Pemda SBD Rayakan Natal Bersama

Tambolaka-SJ…………….. Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur rayakan Natal Bersama di halaman kantor Bupati dan Wakil Bupati, Puspem Kadula Kabupaten SBD Nusa Tenggara Timur, Selasa (28/12/21).

Perayaan Natal Bersama ini dihadiri  oleh Bupati dan Wakil Bupati SBD, Ketua DPRD SBD, Dandim 1629/SBD, Kapolres  SBD,  Pj. Sekda SBD, Ketua Dekranasda SBD, masing-masing  OPD lainnya, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta para tamu undangan lainnya.

Ibadah Natal  Bersama ini dipimpin oleh Pater Vikjen Keuskupan Weetabula, P. Agustinus Malo Bulu, CSsR, dan Pdt. Arianto Bili, S. Th,  dengan Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan.

Dalam sambutannya usai ibadah Natal Bersama, Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete mengatakan kelahiran Yesus Kristus membuktikan bahwa Allah sungguh-sungguh hidup dan senantiasa berkarya di tengah-tengah kehidupan kita.

Kita berharap peristiwa Natal sungguh-sungguh akan memberi kekuatan inspirasi pencerahan dan pandangan baru bagi umat Kristiani untuk bersekutu bersaksi dan melayani. Karena itu diharapkan agar setiap kali umat Kristen merayakan Natal akan diikuti dengan perubahan dan pembaruan diri dalam membangun hubungan dengan sang pencipta dan hubungan dengan sesama kita sebagaimana tema Natal tahun ini cinta kasih Kristus yang menggerakan persaudaraan.

Bupati Kodi Mete menjelaskan, tema Natal tahun ini memberi pesan kepada kita semua bahwa tidak ada yang lebih indah dalam perayaan natal selain suasana hidup yang dipenuhi buah-buah kasih dan ketulusan untuk saling memaafkan saling menopang saling membantu dan saling mendoakan sehingga kita mampu mengelola perbedaan sebagai titik pijak untuk membangun semangat dan mengembangkan pluralisme yakni kesediaan membangun komunikasi yang rasional dan aktif untuk saling memahami kesamaan dan perbedaan

Baca Juga :   Uskup Weetebula Pimpin Misa Requiem Alm. Pater Wagener

“Melalui kesempatan yang mulia ini saya ingin mengulang kembali pesan Natal yang disampaikan bapak presiden Joko Widodo.  Suasana perayaan natal tahun ini dijalani dalam suasana yang berbeda karena pandemi COVID-19” katanya.

Pandemi telah menyebabkan masyarakat harus membatasi kegiatan dan beradaptasi dengan kegiatan baru, kehilangan kesempatan bertemu keluarga dan sahabat tidak dapat beribadah sebagaimana mestinya belajar dan bekerja dari rumah serta mengurangi interaksi

Di tengah situasi sulit tersebut semua pihak untuk tidak cepat kehilangan harapan kita harus yakin bahwa Tuhan akan selalu bersama umatnya dan memberikan jalan untuk menghadapi masa-masa sulit, sebagai umat beriman beban yang berat ini tidak boleh membuat kita cepat putus asa

“Di dalam setiap perayaan Natal kita akan menemukan cahaya lilin-lilin kecil yang dinyalakan di setiap rumah umat Kristiani di seluruh tanah air,  cahaya lilin itu mengingatkan kita semua tentang kehadiran Tuhan yang selalu bersama kita hadir diantara kita dan bekerja untuk pemulihan diri umatnya’ tutur Bupati SBD mengulangi sambutan Presiden RI.

Di sisi lain kita juga tidak bisa berdiam diri dan harus berusaha baik secara lahir maupun batin tujuannya untuk tetap berupaya menjalankan protokol kesehatan dengan sepenuh hati dan kedisiplinan untuk menjaga diri keluarga dan sahabat agar terhindar dari virus Corona

Perayaan Natal ini juga harus menjadi momentum puncak bagi tumbuhnya kesadaran baru dan intropeksi diri untuk selalu ingat bahwa sesama manusia harus saling mencintai saling menjaga dan saling mengasihi di tengah kesulitan

“Untuk itu bapak Presiden menaruh harapan besar bagi seluruh umat Kristiani di tanah air untuk terus menjaga harapan sembari menebar kebaikan di antara sesama untuk membawa semangat baru bahwa seluruh rakyat Indonesia dapat segera pulih dan bangkit kembali dari situasi sulit pandemi ini dengan bersama-sama” jelasnya.

Baca Juga :   BERSAMA TUHAN, TIDAK ADA KETAKUTAN

Selanjutnya Bupati Kodi Mete juga mengajak kepada para pemimpin lembaga keagamaan para tokoh masyarakat tokoh agama tokoh pemuda dan seluruh umat Kristiani agar dapat menjadi pelopor pemersatu serta menjadi mitra pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan termasuk didalamnya mendoakan dan berpartisipasi aktif mendukung kebijakan strategis daerah program 7 jembatan emas demi terwujudnya masyarakat Sumba Barat Daya yang maju berkualitas berdaya saing demokratis dan sejahtera. *** (Octa/002-21),-