Gereja Yang Tidak Melayani Anak Sedang Mempersiapkan Kuburnya

Pdt. Vera M. Sekeon, M,Th saat memimpin ibadah minggu di GKSI Jemaat Maranatha Waimangura

Waimangura-SJ………………….. Disela-sela kegiatan Pra Sidang Raya Perempuan Gereja (PRPrG) PGI  pada hari kedua Minggu, (3/11/19), sejumlah Pendeta-pendeta yang merupakan peserta menjadi pengkhotbah di gereja-gereja yang tersebar di Wewewa, Loura dan Kodi. Diantaranya Pdt. Vera M. Sekeon, M.Th  dari GKSI Jakarta memimpin ibadah minggu di GKSI Jemaat Maranatha Waimangura Kecamatan Wewewa Barat.

Dalam khotbahnya Pdt. Vera menjelaskan Yesus adalah Alfa dan Omega yang terambil dalam Kitab Wahyu 22:12-13. Manusia/jemaat yang percaya pada Yesus  harus memulai kehidupannya didunia ini dengan selalu berkomunikasi dengan Tuhan Yesus. Apapun yang dikerjakan oleh Jemaat atau Gerejanya termasuk yang menjadi pembahasan dalam PRPrG saat ini harus untuk kemuliaan Tuhan,  jika tidak akan terjadi konflik.

Anak-anak yang sedang bersaksi melalui pujian-pujian dalam bahasa Sumba

“Demikian halnya dalam kehidupan rumah tangga, baik suami ketika bekerja untuk menafkai rumah tangganya kalau ujungnnya atau muara untuk Yesus dan kemuliaanNya yang adalah alfa dan omega, maka pasti akan mengalami konflik dalam rumah tangga” tuturnya tegas.

Oleh sebab itu apapun yang kita kerjakan di dunia ini jika tujuan tertingginya bukan untuk kemuliaan nama Tuhan, maka pasti akan mengalami konflik dlaam rumah tangga, organisasi, kelompok maupun gereja.

Pdt. Vera juga mengatakan dirinya mengikuti PRPrG saat ini walaupun dengan segala kesibukan yang cukup padat, karena dirinya fokus pada pelayanan anak. Pdt. Vera yang merupakan Kepala Bidang Anak dan Remaja pada Bidang III Sinode GKSI  merasa perlu terlibat untuk memperjuangkan ketertitban perempuan dan anak.

“Gereja yang tidak melayani anak sedang mempersiapkan kubur anak-anak tersebut, karena anak adalah kader penerus kita di masa mendatang baik untuk keluarga, gereja serta bangsa dan negara Indoensia” tuturnya lagi.

Baca Juga :   5 Pesan Bupati Dalam Natal Bersama Pemda SBD
Lodowyk Bili Ana Dolo saat menyelempangkan kain pada Pdt. Vera usai kebaktian

Dirinya merasa prihatin dengan makin meningkatnya kasus-kasus yang menimpa anak-anak pada saat ini, sehingga sudah sepatutnya gereja ikut memperhatikan masalah dan perkembangan anak-anak lewat sekolah minggu dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Pantauan media pelaksanaan ibadah minggu di GKSI Jemaat Maranatha berjalan penuh hikmad, dan gereja kecil yang dipenuhi jemaatnya ini tampak sangat antusias mendapat pelayanan dari Pendeta Sinode GKSI Jakarta. 

Sebagai tanda syukur  GKSI Jemaat Maranatha usai ibadah minggu menyelempangkan kain Sumba sebagai tanda penghormatan bagi tamu yang berkunjung ke rumahnya dan juga masih berbincang-bicang kecil dengan Pdt. Vera saat santap siang bersama.

Berpose bersama jemaat GKSI Maranatha

Anderias Laka Zangga salah satu jemaat GKSI Marantha mengatakan merasa bangga  gerejanya  dikunjungi dan memberikan pelayanan mingguan oleh Pendeta  Vera dari Sinode GKSI.

“Kami yakin ini merupakan rencana Tuhan sehingga ibu Pendeta mengikuti sidang raya PGI di Sumba dan berkesempatan mampir di gereja kami serta memimpin ibadah minggu” tutupnya bahagia. ****

Penulis: Octa Dapa Talu,-

One comment

  1. Mantap… anak penting bagi Yesus apa yang penting bagi Yesus penting juga bagiku..

Leave a Reply

Your email address will not be published.