TOKOH AGAMA SBD IMBAU PILKADES 2021 AMAN DAN DAMAI

Tambolaka-SJ……Tokoh-tokoh agama kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur menghimbau masyarakat SBD yang akan menyelenggarakan pesta demokrasi pemilihan kepala desa (PIlkades) serentak dan antar waktu berjalan aman, damai dan lancar.

Ketua Umum Sinode GKS, Pdt. Alfred Dj. Samani, M.Th

Uskup Weetabula, Mgr. Dr. Edmund Woga, CSsR keluarkan himbauan Pastoral dalam rangka Pilkades SBD, No:053/KW/VI/2021. Uskup Mgr. Edmund mengingatkan bahwa pesta demokrasi tidak hanya menghadirkan semangat, kegembiraan dan antusiasme tetapi persaingan yang berpotensi merusak sendi-sendi persatuan, kesatuan, perdamaian, kebersamaan dan kekeluargaan yang menjadi ciri khas desa dan sekaligus ciri khas umat beriman.  

Dirinya menyampaikan beberapa  himbauan: Pertama, Hendaknya umat katolik yang menjadi  calon kepala desa dan pendukung calon kepala desa tertentu menjunjung tinggi persatuan, kesatuan dan perdamaian, kerukunan dan kekeluargaan dalam semangat persaingan yang sehat dan penuh persahabatan. Kedua, Hendaknya umat katolik yang menjadi panitia pelaksanaan pemelihan  kepala desa bekerja dengan baik dan jujur serta menjunjung tinggi peraturan dan hukum yang berlaku. Ketiga, Menerapkan protokol kesehatan dalam setiap perjumpaan, pertemuan keluarga dan pengumpulan massa karena kita masih dalam situasi pandemic penyebaran Covid-19 yang akhir-akhir ini grafik penyebarannya sedang meningkat dan mengancam kehidupan kita semua. Keempat, Hendaknya semua umat katolik yang memiliki hak pilih, berpartisipasi aktif untuk memilih figur kepala desa yang di nilai mampu membangun dan memajukan desa serta mengelola anggaran dana desa dengan baik demi kesejahteraan bersama. Kelima, Hendaknya umat katolik yang bertugas dalam bidang keamanan entah sebagai aparat Kepolisian, TNI dan Linmas menindak tegas oknum-oknum yang menghasut, mengintimidasi dan mencarikeuntungan dalam konteks penyelenggaraan pemilihan kepala desa.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum Sinode Gereja Kristen Sumba (GKS), Pdt. Alfred Dj. Samani, S.Th., M.Th., Perhelatan PILKADES tahun 2021 akan segera di gelar dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat desa akan memilih pimpinannya untuk 6 tahun ke depan, akan menentukan pilihannya sesuai dengan hati nurani.

Baca Juga :   Masyarakat Pertanyakan Pernyataan PETAHANA Yang Tidak Ingin Bangun Kantor Bupati

Yang menarik adalah  masing-masing calon Kepala Desa sudah membentuk Tim Sukses yang akan membantunya melakukan sosialiasi kepada masyarakat. Dan secara tidak sadar pula didalam satu desa sudah terjadi polarisasi  dukungan.

Masing-masing calon dan pendukungnya akan berusaha meyakinkan pemilihnya untuk memilih calon Kepala Desa yang diusung. Proses ini disatu sisi merupakan sebuah pembelajaran yang baik bagi masyarakat desa setempat untuk benar-benar dapat menentukan pilihannya kepada orang yang tepat yang akan memimpin wilayah desanya.

Pdt. Alfred menyampaikan: Pertama, Pemilihan Kepala Desa dilakukan dalam situasi masih dalam COVID-19. Karena itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan memilih untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan dengan selalu menerapkan 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dengan sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan, Kami juga menghimbau agar setelah memilih, masyarakat segera kembali ke rumah). Kedua,  Gunakan Hak Pilih. Sebagai masyarakat desa yang akan memilih pemimpin Kepala.Desa, jangan sampai tidak ikut memilih karena belum terdaftar. Karena itu, pastikan bahwa saudara sudah terdaftar dan akan datang pada waktu pemilihan; Ketiga, Hindari Politik Uang. Jangan pernah menggadaikan hati nuranimu hanya karena uang; Keempat, Pilih Pemimpin berdasarkan rekam jejak. Masyarakat setempat lebih mengenal dengan baik para calon-calon kepala desa. Karena itu, jangan terjebak dengan janji-janji muluk dan sulit untuk dikerjakan nanti; Kelima, Hindari kekerasan. Masing-masing calon Kepala Desa harus mampu mengontrol Tim Sukses dan para pendukungnya untuk tidak melakukan tindakan-tindakan kekerasan yang pada gilirannya merugikan calon Kepala Desa; Keenam, Kami berharap agar Aparat Keamanan dapat melakukan tugas dengan baik dengan menerapkan ketegasan kepada pihak-pihak yang akan membuat keonaran dalam proses PILKADES.

Wakil Ketua MUI SBD, H. Syamsi P. Golo, ST.,

Sementara Wakil Ketua MUI, H. Syamsi Pua Golo, ST., yang ditemui media usai pelantikan pejabat eselon administrasi dan pengawas SBD mengatakan Pilkades serentak 102 Desa ini agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan,  menjaga persaudaraan karena pemilihan ini hanya sesaat jangan sampai merusak tatanan sosial dan tatanan persaudaraan kita.

Baca Juga :   Partai Koalisi Pengusung Paket SN-KT Optimis Menang Pilkada 2020

Dirinya menghimbau kepala desa yang terpilih nanti, agar betul-betul bisa memahami tupoksinya, sehingga tidak sampai salah didalam pengelolaan keuangan di desa yang menjadi momok bagi desa-desa yang kemarin bermasalah,  sehingga tidak mendapatkan rekomendasi.  Kepala desa yang terpilih harus bisa memahami tugas fungsinya,  kemudian setelah menang jangan menghina yang kalah, tetapi menjalin   kerjasama untuk membangun desa dengan baik.

Bagi panitia penyelenggara Pilkades serentak, H. Syamsi minta untuk menjaga netralitas. Penyelenggaraan harus menjaga netralitas,  objektivitas,  profesional di dalam melaksanakan tugas itu sangat penting.  Agar para konstestan peserta pemilihan ini benar-benar puas.

“Kalau  panitia sudah bergerak miring,  saya pikir akan menjadi masalah, sehingga harus benar-benar netral memahami tugasnya dengan baik sehingga masyarakat menjadi puas” pungkasnya. *** (Octa.002-21),-

error: Content is protected !!
https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor