SOSIALISASI NEW NORMAL DI WESEL, BUPATI SBD TEGASKAN PENTINGNYA PROTOKOL KESEHATAN

Bupati SBD menyerahkan seperangkat pendukung new normal yang akan digunakan di masyarakat

Manola-SJ……… Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dr. Kornelius Kodi Mete bersama tim satagas gugus tugas penanggulangan covid-19 lakukan sosialisasi new normal di Manola Kecamatan Wewewa Selatan SBD, Rabu (20/6/20).

Bupati Kornelius yang ditemani oleh Dominggus Mana Kabid PDK Dinas Kesehatan SBD dan Camat Wewewa Selatan Charles Ndapa Tondo, S.Kom memberikan arahan tentang pentingnya upaya bersama Pemerintah, Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan dan Tokoh Masyarakat untuk secara bersama-sama  mencegah penyebaran wabah virus corona.

“Kita beruntung saat ini SBD masih daerah hijau yang bebas dari corona, tetapi salah satu kabupaten di Sumba sudah ada yang positif corona, maka tugas kita bersama untuk sama-sama menjaga jangan sampai ada warga SBD yang terpapar corona” tuturnya.

Lebih lanjut Bupati Kornelius juga meminta peran serta pemerintah desa, kepala sekolah, pendeta dan pastor  untuk memastikan masyarakat dan anak sekolah menggunakan masker apabila sedang melakukan kegiatan belajar mengajar, beribadah dan berkatifitas di tempat umum.

Kata Bupati Kornelius,  dengan adanya kebijakan Pemerintah Pusat untuk melakukan new normal, ada baik dan tidak baiknya. Baiknya adalah bahwa kita kembali berkatifitas seperti semula untuk menjalankan roda ekonomi kita. Tidak baiknya adalah bahwa kita tidak boleh lengah dengan adanya kebijakan new normal ini kita lupa akan himbauan pemerintah dan protokol kesehatan.

“Kita bebas menjalankan new normal, tetapi ada rambu-rambunya yaitu harus rajin cuci tangan, setiap kali kita mau pegang wajah atau muka kita maka harus cuci tangan terlebih dahulu. Jadi berapa kali kita akan memegang  wajah kita baik mulut maupun hidung sebanyak itulah kita mencuci tangan” ungkapnya.

Baca Juga :   KEMENTERIAN KESEHATAN RI BERJANJI PERCEPAT PENYERAHAN RUMAH SAKIT PRATAMA NGGONGI SUMBA TIMUR

Lebih lanjut Bupati Kornelius juga mengingatkan agar selalu menggunakan masker apabila bepergian dan tetap menjaga jarak serta menghindari kumpul-kumpul banyak orang.

Bagi rumah ibadah, sudah bisa melakukan lagi ibadahnya, tetapi dengan rambu-rambu menggunakan masker, menjaga jarak dan melakukan penyemprotan disinfektan sebelum beribadah dan sesudah beribadah.

“Untuk sekolah, kita rencanakan di tahun ini agar kegiatan belajar mengajarnya satu hari satu kelas saja, misalnya hari Senin kelas 1, Selasa kelas 2 dan seterusnya. Tetapi guru-guru harus masuk semua untuk memberikan pelajaran dan ikut mengawasi siswanya” tuturnya lebih jauh.

Diharapkan tahun depan kegiatan belajar mengajar sudah bisa berjalan normal. Sekolah juga menggunakan dana BOS untuk pengadaan masker, sabun dan disinfektan untuk memastikan tidak adanya penyebaran wabah virus corona.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengingatkan pemerintah desa agar mencatat sumbangan atau bantuan sosial yang sudah diterima oleh masyarakat agar tidak terjadi pendobelan, dan jika masih ada warga yang belum memperolehnya agar segera dilaporkan ke Kabupaten.

Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete saat memberikan arahannya di Manola

Dipantau oleh media ini kegiatan sosialisasi yang dimulai pada pukul 09.15 wita berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh semua Pemerintah Desa, Pendeta, Pastur, Kepala Sekolah, Puskesmas dan kecamatan.

Usai memberikan arahannya Bupati Kornelius langsung meninggalkan kantor camat karena akan agenda berikutnya yaitu mengikuti Video Conferenfe di Puspem Kadula. Tim gugus tugas penanganan covid-19 melanjutkan sosialisasinya.

Bupati Kornelius juga masih sempat memberikan baliho, disinfektan kepada pihak kecamatan sebagai kontribusi kabupaten bagi kecamatan dan desa guna mencegah wabah virus corona.***** (OC$),-