SATGAS COVID/SBD LAKUKAN TEST RAPID ANTIGEN BAGI KARYAWAN BNI

Tambolaka-SJ…… Dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Satgas COVID Kabupaten SBD gencar melakukan sosialiasi, edukasi dan pencegahan di masyarakat termasuk instansi terkait.

Pada Jumat (15/10/21) sore hati tampak tim Satgas COVID/SBD melakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen bagi karyawan BNI cabang Waitabula, Desa Kalena Wanno Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten SBD Nusa Tenggara Timur.

Tim Satgas COVID-19 Kabupaten SBD dari posko Galatama bersama tenaga kesehatan melaksanakan Test Rapid Antigen terhadap seluruh karyawan BNI Cabang Waitabula.

Salah satu anggota Tim Satgas COVID/SBD, Bripka Efafrodytus Moses Kana yang ditemui media ini mengatakan kegiatan ini dalam rangka memeriksa secara dini, agar penyebaran wabah virus corona ini bisa ditekan sedini mungkin.

“Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Posco Kab. SBD tanggal 06 Oktober 2021, tentang Pemberitahuan pelaksanaan Test Rapid Antigen dan jadwal pelaksanaan” ungkapnya.

Lebih lanjut Bripka Efafrodytus Moses Kana menjelaskan tujuan dari pelaksanaan pemeriksaan melalui test rapid antigen tersebut adalah untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19,  terutama pada instansi instansi dan atau kantor pelayanan publik sehingga tidak terjadi klaster perkantoran.

“Ada 15 orang karyawan BNI yang dilakukan pemeriksaan Rapid Antigen, kita bersyukur semuanya negative” jelasnya.

Pantauan media ini, saat ini penyebaran COVID-19 di Kabupaten SBD terus mengalami penurunan yang signifikan, sehingga Pemda SBD sudah menurukan PPK  Level 2. Diharapkan dalam waktu-waktu kedepan terus turun ke Level 1, dan bisa masuk dalam zona hijau.

Kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan semakin membaik dan kesadaran untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 terus meningkat. Warga sudah mulai berbondong-bondong mengikuti vaksinasi. *** (Octa/002-21),-

Baca Juga :   Babinsa Jajaran Kodim 1613/SB Komsos dan Edukasi Prokes COVID-19 Kepada Warga Binaan