAR SE-KECAMATAN WULLA WAIJELU DILANTIK

Leave a Reply

Your email address will not be published.