GMKI Hadir Untuk Ciptakan Pemimpin Yang Punya Integritas, Komitmen dan Loyalitas

Tambolaka – SJ……………. Sebanyak 30 peserta dari berbagai kampus di Sumba Barat Daya (SBD) mengikuti Masa Perkenalan (Maper) anggota baru Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Tambolaka di gedung GKS Tambolaka SBD, mulai tanggal 31-02 Agustus 2018.

Dalam penyampaian materi hari kedua, Senior GMKI  Lodowaik L. Raya S. IP menekankan kepada  para anggota baru akan pentingnya mahasiswa untuk berorganisasi.

“Saya mengajak adik-adik anggota baru agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti proses Maper ini. Karena di GMKI adik-adik belajar banyak tentang bagaimana berorganisasi yang selama dibangku kuliah tidak dapat pelajaran khusus tentang organisasi.  Jadi disini kalian dapat belajar menjadi seorang pemimpin yang memiliki integritas, komitmen, dan loyalitas baik memimpin untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, karena sejak dini kalian sudah ditempa di organisasi ini” ujar pemateri yang akrab disapa Pak Lodo.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa GMKI hadir di Republik ini bukan secara kebetulan, tapi GMKI hadir karena melihat banyaknya masalah ketimpangan sosial di masyarakat. Selain itu GMKI adalah sebuah wadah dan organisasi kader yang siap mengawal segala kebijakan pemerintah maupun menangkal segala bentuk radikalisme yang ada di Indonesia.”Mahasiswa harus kritis dengan keadaan  sosial masyarakat yang terjadi disekitar, mengawal kebijakan pemerintah dan menangkal masuknya radikalisme yang ada di indonesia” ungkapnya.

Sementara itu senior GMKI dari Sumba Tengah Rudi Umbu Lamik, S.PI dan senior dari Sumba Barat Einy Toda, SH yang ditemui media ini mengungkapkan bahwa minimnya tingkat kesadaran dan kemauan dari mahasiswa untuk berorganisasi masih menjadi kendala di Sumba pada umumnya.

“Di Sumba pada umumnya tingkat kesadaran akan pentingnya berorganisasi itu sangat rendah sekali, padahal di organisasi itu manfaatnya banyak sekali. Sehingga kami lebih mendorong lewat GMKI ini untuk memberikan pemahaman bagaimana nantinya adik-adik mahasiswa ketika menghadapi dinamika di masyarakat maupun di birokrasi” ungkapnya.

Baca Juga :   PEMERINTAH DESA MEMBERI APRESIASI PADA SID DAN GUGUS TUGAS PAUD HI

Lebih lanjut mereka berharap agar GMKI juga bisa bersinergi dengan OKP yang ada di SBD seperti PMKRI dan  GMNI dalam program-program yang memiliki tujuan yang sama.

“Sebagai senior kami sangat berharap adanya suatu wadah bersama atau cipayung dari GMKI, PMKRI, dan GMNI yang ada SBD ini, dalam pelaksanaan program yang memiliki kesamaan tujuan sehingga terjalin relasi dan sinergitas antar OKP yang ada disini” lanjutnya.

Terpisah, salah satu peserta Maper Apliana Ina Kii Mahasiswa asal STKIP Weetabula yang di wawancarai usai kegiatan mengungkapkan bahwa sangat senang bisa bergabung di GMKI karena banyak ilmu yang didapatkan diluar kampus.

“Saya awalnya hanya ingin mencari teman saja, tetapi setelah saya ikuti proses demi  proses ternyata bagus sekali kita bisa bergabung di organisasi karena kita bisa belajar bagaimana publick speeking yang baik dan menyiapkan diri sebagai pemimpin masa depan.  Sehingga saya mengajak teman-teman yang sudah tergabung agar tetap bertahan di sini karena banyak ilmu yang  kita dapatkan yang tidak kita dapatkan di kampus” ungkap mahasiswa semester 5 jurusan bahasa ini.

Hal senada juga disampaikan oleh anggota baru dari STT Terpadu kampus 2 Waikabubak Melkianus Moto Haingu, Ia mengungkapkan bahwa yang memotivasi dirinya untuk bergabung di  GMKI  adalah untuk mencari pengalaman baru yang tidak pernah di dapatkan dikampus.

“Hal-hal baru yang tidak saya dapatkan di kampus  tapi saya bisa dapatkan disini contohnya seperti cara berbahasa yang baik, berbicara di depan umum, dan masih banyak lagi. Disini juga kita diajarkan bagaimana mahasiswa harus  lebih kritis dalam melihat permasalahan sosial masyarakat yang terjadi di sekitar kita sehingga selain kita bisa melayani Tuhan kita juga harus peduli dan melayani masyarakat.” ungkanya. (JNL),-